(0362)21248
dinsospppa@bulelengkab.go.id
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak
Agenda Dinsospppa
Tanggal Agenda : 19 Januari 2026
Isi Agenda : Mewujudkan dan mengimplementasikan Dinsos Hadir Untuk Semesta Singaraja,Senin 19 Januari 2026 Kepala Dinas Sosial I Putu Kariaman Putra,S.Sos,MM menegaskan seluruh SDM pegawai untuk tetap melaksanakan tugas dan fungsi pelayanan sosial dalam situasi dan kondisi apapun, dengan tetap memberikan perlindungan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat, baik warga yang sehat, warga yang sedang sakit, maupun keluarga yang terdampak bencana, serta berkomitmen untuk mewujudkan dan mengimplementasikan program “Dinsos Hadir Untuk Semesta” sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan sosial yang inklusif, humanis, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan PFM (Kabid Dayasos) akan menerima empat Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang akan diajukan dalam program perwalian. Proses pengajuan tersebut saat ini telah difasilitasi oleh negara melalui Kejaksaan Negeri Singaraja, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi anak-anak yang berada dalam pengasuhan lembaga. Dengan adanya fasilitasi perwalian ini, kami berharap dapat meringankan beban warga yang berada di panti, khususnya anak-anak dan keluarga yang kurang beruntung. Putu Kariaman juga menegaskan pentingnya persiapan penyandingan data bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kegiatan ini difokuskan pada penyelarasan data masyarakat pada desil 6 hingga 10 yang saat ini tercatat sebagai peserta JKN KIS Penerima Non Iuran (PNI) yang didanai melalui APBD. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya penting bagaimana OPD terkait dapat berkolaborasi secara aktif dengan Dinas Sosial, khususnya dalam pengelolaan dan pemutakhiran data kesejahteraan sosial. Dinas Sosial mendorong peningkatan peran dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pendamping Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di tingkat desa dan kelurahan agar mampu menjadikan salah satu desa/kelurahan sebagai pilot project kegiatan penandaan penerima bantuan sosial. Melalui pelaksanaan pilot project ini, satu desa atau kelurahan akan dijadikan percontohan dalam penerapan sistem penandaan penerima bantuan, sehingga data penerima dapat lebih mudah dipantau, diperbarui, dan disandingkan dengan data kesejahteraan sosial lainnya. #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 19 Januari 2026
Isi Agenda : Respon Kasus Warga Belum Beruntung Singaraja, 19 Januari 2026 Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra,S.Sos.,M.M di dampingi Kepala Dusun Tegal Desa Patemon, Bhabinkamtibmas, serta Pendamping PKH setempat untuk melakukan kunjungan langsung ke rumah warga fakir miskin atas nama Gede Mangku yang beralamat di Banjar Dinas Tegal, Desa Patemon, Kecamatan Seririt. Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah dalam memastikan kondisi sosial masyarakat yang membutuhkan perhatian dan penanganan yang tepat. Gede Mangku diketahui memiliki tujuh orang anak, di antaranya satu orang merupakan penyandang disabilitas atas nama Luh Ayu Sarniati. Dinas Sosial Kabupaten Buleleng menyampaikan komitmen untuk membantu akses pendidikan bagi anak Gede Mangku lainnya yang masih di usia sekolah tersebut agar tetap dapat memperoleh hak pendidikan yang layak sesuai dengan kebutuhannya. Dalam kesempatan tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan pakaian layak pakai untuk meringankan beban kebutuhan sehari-hari keluarga. Selain itu, keluarga I Gede Mangku saat ini masih tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), Program BPNT dan BLTS Kesra serta JKN Kis PBI. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa kunjungan kali ini difokuskan untuk memfasilitasi keberlangsungan akses pendidikan anak dalam keluarga tersebut, sekaligus memastikan anak gede mangku yang menyandang disabilitas mendapatkan akses layanan pengobatan yang dibutuhkan, lebih lanjut Kadisos menyampaikan kedepan keluarga Gede Mangku akan diusulkan untuk mendapat bantuan rehab rumah melihat kondisi rumah gede mangku yang kurang layak. Gede Yudi Artawan, Kepala Dusun Tegal Desa Patemon juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah daerah agar keluarga Gede Mangku Bisa mendapat bantuan untuk kesehatan anaknya yang disabilitas dan bantuan akses pendidikan untuk anak bungsunya. Gede Mangku juga menyampaikan, rasa syukur dan terima kasihnya terhadap pemerintah daerah khususnya Dinas Sosial, karena telah membantu keluarganya dan memberikan motivasi yang bisa membangun semangatnya. Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng berharap sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan, dan pendamping sosial dapat terus diperkuat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga kurang mampu serta memastikan anak-anak, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan perlindungan dan layanan yang optimal. #Bulelengpaten #Dinsos_GCT
Tanggal Agenda : 17 Januari 2026
Isi Agenda : Peringatan HUT Monumen Bhuana Kerta ke-78 dan HUT LVRI ke-69 Singaraja, 17 Januari 2026 Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra,S.Sos.M.M fasilitasi kegiatan Upacara dalam rangka Peringatan HUT Monumen Bhuana Kerta ke-78 dan HUT Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) ke-69 Tahun 2026, yang bertempat di Monumen Bhuana Kerta, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Sabtu (17/1) yang diikuti oleh unsur TNI/Polri, jajaran perangkat daerah, organisasi kemasyarakatan dan Pelajar Siswa SMA/SMK dan SMP. Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, sebagai Inpektur Upacara serta Wakil Bupati Buleleng, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, jajaran Forkopimda, Sekda Buleleng, pimpinan perangkat daerah, Ketua DPD LVRI Provinsi Bali, Ketua LVRI Kabupaten Buleleng beserta para veteran, serta unsur pemerintahan kecamatan dan desa setempat. Dalam sambutannya, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyampaikan bahwa Monumen Bhuana Kerta merupakan simbol nyata semangat perjuangan rakyat Buleleng yang tidak pernah padam dan menjadi pengingat akan besarnya pengorbanan para pejuang dalam mempertahankan tanah kelahiran serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa perjuangan saat ini harus diwujudkan melalui kerja nyata dalam mengatasi berbagai persoalan sosial dan pembangunan daerah. Acara ini juga dirangkaikan dengan penyematan Tanda Kehormatan Bintang LVRI Indonesia dan Piagam Penghargaan kepada Bupati Buleleng oleh Dewan Pimpinan Pusat LVRI yang diwakili oleh Dewan Pimpinan Daerah LVRI Provinsi Bali sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Bupati Buleleng dalam pengembangan dan kemajuan LVRI di Kabupaten Buleleng. Ketua LVRI Provinsi bali, I Gusti Bagus Saputera,SH., juga berpesan kepada generasi muda agar senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan dalam bersikap dan bertindak. Dengan iman dan moral yang kuat, generasi muda diharapkan mampu menjauhi pengaruh negatif serta menjadi penerus bangsa yang berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab dalam mengisi kemerdekaan. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta mengikuti persembahyangan bersama di Pura Monumen Bhuana Kerta sebagai wujud rasa syukur serta doa untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Buleleng. Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap semangat kepahlawanan dan kebangsaan dapat terus diwariskan kepada generasi muda, sehingga nilai persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air tetap terjaga dalam kehidupan bermasyarakat. #BulelengPaten #Dinsos_GCT
Tanggal Agenda : 15 Januari 2026
Isi Agenda : ODGJ Terlantar Melahirkan Bayi Laki-Laki 2,9 Kg Singaraja, 15 Januari 2026 #Dinsos_HadirGCT Dinas Sosial Kabupaten Buleleng bergerak cepat menindaklanjuti laporan Perbekel Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, I Putu Arya Suyasa, terkait adanya seorang perempuan dengan dugaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar yang melahirkan seorang bayi laki-laki di wilayah Pantai Desa Sangsit. Perempuan tersebut diketahui bernama Neni Pungwam, yang diperkirakan melahirkan secara mandiri. Penanganan awal dilakukan secara kolaboratif bersama Puskesmas I Sawan. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., didampingi Plt. Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Ni Luh Riawati, S.Sos., langsung turun ke lokasi untuk memfasilitasi perlindungan dan penanganan terhadap ibu dan bayi yang baru dilahirkan. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi ibu dan bayi dinyatakan sehat. Bayi laki-laki tersebut lahir dengan berat badan 2,9 kilogram dan proses persalinan berlangsung dengan baik. Perbekel Desa Sangsit, I Putu Arya Suyasa, menyampaikan rasa syukur atas keselamatan ibu dan bayi. “Astungkara, kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena bayi dan ibunya dalam keadaan selamat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Puskesmas I Sawan, dr. Luh Putu Lusiawati, menjelaskan bahwa pihaknya segera menurunkan tim kesehatan setelah menerima laporan dari Perangkat Desa. “Begitu menerima laporan, kami langsung menurunkan tim bidan koordinator bersama bidan desa menggunakan ambulans menuju lokasi. Selanjutnya ibu dan bayi kami bawa ke Unit Gawat Darurat Puskesmas I Sawan untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan,” jelasnya. Seiring membaiknya kondisi ibu dan bayi, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng memfasilitasi penitipan keduanya di Rumah Aman ‘Kasih Sayang’ yang berlokasi di Desa Tegalinggah, Kecamatan Sukasada. Penempatan ini dilakukan guna memastikan ibu dan bayi mendapatkan perlindungan, pengasuhan, serta perawatan lanjutan secara optimal. Kadis Sosial Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam penanganan kasus tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Sangsit dan Puskesmas I Sawan atas respons cepat dan kepeduliannya. Bayi ini kami berikan nama Putu Bhaskara Darma Putra, dan selanjutnya Dinas Sosial akan menyiapkan administrasi kependudukan agar hak-hak bayi dapat terpenuhi,” ujarnya. Dinas Sosial Kabupaten Buleleng bersama Pemerintah Desa Sangsit berharap bayi tersebut dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dengan pendampingan dan perlindungan yang layak, serta ibu dapat segera pulih baik secara fisik maupun mental. #Dinsos_HadirGCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 14 Januari 2026
Isi Agenda : Dinsos Fasilitasi Program Perwalian Anak bersama Kejari Buleleng Singaraja, 14 Januari 2026 Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra,S.Sos.,M.M didampingi Kabid Pemberdayaan Sosial dan PFM, Nyoman Mariani Febrianti,S.Sos.,M.A.P memfasilitasi kegiatan sosialisasi Program Perlindungan Sosial terkhusus terkait Perwalian Anak Yatim Piatu, sebagai upaya memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak di wilayah Kabupaten Buleleng. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Sosial Kabupaten Buleleng ini menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri Singaraja, yakni Kasi Dantun, Komang Adi Wijaya dengan materi “Penguatan Proses Perwalian Anak" baik dari aspek hukum, perlindungan anak, serta peran lembaga dalam mencegah dan menangani permasalahan sosial yang melibatkan anak. Peserta kegiatan ini terdiri dari perwakilan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Kabupaten Buleleng, yakni LKSA Ananda Seva Dharma, LKSA Widya Asih Singaraja, LKSA Anak Domba Bali, dan LKSA Simpang Tiga, serta diikuti oleh perwakilan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buleleng dan perwakilan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Setda Kabupaten Buleleng. Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama terkait regulasi, mekanisme perlindungan sosial, serta sinergi lintas sektor dalam memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus. Kadis Sosial Buleleng, Putu Kariaman Putra juga menyampaikan bahwa Dinas Sosial Buleleng akan terus mendukung program kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas perlindungan sosial di wilayah Kabupaten Buleleng. "Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat” Dalam statementnya, Kasi Datun Kejari Buleleng, Komang Adi Wijaya menyampaikan, Kegiatan sosialisasi perwalian anak ini sangat penting untuk memastikan anak-anak yatim piatu mendapatkan perlindungan hukum, pengasuhan yang layak, serta hak-haknya tetap terpenuhi. Ketua Yayasan CIMD, Luh Ayu Susila Dewi yang mewakili Ketua LKSA Anak Domba Bali, sangat mengapresiasi kegiatan ini, lebih lanjut ia merasa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pengurus LKSA dalam hal pengurusan administrasi anak-anak di LKSA. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dan lembaga terkait, sehingga pelaksanaan program perlindungan sosial di Kabupaten Buleleng dapat berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi mewujudkan kesejahteraan anak. #Bulelengpaten #Dinsos_GCT
Tanggal Agenda : 14 Januari 2026
Isi Agenda : Kolaborasi bersama CSR untuk Lansia #Dinsos_Hadir GCT Singaraja, 14 Januari 2026 Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat rentan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng melaksanakan kunjungan lapangan dalam rangka kolaborasi bersama CSR untuk atensi lansia dan warga kurang beruntung. Kunjungan pertama dilakukan ke rumah korban kecelakaan kerja akibat tersengat listrik tegangan tinggi atas nama Kadek Udi Darmawan, yang beralamat di Dusun Kembang Sari, Perumahan Kartika, Desa Panji, Kecamatan Sukasada. Kadek Udi mengalami kecelakaan kerja pada tanggal 8 Desember 2025 saat melakukan pemasangan baja dan perbaikan pada tiang listrik. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar serius serta kehilangan fungsi pada kedua tangannya, sehingga aktivitas kesehariannya harus dibantu oleh sang istri, Ni Putu Wintari. Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada Kadek Udi Darmawan beserta keluarga sebagai bentuk atensi dan dukungan guna meringankan beban ekonomi dalam menghadapi masa pemulihan. Kegiatan kemudian dilanjutkan ke lokasi kedua di Desa Kubutambahan, dengan mengunjungi rumah warga kurang beruntung atas nama Gede Suardana yang saat ini tinggal di gubuk dengan kondisi sudah tidak layak huni. Selain itu, dilakukan pula peninjauan ke rumah lansia kurang beruntung atas nama Made Mastra dan Wayan Srinadi, yang juga memiliki kondisi rumah tidak layak huni. Berdasarkan hasil asesmen lapangan, diketahui bahwa di kediaman Made Mastra belum tersedia fasilitas MCK yang memadai. Oleh karena itu, ke depan keluarga Made Mastra akan diajukan untuk pembangunan MCK melalui dukungan program CSR. Dalam rangka mendukung upaya peningkatan kualitas hidup warga, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng memfasilitasi penyerahan Dana Pembangunan MCK dari CSR Pemerhati Sosial Jakarta sebesar Rp4.500.000. Selain itu, Kepala Dinas Sosial juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako, pakaian layak pakai, serta uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari para penerima manfaat. Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan pihak CSR dapat terus diperkuat guna memberikan perlindungan sosial yang berkelanjutan, khususnya bagi lansia dan masyarakat kurang beruntung di Kabupaten Buleleng. #Dinsos_Hadir GCT #Bulelengapaten
Tanggal Agenda : 14 Januari 2026
Isi Agenda : Dinsos Bicara “Pemutahiran Data PMKS” Singaraja,Rabu 14 Januari 2026 Kegiatan apel pagi kembali dilaksanakan di lingkungan Dinsos Buleleng, dengan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai. Apel pagi berlangsung tertib dan khidmat, serta menjadi sarana penyampaian informasi dan penguatan koordinasi antar SDM. Pada kesempatan tersebut, Luh Ketut Sriwahyuni,A.Md selaku Kasubag.Perencanaan bidang Sekretariat maju ke depan untuk memaparkan materi terkait pemutakhiran data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Dalam pemaparannya disampaikan pentingnya data PMKS yang akurat, valid, dan mutakhir sebagai dasar perencanaan serta menjadi fondasi utama dalam penyusunan dokumen perencanaan mulai dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Strategis (RENSTRA), hingga Perjanjian Kinerja. Permasalahan utama yang sering terjadi adalah data yang belum akurat dan tidak mutakhir, di mana perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat belum sepenuhnya terakomodasi dan keterbatasan sumber daya manusia (SDM) pendata, baik dari segi jumlah maupun pemahaman terhadap kriteria PMKS. Salah satu solusi utama adalah melakukan pemutakhiran data secara berkala dan berjenjang, mulai dari tingkat desa/kelurahan hingga kabupaten/kota, guna memastikan data yang digunakan selalu sesuai dengan kondisi riil Masyarakat, keterbatasan SDM dapat diatasi melalui peningkatan kapasitas petugas pendata, baik melalui pelatihan teknis pendataan PMKS, sosialisasi kriteria dan indikator PMKS yang seragam, maupun penyediaan pedoman pendataan yang mudah dipahami. Dengan penerapan solusi-solusi, diharapkan pemutakhiran Data PMKS dapat menghasilkan data yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga menjadi dasar yang kuat dalam perencanaan program, penganggaran, serta evaluasi kinerja kesejahteraan sosial yang tepat sasaran dan berkelanjutan. #BulelengPaten #DinsosHadirGCT_UntukSemesta
Tanggal Agenda : 13 Januari 2026
Isi Agenda : Listrik Untuk Nyalakan Mimpi Warga Belum Beruntung Singaraja||13 Januari 2026 Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra,S.Sos.,M.M menghadiri kegiatan seremonial penyalaan serentak Program Light Up The Dream (LUTD) yang diselenggarakan oleh PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara, bertempat di kediaman Bapak Genep Yasa, Banjar Dinas Dangin Pura, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Selasa (13/1/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Buleleng, General Manager PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara, Camat Sukasada, Camat Buleleng, Perbekel Desa Panji, serta para penerima manfaat program. Pada kesempatan ini, PLN menyalurkan sambungan listrik rumah tangga dengan daya 900 VA kepada masyarakat, dengan total jumlah penerima sebanyak 26 Keluarga, terdiri dari 4 Keluarga di Kec.Seririt, 5 Keluarga di Kec.Gerokgak, 2 Keluarga di Kec.Banjar, 8 Keluarga di Kec.Buleleng, 4 Keluarga di Kec.Sukasada, 1 Keluarga di Kec.Sawan, 1 Keluarga di Kec.Tejakula dan 1 Keluarga di Kec.Kubutambahan Dalam sambutannya, Bupati Buleleng menyampaikan bahwa listrik saat ini bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan sudah menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting untuk menunjang pendidikan, kesehatan, perekonomian, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, kehadiran Program Light Up The Dream tidak hanya menghadirkan sambungan listrik gratis, tetapi juga membawa harapan baru, membuka peluang masa depan, dan memberikan semangat bagi masyarakat penerima manfaat untuk terus berkembang. Sementara itu, General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Eric Rossi menyampaikan bahwa Program Light Up The Dream merupakan wujud nyata kepedulian insan PLN terhadap masyarakat yang belum memiliki akses listrik layak. Program ini lahir dari semangat gotong royong dan empati pegawai PLN untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya harapan dan produktivitas keluarga penerima manfaat. Ke depan, Program Light Up The Dream diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat kurang mampu di Kabupaten Buleleng, sehingga pemerataan akses listrik semakin terwujud. Melalui kerja sama antara Pemerintah Daerah, PT PLN (Persero), dan seluruh pihak terkait, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung terwujudnya kesejahteraan sosial yang berkelanjutan. #BulelengPaten #Dinsos_GCT