Penguatan Piloting Digitalisasi Bansos 2026 di Kabupaten Buleleng
#DinsosHadir_GCT
Singaraja, 16 April 2026
Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng melaksanakan Rapat Penguatan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial Tahun 2026 yang bertempat di ruang rapat Dinsos P3A Buleleng. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, yang hadir didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Yayan Sutrisna, S.Sos.
Rapat ini diikuti oleh SDM Program Keluarga Harapan (PKH) serta SDM Pendamping Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) desa/kelurahan yang berperan sebagai Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kabupaten Buleleng.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, menegaskan bahwa digitalisasi bantuan sosial merupakan langkah strategis dalam meningkatkan akurasi, transparansi, dan akuntabilitas penyaluran bantuan kepada masyarakat. Melalui piloting ini, diharapkan sistem penyaluran bansos dapat lebih tepat sasaran serta meminimalisir potensi kesalahan data maupun tumpang tindih penerima manfaat. "Penguatan digitalisasi bansos ini menjadi upaya kita bersama untuk memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Peran SDM PKH dan pendamping PPKS sebagai agen Perlinsos sangat penting dalam melakukan pendampingan dan validasi data di lapangan,” ujar KadisosP3A.
Sementara itu, Kabid Linjamsos Yayan Sutrisna menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan para pendamping di tingkat desa/kelurahan menjadi kunci keberhasilan implementasi program ini. Dengan dukungan teknologi, proses pemutakhiran data sosial ekonomi masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan akurat.
Dalam kesempatan yang sama, Katim Kabupaten, I Gede Wiriawan, ST, menyampaikan pentingnya komitmen bersama seluruh pihak dalam menyukseskan piloting digitalisasi bansos ini. Ia menekankan bahwa kualitas data menjadi fondasi utama dalam sistem digital, sehingga para pendamping diharapkan lebih aktif melakukan verifikasi dan validasi data secara berkala di lapangan.
“Keberhasilan digitalisasi bansos sangat bergantung pada kualitas data yang kita miliki. Oleh karena itu, peran Agen Perlinsos di desa/kelurahan sangat krusial untuk memastikan data yang diinput benar-benar valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh Agen Perlinsos di Kabupaten Buleleng dapat memahami peran dan mekanisme dalam pelaksanaan digitalisasi bansos, sehingga ke depan mampu mendukung terwujudnya sistem perlindungan sosial yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
#DinsoaHadir_GCT
#BulelengEraBaru
#BulelengPaten