Evaluasi OPD, Digitalisasi Bansos Buleleng Terus Dipercepat
#DinsosHadir_GCT
Singaraja, 23 Juli 2026
Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mengintensifkan percepatan perluasan Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos). Pada Kamis, 23 Juli 2026, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Perluasan Digitalisasi Bansos yang dilaksanakan secara Zoom Meeting di Gedung BCC Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng.
Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., serta diikuti oleh pimpinan OPD, BUMD, para camat, Direktur RSUD, SDM Program Keluarga Harapan (PKH), Agen Perlinsos, agen OPD, dan agen desa.
Dalam arahannya, Sekda Kabupaten Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd., melakukan evaluasi terhadap capaian masing-masing OPD dengan mengecek satu per satu perangkat daerah yang telah maupun yang belum menyerahkan data warga yang berhasil didaftarkan ke Portal Perlinsos. Evaluasi tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus mendorong seluruh OPD agar lebih aktif mempercepat pendataan masyarakat sehingga target digitalisasi bansos dapat tercapai sesuai waktu yang telah ditetapkan.
Pada hari yang sama, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng juga melaksanakan Percepatan Perlinsos Digitalisasi Bansos di seluruh Kecamatan Banjar dan Kecamatan Busungbiu sebagai tindak lanjut Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/2035/DinsosP3A/VII/2026 tanggal 22 Juli 2026 tentang Pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial. Kegiatan tersebut melibatkan SDM Dinas Sosial P3A selaku Agen Perlinsos, Pendamping PKH Kecamatan Banjar dan kecamatan Busungbiu, agen OPD, serta agen desa.
Sebanyak 2.198 warga hadir maupun dikunjungi untuk didaftarkan ke Portal Perlinsos. Berdasarkan hasil uji coba, diperoleh rincian sebagai berikut: 23 orang berpotensi layak menerima BPNT dan PKH, 42 orang berpotensi layak menerima BPNT, namun tidak memenuhi syarat PKH, 83 orang dinyatakan tidak layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maupun berstatus ASN, 2.050 orang masih menunggu proses verifikasi lebih lanjut.
Progres per hari ini 23 Juli 2026, capaian percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng telah mencapai 112.268 orang, atau 41,69 persen dari total sasaran 269.323 Kepala Keluarga (KK) se-Kabupaten Buleleng.
Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, menyampaikan, "Sinergi seluruh OPD, pemerintah desa, Agen Perlinsos, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan digitalisasi bansos. Dengan data yang semakin akurat, pemerintah dapat memastikan bantuan sosial diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak." Ujarnya
Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, menegaskan, "Saya meminta seluruh OPD terus meningkatkan kinerja dan mempercepat pengumpulan data masyarakat. Digitalisasi bansos merupakan tanggung jawab bersama. Semakin cepat data terkumpul dan terverifikasi, semakin cepat pula masyarakat memperoleh kepastian terhadap layanan perlindungan sosial." Ujarnya
Perbekel Desa Banyuatis, Gede Muliarta, menyampaikan, "Pemerintah Desa Banyuatis siap mendukung penuh percepatan digitalisasi bantuan sosial dengan mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan pengecekan dan penginputan data melalui Portal Perlinsos agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran."ujarnya
Ketua Karang Wreda Desa Banyuatis, Putu Pande Daryana, menambahkan:
"Kegiatan ini sangat membantu, khususnya bagi para lansia. Dengan adanya pendampingan langsung, proses penginputan data menjadi lebih mudah sehingga masyarakat dapat memperoleh akses terhadap program perlindungan sosial dengan lebih baik."ujarnya
Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Buleleng optimistis target percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial dapat tercapai sehingga terwujud sistem perlindungan sosial yang semakin modern, akurat, transparan, dan tepat sasaran bagi seluruh masyarakat Kabupaten Buleleng.
#DinsosHadir_GCT
#BulelengEraBaru
#BulelengPaten
#BestieBuleleng