Hari Kedua Pelaksanaan Uji Coba Digitalisasi Bansos di Buleleng
Singaraja, 5 Juni 2026
#DinsosHadir_GCT
Menindaklanjuti Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor: P.400.9.1/1504/DinsosP3A/VI/2026 Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Buleleng kembali melaksanakan pemantauan pelaksanaan Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) yang berlangsung di Desa Poh Bergong dan Kelurahan Penarukan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan uji coba yang telah dimulai sebelumnya guna memastikan proses verifikasi dan validasi data penerima manfaat berjalan optimal serta tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, tidak hanya melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan digitalisasi bansos, namun juga melaksanakan kegiatan jemput bola dengan mengunjungi langsung rumah warga penyandang disabilitas I Komang Artawan di Desa Poh Bergong untuk melakukan pengecekan kelayakan penerima manfaat dan pendataan melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Pelaksanaan kegiatan tetap mendapat pendampingan dari petugas Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, Pendamping PKH, Pendamping PPKS Desa/Kelurahan, Agen Perlinsos, serta perangkat desa dan kelurahan setempat. Para peserta mengikuti tahapan registrasi, pengecekan data kependudukan, pemutakhiran informasi keluarga, hingga verifikasi melalui pemindaian wajah.
Perbekel Desa Poh Bergong Wayan Wagia, S. Sos, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan mengapresiasi langkah Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng yang hadir langsung di tengah masyarakat. "Kami mengapresiasi langkah Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng yang turun langsung ke lapangan untuk memastikan warga yang membutuhkan dapat terdata dengan baik. Semoga melalui digitalisasi bansos ini, penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran." Ujarnya
Selain itu keluarga juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Dinas Sosial beserta seluruh jajaran yang telah datang langsung ke rumah kami. Kehadiran pemerintah sangat membantu karena kondisi keluarga kami dapat dilihat secara langsung dan kebutuhan kami bisa didata untuk mendapatkan bantuan yang sesuai," ujarnya.
Berdasarkan hasil pelaksanaan hari kedua, ada sebanyak 49 KPM telah berhasil didaftarkan di Kelurahan Penarukan. Dari jumlah tersebut, 26 KPM dinyatakan layak, 19 KPM masih menunggu hasil verifikasi, dan 4 KPM dinyatakan tidak layak menerima bantuan sosial.
Sementara itu, di Desa Poh Bergong sebanyak 59 KPM telah berhasil didaftarkan. Hasil verifikasi sementara menunjukkan 32 KPM dinyatakan layak, 12 KPM masih menunggu hasil verifikasi, serta 15 KPM dinyatakan tidak layak, yang terdiri dari 11 KPM karena berada pada desil di atas batas program dan 4 KPM karena tidak memiliki komponen Program Keluarga Harapan (PKH).
Meskipun masih terdapat beberapa kendala teknis, seperti jaringan internet yang kurang stabil dan beberapa peserta lanjut usia yang memerlukan pendampingan saat proses verifikasi biometrik, pelaksanaan kegiatan secara umum berjalan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat.
Melalui pelaksanaan uji coba yang berkelanjutan ini, diharapkan proses digitalisasi bantuan sosial dapat semakin optimal sehingga mendukung penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel di Kabupaten Buleleng.
#DinsosHadir_GCT
#BulelengEraBaru
#BulelengPaten