Grebeg Perlinsos di Kelurahan se Kecamatan Buleleng
#DinsosHadir_GCT
Singaraja, 16 Juli 2026
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/1852/DinsosP3A/VII/2026 tanggal 14 Juli 2026 tentang Pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial. Pelaksanaan di lapangan melibatkan SDM Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng sebagai Agen Perlinsos bersama Pendamping PKH Kecamatan Buleleng yang melakukan pendataan sekaligus pendaftaran masyarakat ke Portal Perlinsos.
Adapun 17 kelurahan yang menjadi lokasi pelaksanaan Grebeg Perlinsos meliputi Kelurahan Astina, Banyuasri, Banyuning, Beratan, Kaliuntu, Kampung Anyar, Kampung Baru, Kampung Bugis, Kampung Kajanan, Kampung Singaraja, Kendran, Liligundi, Paket Agung, Penarukan, Sukasada, Banjar Bali, dan Banjar Jawa.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, sebanyak 777 warga berhasil didaftarkan dan dilakukan pengecekan melalui Portal Perlinsos. Dari hasil verifikasi awal diperoleh 30 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 110 orang berpotensi layak menerima BPNT namun belum memenuhi syarat PKH, 465 orang dinyatakan tidak layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, berstatus peserta BPJS Ketenagakerjaan maupun ASN, serta 172 orang masih menunggu proses verifikasi lebih lanjut.
Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya, S.M. mengapresiasi semangat seluruh Agen Perlinsos, Pendamping PKH, serta semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Grebeg Perlinsos. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pendataan, tetapi merupakan bentuk pengabdian untuk memastikan setiap warga yang benar-benar membutuhkan memperoleh haknya. Beliau mengajak seluruh Agen Perlinsos agar tetap semangat, teliti, dan bekerja dengan penuh tanggung jawab dalam melakukan pendataan serta verifikasi di lapangan. Dengan data yang akurat dan tepat sasaran, program bantuan sosial akan semakin efektif, transparan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buleleng. "Mari kita sukseskan Digitalisasi Bantuan Sosial ini dengan kerja sama, komitmen, dan semangat melayani masyarakat," tegasnya.
Kegiatan Grebeg Perlinsos ini tidak hanya menyasar masyarakat penerima bantuan sosial, tetapi juga memberikan kesempatan kepada seluruh warga untuk melakukan pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK) melalui Portal Perlinsos sebagai dasar pemutakhiran data sosial ekonomi. Dengan data yang semakin akurat, penyaluran bantuan sosial diharapkan menjadi lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa Grebeg Perlinsos merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mendukung transformasi digital pelayanan perlindungan sosial. Digitalisasi bantuan sosial bertujuan menghadirkan data yang valid dan mutakhir sehingga setiap program bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan Portal Perlinsos dan berpartisipasi aktif dalam pemutakhiran data.
Hingga 16 Juli 2026, progres percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng telah mencapai 66.288 orang atau 24,61 persen dari total sasaran 269.323 Kepala Keluarga (KK). Pemerintah Kabupaten Buleleng optimistis, melalui pelaksanaan Grebeg Perlinsos secara berkelanjutan di seluruh desa dan kelurahan, target percepatan digitalisasi bantuan sosial dapat tercapai sehingga pelayanan perlindungan sosial kepada masyarakat semakin cepat, tepat sasaran, dan berkeadilan.
#DinsosHadir_GCT
#BulelengEraBaru
#BulelengPaten
#BestieBuleleng