(0362)21248
dinsospppa@bulelengkab.go.id
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak
Agenda Dinsospppa
Tanggal Agenda : 15 April 2026
Isi Agenda : Perkuat Kepedulian Sosial, Dinsos P3A Buleleng Intervensi Lansia Kurang Beruntung #Dinsos_HadirGCT Singaraja | Rabu, 15 April 2026 Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Buleleng melaksanakan kunjungan ke rumah lansia kurang beruntung atas nama Wayan Dandri yang telah berusia 103 tahun di Desa Tigawasa, Kec.Banjar Kadis Sosial P3A Buleleng, I Putu Kariaman Putra menyampaikan kami selalu Pemerintah Daerah wajih hadir di tengah-tengah masyarakat kurang beruntung yang memerlukan perlindungan sosial, apalagi lansia tersebut sudah berumur 103 tahun yang saat ini tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Sehingga Dinsos P3A mengintervensi JKN KIS PBI agar dapat digunakan untuk berobat maupun pemeriksaan kesehatan rutin Dalam kunjungan tersebut, Dinsos P3A Buleleng menyerahkan bantuan berupa kebutuhan dasar paket sembako dan pakaian layak pakai Kunjungan ini bentuk kepedulian pemerintah agar lansia kurang beruntung tetap mendapatkan atensi Sebelumnya Dinsos P3A Buleleng sudah mengintervensi alat bantu berupa kursi roda untuk penunjang aktivitas hariannya karena lansia tersebut sudah tidak berjalan dengan normal dan harus dibantu oleh keluarganya dirumah pada saat keluar kamar Kasi Kesra Desa Tigawasa mengapresiasi perhatian dari Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial P3A Buleleng. Menurutnya, masih ada beberapa lansia di desanya yang membutuhkan pendampingan rutin agar kedepan untuk saling bersinergi guna memberikan layanan perlindungan sosial maupun dari segi kesehatannya #Dinsos_HadirGCT #Bulelengerabaru #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 15 April 2026
Isi Agenda : Sosialisasi Program JKN bagi Pemberi Kerja dan Pekerja PPU di Edie Artha Motor #DinsosHadir_GCT Singaraja, 15 April 2026 Dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan pemahaman terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi bagi pemberi kerja dan pekerja Penerima Upah (PPU) di Edie Artha Motor Cabang Bungkulan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pihak perusahaan serta seluruh karyawan terkait kewajiban kepesertaan JKN, khususnya bagi pekerja sektor formal. Dalam sosialisasi tersebut disampaikan bahwa pemberi kerja memiliki tanggung jawab untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya ke dalam program JKN serta memastikan pembayaran iuran dilakukan secara rutin dan tepat waktu. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah penting dalam memastikan seluruh pekerja, khususnya di sektor formal, dapat terlindungi dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan bahwa pemberi kerja memahami kewajibannya untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya ke dalam program JKN. Begitu juga dengan para pekerja, agar memahami hak dan kewajibannya sebagai peserta aktif, sehingga tidak lagi terdapat ketidaksesuaian segmen kepesertaan,” ujarnya. Selain itu, para pekerja juga diberikan pemahaman mengenai hak dan manfaat yang diperoleh sebagai peserta JKN, termasuk akses pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga rujukan lanjutan. Penjelasan juga mencakup pentingnya kesesuaian data kepesertaan agar tidak terjadi kendala saat memanfaatkan layanan kesehatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pemberi kerja dan pekerja di Edie Artha Motor Cabang Bungkulan dapat memahami serta melaksanakan kewajibannya dalam program JKN, sehingga tercipta kepesertaan yang tertib, aktif, dan berkelanjutan guna mendukung terwujudnya Universal Health Coverage di Kabupaten Buleleng. #DinsosHadie_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 14 April 2026
Isi Agenda : Sosialisasi Program Kepesertaan JKN #DinsosHadir_GCT Singaraja, 14 April 2026 Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra S. Sos. MM, menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilaksanakan di Edie Arta Cabang Bungkulan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh karyawan Edie Arta sebagai upaya meningkatkan pemahaman terkait kepesertaan JKN sesuai dengan segmennya. Dalam pemaparannya, Kepala Dinas Sosial P3A Kab. Buleleng I Putu Kariaman Putra S. Sos. MM, menjelaskan pentingnya penyesuaian status kepesertaan JKN, khususnya bagi peserta Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang masih terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI). Ditekankan bahwa bagi karyawan yang telah bekerja dan menerima upah, kepesertaannya perlu dialihkan menjadi Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Lebih lanjut disampaikan, peran KIS PBI diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar tidak mampu yang berada pada desil 1-5, sehingga penyesuaian data kepesertaan menjadi langkah penting dalam menjaga ketepatan sasaran program pemerintah, 'ujarnya' Dalam kegiatan tersebut, pihak Edie Arta diharapkan dapat segera menindaklanjuti proses administrasi perubahan kepesertaan bagi karyawan yang masih menggunakan KIS PBI. Ditargetkan, pada bulan depan seluruh karyawan yang memenuhi kriteria sudah mengurus perpindahan kepesertaan ke segmen PPU melalui BPJS Kesehatan. Kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Bidang yang membidangi BPJS Kesehatan Hendry Mario Sani Nggadas selaku Kepala Bagian Kepesertaan BPJS, kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta yang antusias mengikuti sosialisasi hingga selesai. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan kepatuhan terhadap regulasi JKN semakin meningkat, serta terciptanya tata kelola kepesertaan yang lebih tepat dan berkeadilan. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 14 April 2026
Isi Agenda : Kerja Sama dalam Pengendalian Angka Perkawinan Usia Dini #DinsosHadir_GCT Singaraja, 14 April 2026 Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra S. Sos. MM menandatangani perjanjian kerja sama dengan Ludiansyah, S.H.I., M.Si selaku Ketua Pengadilan Agama Singaraja terkait Pengendalian Angka Perkawinan Usia Dini yang dilaksanakan di Ruang Sidang Pengadilan Agama Singaraja. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua, Hakim dan Panitera dari Pengadilan Agama Singaraja serta Kepala Bidang P3A dan Kepala UPTD PPA Kabupaten Buleleng. Tujuan perjanjian kerja sama ini adalah untuk menekan kasus perkawinan dini melalui pemberian konseling sebagai salah satu syarat untuk pengajuan dispensasi perkawinan dini. Dalam kesempatan ini, I Putu Kariaman Putra S.Sos. MM menjelaskan pentingnya kerja sama ini karena diperlukan adanya asesmen mendalam guna memastikan kesiapan lahir dan batin serta kepastian pendampingan dari pihak keluarga. Konseling ini juga sebagai sarana pencegahan dan edukasi bagi calon mempelai dalam menghadapi risiko dari perkawinan dini. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng juga berharap adanya keterbukaan serta dukungan dari berbagai pihak mulai dari keluarga inti, keluarga besar, RT/RW, Desa, Kecamatan hingga secara umum di Kabupaten Buleleng sehingga angka perkawinan dini dapat dikendalikan. Ketua Pengadilan Agama Singaraja menyambut baik kolaborasi ini dan berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dalam meminimalisir dampak dari perkawinan dini terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Buleleng. Ludiansyah, S.H.I., M.Si juga menyampaikan melalui kerja sama ini hasil konseling yang dilakukan oleh tenaga profesional menjadi pertimbangan penting bagi Hakim untuk memastikan kesiapan khususnya secara psikologis dari kedua mempelai beserta keluarga sebelum memutus dispensasi perkawinan dini ini. Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan langkah nyata untuk memastikan perlindungan terhadap perempuan dan anak khususnya terkait perkawinan di bawah umur. #BulelengEraBaru #Bulelengpaten
Tanggal Agenda : 13 April 2026
Isi Agenda : Study Tiru Digitalisasi Bansos, Perkuat Sinergi dengan Pemkab Banyuwangi #DinsosHadir_GCT Singaraja, 13 April 2026 Dalam upaya mempercepat implementasi program digitalisasi bantuan sosial, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng dan Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan Study Tiru ke Dinas Sosial PP dan KB Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur dalam rangka percepatan pelaksanaan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial di Provinsi Bali Dalam kunjungan tersebut, Kadis Sosial P3A Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, hadir mewakili Kadis Sosial se-Bali dalam penyerahan cendra mata sekaligus sharing informasi terkait teknis pelaksanaan piloting digitalisasi bantuan sosial di daerah banyuwangi, "Kami ingin melihat langsung bagaimana skema dan teknis Kabupaten Banyuwangi berhasil melaksanakan digitalisasi bantuan sosial untuk dipetakan di Kab/Kota se-Bali khususnya di Kabupaten Buleleng. "ujarnya " Kunjungan pertama dilaksanakan di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Banyuwangi, yang diterima langsung oleh Plt. Kepala Dinas setempat. Dalam pertemuan ini, rombongan memperoleh berbagai informasi strategis terkait sistem, mekanisme, serta inovasi yang telah diterapkan dalam digitalisasi penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Banyuwangi. Setelah pertemuan di Dinsos PP dan KB, rombongan melanjutkan kunjungan ke Lounge Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi yang diterima oleh Asissten Pemerintahan dan Kesra Setda Banyuwangi, Mohamad Yanuarto Bramuda, S.Sos., MBA., MM didampingi Plt Kadis Sosial PP dan KB, Kadis Dukcapil beserta Kadis Kominfo Banyuwangi Pemkab Banyuwangi memaparkan tentang proses digitalisasi bantuan sosial yang telah mereka lakukan, termasuk penggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi penyaluran bantuan sosial. Rombongan juga melakukan diskusi dan tanya jawab tentang tantangan dan strategi dalam implementasi digitalisasi bantuan sosial. Dalam kegiatan tersebut, I Putu Kariaman Putra S. Sos. MM, didampingi oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Yayan Sutrisna,S. Sos, dalam rangkaian kegiatan study tiru ini melakukan sharing informasi dan memperdalam pemahaman terkait pelaksanaan piloting digitalisasi bantuan sosial. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pelaksanaan piloting digitalisasi bantuan sosial di Provinsi Bali, dengan mengadopsi praktik baik (best practice) yang telah berhasil diterapkan di Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini diterima langsung oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Adapun tujuan dan manfaat dari kegiatan study tiru ini ke depan adalah untuk meningkatkan kualitas tata kelola penyaluran bantuan sosial agar lebih transparan, tepat sasaran, dan akuntabel melalui pemanfaatan sistem digital. Selain itu, hasil dari study tiru ini diharapkan dapat menjadi bahan perumusan kebijakan dan inovasi daerah, memperkuat integrasi data penerima bantuan sosial, meminimalisir potensi kesalahan penyaluran, serta mendorong percepatan transformasi digital dalam pelayanan publik di Kabupaten Buleleng dan Provinsi Bali secara keseluruhan. Melalui kegiatan ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Pemerintah Provinsi Bali dapat mengoptimalkan implementasi digitalisasi bantuan sosial secara lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat penerima manfaat. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 10 April 2026
Isi Agenda : Kunjungan Kementerian HAM RI Terkait Perlindungan Anak #DinsosHadir_GCT Singaraja || 10 April 2026 Pemerintah Kabupaten Buleleng menerima kunjungan dari Tim Direktorat Pelayanan HAM dari Kementerian HAM Republik Indonesia dalam rangka penguatan pelaksanaan perlindungan hak anak, khususnya terkait penanganan kasus anak korban kekerasan di Panti Asuhan Ganesha Sevanam. Kegiatan pertemuan koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. dan dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab.Buleleng, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kab.Buleleng, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab.Buleleng, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab.Buleleng, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Dirut RSUD Buleleng, Camat Sawan, Kepala Bagian Hukum Setda Buleleng serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Buleleng. Dalam sambutannya, Bupati Buleleng menyampaikan ucapan selamat datang di Kabupaten Buleleng serta mengucapkan terima kasih atas kehadiran perwakilan Kementerian HAM RI. Bupati menegaskan bahwa kehadiran Tim Direktorat Pelayanan HAM menjadi penguat bagi Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk memastikan hak-hak anak yang menjadi korban di Panti Asuhan Ganesha Sevanam terlindungi secara optimal, baik dari aspek hukum, sosial, maupun psikologis. Sementara itu, Tim Direktorat Pelayanan HAM Kementerian HAM RI yang dipimpin oleh Martinus Gabril Goa menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng atas langkah cepat dan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan penuh kepada anak-anak korban. Ia menilai upaya kolaboratif lintas sektor yang dilakukan merupakan praktik baik dalam pemenuhan dan perlindungan HAM, khususnya hak anak. Lebih lanjut, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M. memaparkan secara komprehensif kronologi kasus, langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Dinas Sosial P3A, proses pendampingan terhadap anak, pelaksanaan pertemuan dengan orang tua/keluarga, koordinasi dengan instansi terkait, hingga pengkajian terhadap Surat Keputusan Bupati sebagai dasar kebijakan penanganan dan perlindungan anak ke depan. Setelah pertemuan ini, Staf Ahli dari Kementerian HAM RI melakukan kunjungan ke rumah aman UPTD PPA Dinsos P3A untuk melihat langsung kondisi anak-anak yang menjadi korban dan memastikan kenyamanan serta keamanan anak-anak tersebut, kunjungan dilanjutkan ke Polres Buleleng guna meninjau proses hukum yang sedang berjalan. Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap adanya sinergi dan dukungan dari Kementerian HAM agar proses penanganan berjalan sesuai koridor hak asasi manusia, sekaligus memperkuat pengawasan terhadap LKS dan LKSA di Kabupaten Buleleng agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 09 April 2026
Isi Agenda : Dinsos P3A Bicara “Perkuat Pengarusutamaan Gender di Kabupaten Buleleng” #Dinsos_HadirGCT Singaraja | Kamis, 9 April 2026 Dinas Sosial Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng gelar kegiatan rutin yaitu apel pagi bersama seluruh SDM Dinsos P3A yang bertempat di Halaman Kantor Dinas Sosial Buleleng pada Kamis (9/4/2026) pagi. Usai apel pagi, dilanjutkan Program Dinsos P3A Bicara sebagai upaya meningkatkan pemahaman terhadap tugas pokok fungsi dan program kerja Dinas Sosial P3A, khususnya pada Bidang Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak. Kepala Dinas Sosial P3A Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., MM menyampaikan bahwa program kegiatan Dinsos P3A Bicara ini menjadi wadah komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus sarana untuk memperkuat pengetahuan maupun wawasan dalam memberikan pelayanan kepada warga pemerlu atensi sosial. Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah pemaparan tugas pokok dan fungsi Bidang P3A terkait Penguatan Pengarusutamaan Gender di Kabupaten Buleleng yang disampaikan oleh Ni Putu Yuli Ratna Diani, SE selaku SDM PPPK pada Bidang Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A). Dalam penyampaiannya, Ni Putu Yuli Ratna Diani, SE menjelaskan bahwa pengarusutamaan gender adalah suatu strategi untuk mencapai keadilan dan kesetaraan gender melalui berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Bidang P3A memfasilitasi penguatan pengarusutamaan gender melalui Rapat Koordinasi yang diikuti oleh seluruh SKPD selaku Kelompok Kerja PUG serta Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender yang diikuti oleh perwakilan dari setiap SKPD. Melalui kegiatan ini, seluruh kelompok kerja diharapkan dapat memperkuat komitmennya melalui penyusunan dasar hukum yang responsif gender, analisis gender dan pelaksanaan kegiatan yang berperspektif gender sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan jenis kelamin. Melalui kegiatan Dinsos P3A Bicara, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng berharap masyarakat semakin memahami peran program yang ada di Bidang P3A serta pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender. #Dinsos_HadirGCT #Bulelengerabaru #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 07 April 2026
Isi Agenda : Dialog Interaktif: "Anak dan Gadget, Sahabat atau Musuh?" #DinsosHadir_GCT Singaraja | 7 April 2026 Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., MM menjadi narasumber dalam pelaksanaan dialog interaktif OBRAS (Obrolan Bersama Narasumber) bertajuk “Anak dan Gadget, Musuh Atau Sahabat” bertempat di Studio II Radio Nuansa Giri FM Singaraja. Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengasuhan terbaik bagi anak khususnya di era digital. Dalam penyampaiannya, I Putu Kariaman Putra S.Sos., MM menjelaskan bahwa gadget bisa menjadi sahabat jika digunakan secara bijak untuk menunjang kegiatan yang positif seperti dalam proses belajar mengajar karena melalui gadget anak bisa mengakses informasi yang luas, meningkatkan kreativitas dan literasi digital. Namun, gadget bisa menjadi musuh jika digunakan secara tidak terkendali dan di luar kegiatan yang positif karena dapat menyebabkan penurunan daya konsentrasi, berkurangnya interaksi sosial, mengganggu kesehatan fisik, menghambat tumbuh kembang anak dan kecenderungan terpapar konten negatif yang lebih besar. Selain itu, anak-anak perlu dialihkan dengan berbagai kegiatan positif yang menarik seperti mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Buleleng dan Pramuka. I Putu Kariaman Putra S.Sos., MM juga menegaskan bahwa dalam menjadikan gadget sebagai sahabat diperlukan kolaborasi dari pemerintah desa, kecamatan, dinas terkait dan utamanya adalah orang tua. Orang tua berperan besar dalam memberikan contoh penggunaan gadget yang bijak, mengendalikan penggunaan gadget anak, mendampingi pada saat anak bermain gadget serta menyiapkan berbagai kegiatan edukatif sebagai pengganti kegiatan anak dengan gadgetnya. Melalui dialog interaktif ini diharapkan masyarakat Kabupaten Buleleng semakin memahami bahwa orang tua perlu menjadi sahabat bagi anak, sehingga anak tidak perlu mencari sahabat lain di layar gadget. Pada akhir dialognya, I Putu Kariaman, S.Sos., MM juga berharap bahwa orang tua tetap mengawasi dan memegang kendali sehingga gadget bukan menjadi musuh bagi anak melainkan sahabat dalam mendukung berbagai kegiatan yang positif. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten