Atensi Warga di Hari Lansia Nasional
Buleleng, 29 Mei 2026
Memperingati Hari Lansia Nasional 29 Mei 2026 dengan tema Lansia Bahagia, Indonesia Sejahtera” Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng menunjukkan komitmen nyata.
Dipimpin langsung Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra,S.Sos., M.M., tim Dinsos P3A turun ke tiga desa untuk menyalurkan bantuan kepada lansia dengan kondisi kesehatan khusus. Aksi ini menjadi implementasi semangat “Dinsos Hadir" untuk menghormati, menyayangi, dan memastikan lansia hidup sehat serta bermartabat.
Kunjungan pertama menyasar kediaman *Made Kerti*, di Desa Kubutambahan. lansia yang hampir 2 tahun berjuang melawan saraf kejepit. Sehari-hari Ia dirawat anaknya yang bekerja sebagai buruh serabutan. Berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN) Made Kerti masuk pada desil 4 dan telah menerima BLT Kesra serta KIS APBD.
Melihat keterbatasan mobilitas, Kadis Kariaman Putra dalam hal ini menyerahkan bantuan kursi roda dan pakaian layak pakai. Dengan harapkan dapat meringankan aktivitas Made Kerti dan keluarga yang merawatnya.
Kunjungan kedua dilakukan ke rumah Nyoman Jero, di desa Joanyar, Seririt. Informasi kondisi kesehatan yang bersangkutan disampaikan oleh Perbekel Joanyar dan langsung ditindaklanjuti Kadis Kariaman Putra. Diketahui Nyoman Jero mengalami sakit pada kaki akibat faktor usia dan riwayat jatuh. Warga desil 3 ini tercatat sebagai penerima BLT-DD, bantuan pangan desa, dan KIS PBI aktif.
Dalam hal ini, Dinsos P3A Buleleng menyalurkan bantuan sembako dan pakaian layak pakai sebagai dukungan pemenuhan kebutuhan dasar.
Kunjungan terakhir menyambangi rumah lansia atas nama Ketut Sayang di Desa Pengastulan, yang sedang dalam fase pemulihan pasca operasi retak tulang ekor belakang. Ketut Sayang telah terdata sebagai penerima KIS APBD dan BLT-DD. Dalam kunjungannya Kadis Kariaman menyerahkan bantuan sembako dan pakaian layak pakai sebagai bentuk kepedulian di Hari Lansia Nasional.
*I Putu Kariaman Putra,S.Sos., M.M.* menegaskan bahwa peringatan Hari Lansia Nasional harus diisi dengan aksi nyata.
“Lansia adalah teladan, penjaga nilai, dan pewaris kearifan yang tak ternilai. Melalui kunjungan langsung ini kami ingin memastikan setiap lansia rentan merasa dihormati, disayangi, dan tidak sendiri. Kedepan Sinergi dengan pemerintah desa dan kecamatan akan terus di perkuat agar bantuan sosial sampai cepat, tepat, dan tepat sasaran,” ujarnya.
#DinsosHadir_GCT
#BulelengPaten
#DinsosP3ABuleleng
#HariLansiaNasional2026