Fasilitasi Warga Kestrum dan ODGJ Melahirkan
Dinsos_Hadir GCT
Singaraja, Minggu 4 Januari 2026
Fasilitasi Warga Kestrum dan ODGJ Melahirkan
Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada warga rentan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., bersama Plt. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Yanrehsos) Ni Luh Riawati, S.Sos., didampingi staf, secara langsung hadir melakukan pendampingan dan fasilitasi terhadap warga korban setrum listrik serta Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang menjalani proses persalinan dan perawatan pasca melahirkan.
Kegiatan pertama difokuskan pada pendampingan warga ODGJ atas nama Kadek Teni, warga Desa Panji, Kecamatan Sukasada, yang menjalani proses persalinan melalui tindakan operasi caesar, sekaligus sterilisasi. Sejak sebelum melahirkan hingga pasca persalinan, staf Dinas Sosial Kabupaten Buleleng melakukan penjagaan secara bergantian sesuai jadwal yang telah ditentukan, sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap keselamatan ibu dan bayi.
Tindakan sterilisasi tersebut telah mendapatkan persetujuan dari orang tua pasien dan diambil berdasarkan pertimbangan medis demi keselamatan ibu dan bayi ke depannya, mengingat kondisi kejiwaan pasien. Diketahui, Kadek Teni telah mengalami gangguan jiwa sejak duduk di bangku SMA, sempat dinyatakan pulih, namun kembali kambuh setelah menikah akibat tidak mengonsumsi obat selama kurang lebih delapan bulan.
Selama masa kambuh, pasien dirawat oleh orang tuanya hingga akhirnya mendapatkan penanganan di rumah sakit. Saat ini, pasien masih menunggu informasi dari ruang operasi untuk pelaksanaan tindakan, sementara bayinya masih menjalani perawatan intensif di ruang NICU RSUD.
Berlanjut ke lokasi kedua, Kepala Dinas Sosial bersama Plt. Kabid Yanrehsos dan staf juga meninjau langsung kondisi Kadek Udi Dharmawan, warga Banjar Kembang Sari, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, yang menjadi korban setrum listrik tegangan tinggi saat bekerja sekitar tiga minggu lalu. Kadek Udi merupakan anak dari salah satu pecalang Desa Adat Panji (Jero Gading) dan mengalami luka bakar parah pada tangan, kaki, serta sebagian tubuhnya.
Kondisi Kadek Udi sangat memprihatinkan karena pengobatannya tidak ditanggung BPJS, lantaran tidak memiliki BPJS Ketenagakerjaan. Berasal dari keluarga kurang mampu, ia harus menjalani pengobatan melalui jalur umum. Sejak 13 Desember 2025, Kadek Udi sempat dirawat di RS Santi Graha selama satu minggu dan kini telah menjalani tindakan operasi amputasi, dengan kondisi tangan kanan yang sudah terlepas.
Melalui penanganan dua kasus tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M. menyampaikan bahwa pihaknya akan mengupayakan kolaborasi dengan yayasan sosial dan pihak terkait, khususnya untuk membantu warga korban setrum listrik, baik melalui dukungan donasi maupun penyediaan alat bantu seperti tangan palsu. Sementara itu, untuk warga ODGJ, Dinas Sosial akan terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan selama masa perawatan di rumah sakit, termasuk pendampingan lanjutan terkait perawatan bayi dengan melibatkan keluarga dari kedua belah pihak.
Langkah ini menjadi wujud nyata kehadiran Pemerintah Daerah di tengah masyarakat, sekaligus memastikan bahwa warga yang berada dalam kondisi darurat dan rentan tetap mendapatkan perlindungan serta pendampingan sosial yang berkelanjutan.
#Bulelengpaten
#Dinsos_Hadir GCT