(0362)21248
dinassosialbuleleng@gmail.com
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Respon Kasus Berita Viral

Admin dinsospppa | 16 Mei 2026 | 42 kali

Respon Kasus Berita Viral

Singaraja || 16 Mei 2026

#DinsosHadir_GCT


Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M. melakukan kunjungan dalam rangka penanganan dan tindak lanjut kasus viral di media sosial yang berada di wilayah Kecamatan Kubutambahan dan Kecamatan Tejakula.


Di Desa Kubutambahan, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng bersama jajaran mengunjungi anak atas nama Kadek Wahyu Putri Anjani, berusia 12 tahun, yang mengalami disabilitas fisik. Anak tersebut sebelumnya lahir dalam keadaan normal, namun dalam perkembangannya mengalami gangguan kesehatan akibat adanya cairan di otak yang menyebabkan pembesaran pada otak. Kondisi ini mengakibatkan yang bersangkutan tidak dapat beraktivitas seperti anak-anak pada umumnya karena kedua tangan dan kakinya dalam keadaan lemas.


Kadek Wahyu Putri Anjani telah menjalani operasi pertama dan kedua di RS Prof. Ngoerah Rai Denpasar (RSUP Sanglah), serta operasi ketiga dan keempat di RSUD Kabupaten Buleleng. Ayah dari yang bersangkutan, Gede Sumerdana, diketahui menderita penyakit kista. Pada kunjungan tersebut diserahkan bantuan berupa paket sembako, popok, susu, serta pakaian layak pakai sebagai bentuk kepedulian dan dukungan dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.


Selanjutnya, di Desa Tejakula, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng menindaklanjuti informasi adanya warga fakir miskin yang sempat viral di media sosial. Warga tersebut adalah Kadek Prima Ananda Wahyuni, yang saat ini duduk di kelas 3 SMP dan berasal dari keluarga dengan kondisi sosial ekonomi sangat rentan.


Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, keluarga yang bersangkutan berada pada desil 1. Kondisi rumah tergolong memprihatinkan karena bangunan lama dan belum memiliki fasilitas WC yang layak. Pengajuan pembangunan WC ke Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kab.Buleleng belum dapat direalisasikan karena keterbatasan lahan untuk pembuatan septik tank, sehingga keluarga masih menumpang menggunakan WC milik keluarga maupun balai banjar setempat.


Ayah dari Kadek Prima Ananda Wahyuni diketahui mengalami sakit komplikasi. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, keluarga memiliki usaha kecil berupa jualan kerupuk. Anak kedua dan ketiga dalam keluarga tersebut direncanakan akan didorong mengikuti program Sekolah Rakyat di Kabupaten Karangasem guna memperoleh kehidupan dan masa depan yang lebih layak. Keluarga ini tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH), BPNT, serta JKN-KIS PBI. 


Dalam statementnya, Gede Sumerdana mengucapkan terima kasihnya atas bantuan yang telah di berikan kepada keluarganya dan ia sangat bersyukur atas kunjungan yang dilakukan kadisos p3a buleleng.


Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penandaan stiker program bantuan sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai bagian dari pendataan dan transparansi bantuan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan penanganan terhadap permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terintegrasi, sekaligus memastikan warga memperoleh akses terhadap layanan dan program perlindungan sosial yang sesuai. 


#BulelengEraBaru

#BulelengPaten