| Tanggal Agenda | : | 13 Februari 2026 |
| Isi Agenda | : | Dinsos P3A dan PT Mahasurya Gelar Senam Sehat Perkuat Sinergi dan Kebugaran Pegawai Singaraja, Jumat 13 Pebruari 2026 Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menggelar kegiatan Senam Sehat Bersama sebagai wujud komitmen dalam menjaga kesehatan dan kebugaran para pegawai. Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi antara Dinsos P3A dan PT Mahasurya, yang turut mendukung terselenggaranya acara dengan menghadirkan salah satu instruktur senam terbaiknya. Senam sehat bersama ini diikuti oleh seluruh SDM Dinsos P3A, baik yang bertugas di kantor induk maupun di berbagai UPTD. Dengan penuh semangat dan kebersamaan, para peserta mengikuti setiap gerakan yang dipandu secara energik dan interaktif oleh instruktur dari PT Mahasurya. Iringan musik yang dinamis semakin menambah antusiasme, menciptakan suasana yang hangat dan penuh keceriaan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan fisik agar para pegawai tetap sehat dan bugar dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan antarpegawai. Selain itu, kolaborasi ini menjadi langkah positif dalam memperkuat sinergi antara Dinsos P3A dan PT Mahasurya Motor, khususnya dalam mendukung berbagai upaya bantuan bagi warga pemerlu atensi sosial. Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, diharapkan terjalin hubungan kerja sama yang semakin solid, sehingga ke depan kolaborasi antara Dinsos P3A dan PT Mahasurya dapat terus berkembang demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. #BulelengPaten |
| Tanggal Agenda | : | 12 Februari 2026 |
| Isi Agenda | : | Respon Cepat Warga Kurang Beruntung Singaraja, 12 Februari 2026 Menindaklanjuti arahan Bapak Wakil Bupati Buleleng, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra,S.Sos.,M.M didampingi SDM PKH setempat melaksanakan kunjungan lapangan ke rumah warga kurang beruntung atas nama I Nyoman Sukraja dan Ni Luh Sukrani yang beralamat di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan. Berdasarkan hasil kunjungan dan verifikasi lapangan, ditemukan bahwa dalam satu lokasi tempat tinggal terdapat dua Kartu Keluarga (KK) yang terpisah, yakni KK kakek dan cucu. Kondisi tersebut berdampak pada perbedaan posisi desil kesejahteraan, di mana kakek berada pada Desil 5, sementara cucunya berada pada Desil 3. Selama ini, keluarga tersebut telah menerima beberapa program bantuan sosial, antara lain BLTS Kesra dari Kementerian Sosial RI, BLT Dana Desa, bantuan anak sekolah, serta bantuan bedah rumah. Selain itu, saat ini keluarga juga sedang mendapatkan bantuan pembangunan dapur dan kamar mandi dari pemerhati sosial yang berasal dari Desa Tajun. Sebagai tindak lanjut, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng berkoordinasi dengan Perbekel Desa Sudaji untuk membantu proses administrasi agar Kartu Keluarga kakek dan cucu dapat dijadikan satu. Langkah ini dilakukan guna pembaruan data dan penyesuaian desil, sehingga ke depannya keluarga tersebut dapat memperoleh program bantuan yang lebih lengkap, sebagaimana sebelumnya telah menerima PKH, BPNT, serta dapat diusulkan kembali untuk bantuan YATI (Yatim Piatu). Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk memastikan penanganan sosial dilakukan secara tepat sasaran, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. #BulelengPaten |
| Tanggal Agenda | : | 11 Februari 2026 |
| Isi Agenda | : | Klarifikasi desil untuk penentuan bansos di Desa KayuPutih #DinsosHadirGCT Singaraja, 11 Februari 2026 Sebagai tindak lanjut adanya informasi berita viral layanan administrasi khusus nya KIP (Kartu Indonesia Pintar), Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra S. Sos. MM, serta staf yang membidangi data dan pendamping PPKS Desa memenuhi undangan rapat di Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Kegiatan ini awalnya diadakan di kantor Desa karena yang bersangkutan tidak hadir maka langsung berkunjung kerumahnya di Dusun Ideran didampingi Perbekel, BPD, Babinsa, Babinkamtibmas, pendamping PKH. Langkah ini diambil untuk klarifikasi desil untuk memastikan bahwa data masyarakat yang masuk dalam desil memenuhi kriteria yang benar sesuai kondisi sosial ekonomi terkini. Dalam pertemuan tersebut Kadek Dina Nuriani Perbekel Desa Kayuputih Kec.Banjar menyebutkan bahwa ada salah satu warga yang tidak terima dengan hasil desil yang tinggi, dan warga tersebut ingin dibuatkan suket tidak mampu dari desa agar bisa mendapatkan bantuan. Dari hal tersebut Perbekel Desa KayuPutih mengundang Kadis Sosial P3A Kab. Buleleng I Putu Kariaman Putra S. Sos. MM, untuk menjelaskan kepada warga tersebut atas aturan yang ada. Kadek Dina Nuriani selaku Perbekel KayuPutih berterimakasih kepada Kadis Sosial P3A Kabupaten Buleleng sudah datang dan membantu dalam menjelaskan kepada salah satu warga yang tidak puas dengan aparat desa terkait penolakan dari Perbekel untuk membuatkan suket tidak mampu, beliau menjelaskan bahwa ia menjalankan tugas sesuai dengan prosedur yang berlaku."ujarnya" Kadis Sodial P3A Kab. Buleleng I Putu Kariaman Putra S. Sos. MM, menjelaskan bahwa penentuan desil dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan kelengkapan pengisian variabel yang sudah ditentukan, seperti administrasi kependudukan, kondisi rumah tangga, aset, pekerjaan, pengeluaran, serta indikator sosial ekonomi lainnya. Data tersebut kemudian diolah secara sistematis untuk mengelompokkan masyarakat ke dalam 10 desil tingkat kesejahteraan."Perlu kami sampaikan kepada masyarakat bahwa Desa maupun Dinas Sosial tidak menentukan tinggi rendahnya desil seseorang. Sistem ini berbasis data nasional yang diolah secara objektif oleh BPS. Kami di daerah bertugas melakukan verifikasi dan memfasilitasi jika ada perubahan kondisi,” ujar Kadisos. DTSEN merupakan basis data sosial ekonomi nasional yang terintegrasi dan menjadi pedoman tunggal pemerintah dalam perencanaan, evaluasi kebijakan, dan penyaluran bantuan sosial, menggantikan sistem data sebelumnya yang bersifat terpisah-pisah. Data ini diolah oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan menggabungkan berbagai sumber data seperti DTKS, Regsosek, P3KE, dan Data Kependudukan dari Dukcapil. DTSEN sebagai dasar penyaluran bansos berlandaskan dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025. Dalam Inpres ini, Presiden memberi keputusan strategis untuk mengintegrasikan dan memutakhirkan data sosial ekonomi di BPS, agar penyusunan program bantuan sosial lebih akurat, transparan, dan adil. Selain itu, penetapan kategori desil sebagai rujukan pemberian bantuan sosial juga dimandatkan dalam Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 22/HUK/ 2026. Peraturan ini menegaskan bahwa klasifikasi berdasarkan desil DTSEN menjadi ukuran kelayakan penerima berbagai program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), dan program perlindungan sosial lainnya. Sebagai penutup, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng kembali menegaskan bahwa perbedaan persepsi terkait hasil desil hendaknya disikapi dengan komunikasi dan pemahaman bersama. Pemerintah tidak menutup ruang keberatan, dipersilahkan untuk pembaharuan desil dengan menginput kriteria secara jujur, nanti ditentukan atau ditetapkan oleh BPS Pusat, solusi kedua bisa melali cek bansos dengan mengisi kriteria yg diperlukan dengan usul sanggah dengan tetap ditentukan oleh BPS Pusat untuk menginput data yang objektif karena seluruh proses tetap harus mengacu pada mekanisme dan regulasi yang berlaku secara nasional. #BulelengPaten |
| Tanggal Agenda | : | 09 Februari 2026 |
| Isi Agenda | : | Komitmen Integritas dan Profesionalisme Singaraja, Senin 09 Pebruari 2026 Kadis Sosiasl P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra,S.Sos,MM berkomitmen untuk selalu menghormati dan menghargai setiap keputusan yang telah ditetapkan sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab bersama, Integritas tersebut diwujudkan melalui kedisiplinan, komitmen terhadap pelayanan, serta kerja sama yang solid antarpegawai, demi terwujudnya pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Selain itu, seluruh pegawai diwajibkan untuk menjauhkan diri dari segala bentuk perbuatan yang melawan hukum, seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta tindakan lain yang dapat merugikan negara dan mencederai kepercayaan publik. Sehubungan dengan perubahan nomenklatur per hari kemarin, nama perangkat daerah resmi menjadi Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng. Menindaklanjuti arahan tersebut, mulai hari ini agar segera dilakukan langkah-langkah penyesuaian, khususnya yang berkaitan dengan aspek administrasi. Langkah pertama yang wajib dilaksanakan adalah penyesuaian seluruh dokumen administrasi, meliputi Surat Keputusan (SK), nomenklatur, hingga stempel dinas, agar sesuai dengan nomenklatur terbaru. Selain itu, seluruh SPJ yang masih dalam proses atau belum diselesaikan agar segera dilakukan penyesuaian dan penyelesaian sesuai ketentuan yang berlaku. Kadis Sosial P3A menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi oleh soliditas, kebersamaan, dan rasa memiliki terhadap institusi. Dengan menjunjung nilai kebersamaan, komunikasi yang terbuka, serta kepedulian antarpegawai, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang harmonis, nyaman, dan produktif. #BulelengPaten |
| Tanggal Agenda | : | 08 Februari 2026 |
| Isi Agenda | : | Gelora Anak Buleleng 2026, Dibuka Kadis Sosial P3A, Perkuat Peran Anak dalam Pembangunan. #Dinsos_Hadir GCT Minggu, 8 Februari 2026 Dalam rangka Pemilihan Duta Anak Kabupaten Buleleng, Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Buleleng menyelenggarakan kegiatan “Gelora Anak Buleleng Tahun 2026” yang dirangkaikan dengan Grand Final Gelora Anak Buleleng Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium STIE Satya Dharma, Singaraja, dan menjadi momentum penting dalam mendorong partisipasi aktif generasi muda. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bdn. Putu Agustini, SST.Keb., M.A.P. Kehadiran jajaran Dinas menunjukkan dukungan nyata Pemerintah Daerah terhadap pengembangan potensi serta partisipasi anak dalam pembangunan daerah. Dalam sambutannya, I Putu Kariaman Putra menegaskan bahwa Forum Anak Daerah merupakan wadah strategis bagi anak-anak di bawah usia 18 tahun untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, serta pandangan mereka. Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinsos P3A berkomitmen penuh mendukung pengembangan potensi anak sebagai aset berharga bangsa. Sejalan dengan tema Hari Anak Nasional 2025, “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045,” Forum Anak diharapkan menjadi wadah resmi partisipasi anak yang mampu melahirkan generasi berwawasan luas, berakhlak mulia, tangguh, serta produktif. Beliau juga berpesan agar para generasi muda berani menyampaikan pendapat dan berperan sebagai pemerhati sosial di lingkungan masing-masing. Peran ini penting untuk membantu mengidentifikasi kelompok yang membutuhkan perhatian sosial seperti lansia terlantar, penyandang disabilitas, dan anak terlantar agar dapat memperoleh intervensi program Pemerintah secara tepat. Kegiatan secara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Kepala Dinas Sosial P3A, yang sekaligus menyerahkan sertifikat kepada pihak sponsorship sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap terselenggaranya acara. Rangkaian kegiatan berlangsung meriah, diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, tari penyambutan oleh 20 besar finalis, penyerahan piagam kepada fasilitator tempat dan sponsor, sosialisasi dari STIE Satya Dharma, penampilan English For Bali, opening number finalis, pembacaan serta penyerahan Suara Anak Buleleng Tahun 2026, sesi photo bersama, hingga pengumuman 10 besar finalis. Berdasarkan penilaian tiga dewan juri, terpilih Duta Anak Kabupaten Buleleng Tahun 2026 sebagai berikut: Juara I diraih oleh Putu Cindy Adelia dari SMA Negeri 1 Singaraja, Juara II Gusti Komang Ria Tiarana dari SMA Negeri 2 Singaraja, Juara III Kadek Phalguna Junica Ananta dari SMA Negeri 1 Singaraja, Juara IV I Gusti Ngurah Agung Raditya Yudha Pratama dari SMA Negeri 1 Singaraja, dan Juara V Putu Mahendra Hanaya Putra dari SMA Negeri 1 Singaraja. Acara ini turut dihadiri pengurus Forum Anak Daerah Kabupaten Buleleng sebagai penyelenggara, perwakilan Forum Anak tingkat kecamatan se-Kabupaten Buleleng, serta instansi terkait lainnya. Melalui kegiatan ini diharapkan semakin tumbuh ruang partisipasi anak yang positif, kreatif, dan konstruktif, sehingga anak-anak Buleleng mampu menjadi generasi yang aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak. #Bulelengerabaru #Bulelengpaten #Dinsos_Hadir GCT |
| Tanggal Agenda | : | 06 Februari 2026 |
| Isi Agenda | : | Aksi Bersih Sampah “Bersatu untuk Lingkungan Bersih” Singaraja,Jumat 06 Pebruari 2026 Dinas Sosial Kabupaten Buleleng menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan gotong royong yang dilaksanakan di Pantai Kubujati dan Kelurahan Kendran. Kegiatan ini melibatkan jajaran SKPD seperti Dinsos Buleleng, Dinas Kebudayaan, Badan Kesbangpol, RSUD Buleleng, Setda Buleleng, Perumda Tirta Hita Buleleng, Anggota TNI, bersama masyarakat setempat sebagai wujud kepedulian sosial dan lingkungan. Aksi gotong royong difokuskan pada pembersihan sampah di area pantai Kubujati, peserta membersihkan sampah plastik, ranting, serta material lain yang berpotensi mencemari lingkungan dan mengganggu kenyamanan masyarakat. Selain kegiatan gotong royong di Pantai Kubujati, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng juga melaksanakan aksi bersih sampah yang melibatkan sumber daya manusia (SDM) Dinsos, khususnya para pegawai perempuan. Kegiatan ini dilaksanakan di sepanjang Jalan Yudistira Utara, wilayah Kelurahan Kendran. Dengan penuh semangat dan kepedulian, para pegawai perempuan Dinsos Buleleng turun langsung membersihkan sampah yang berada di bahu jalan dan area sekitar lingkungan. Aksi ini menjadi bentuk nyata partisipasi aktif perempuan dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, sekaligus memberikan contoh positif kepada masyarakat.Serta melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan. Kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Dinas Sosial Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan Aksi bersih sampah mendukung program Pemerintah pusat maupun Daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Buleleng yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. #BulelengPaten |
| Tanggal Agenda | : | 06 Februari 2026 |
| Isi Agenda | : | Pelantikan Pejabat Pemkab Buleleng, Bupati Sutjidra Tekankan Integritas dan Kinerja #Dinsos_Hadir-GCT Singaraja | Jumat, 6 Februari 2026 Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng bertempat di Lobby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng pada Jumat (6/2/2026) pagi Bupati Buleleng, dr.I Nyoman Sutjidra,Sp.,OG. melantik dan mengambil sumpah secara resmi kepada para pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkup Pemkab Buleleng Dalam sambutannya, Bupati Nyoman Sutjidra menyampaikan sekaligus mengucapkan selamat dan sukses kepada pejabat yang baru dilantik, semoga amanah dan tanggungjawab selalu menyertai kepada bapak/ibu di masing-masing instansi untuk dapat menjalankan tugas dengan baik dan meningkatkan kinerja pemerintah daerah Sementara, Kadis Sosial Buleleng, Putu Kariaman Puta menekankan pejabat yang baru dilantik maupun yang promosi ke jenjang lebih tinggi, lebih lanjut juga Pemkab Buleleng melakukan merger dinas yang bertujuan untuk memaksimalkan program kegiatan yang ada di wilayah Kabupaten Buleleng. Kami berharap kinerja dan pelayanan publik kedepannya bisa berjalan maksimal, cepat dan tepat.” Ujar Kadissos”. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Buleleng untuk meningkatkan kualitas dan kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan program kegiatan, dengan itu pergeseran ataupun promosi ini murni sesuai dengan ketentukan yang berlaku Hadir pula pada kesempatan ini Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya,SM., Sekda Buleleng, Gede Suyasa, perwakilan Jajaran Forkopimda Buleleng, Pimpinan OPD dan BUMD, para Kabag Setda Buleleng, Camat serta Pejabat yang dilantik dalam pengambilan sumpah tersebut #Dinsos_Hadir-GCT #Bulelengerabaru #BulelengPaten |
| Tanggal Agenda | : | 04 Februari 2026 |
| Isi Agenda | : | Pendamping PPKS Desa Tajun, Bukti, Pacung, dan Bondalem Paparkan Hasil Koordinasi Singaraja,Rabu 04 Pebruari 2025 Pada kesempatan ini Wayan Danayasa,S,Sos selaku SDM Dinsos yang bertugas sebagai pendamping PPKS di Desa Tajun, Bukti, Pacung, dan Bondalem maju kedepan untuk memaparkan hasil koordinasi ang telah dilaksanakan sebagai upaya penguatan layanan perlindungan sosial di tingkat Desa/Kelurahan. Pendamping PPKS menemukan permasalahan dalam penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Tajun yang memiliki keluarga dan membutuhkan rujukan perawatan ke Rumah Sakit Jiwa. Berdasarkan hasil pengecekan awal, diketahui bahwa Kartu Indonesia Sehat (KIS) milik ODGJ tersebut dalam kondisi tidak aktif, sementara data desil DTSEN yang bersangkutan juga belum dilakukan pengecekan oleh pihak Desa. Kondisi tersebut menjadi kendala utama dalam proses rujukan layanan kesehatan, mengingat keaktifan KIS merupakan salah satu syarat administrasi untuk memperoleh layanan perawatan di Rumah Sakit Jiwa. Menyikapi hal tersebut, Pendamping PPKS segera melakukan langkah tindak lanjut dengan berkoordinasi bersama Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk memastikan status kepesertaan KIS yang bersangkutan. Melalui koordinasi intensif yang dilakukan pada hari yang sama, proses pengecekan dan pengaktifan kembali KIS dapat segera diselesaikan. Setelah KIS dinyatakan aktif, ODGJ tersebut akhirnya dapat dirujuk untuk mendapatkan penanganan dan perawatan lanjutan di RS Jiwa Bangli sesuai prosedur yang berlaku. Pemerintah Desa Tajun, Bukti, dan Pacung bersama pendamping PPKS telah menyiapkan pelaksanaan penandaan warga penerima bantuan sosial sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan ketepatan sasaran program bantuan. Seluruh desa tersebut telah menyatakan kesiapan, termasuk penyusunan dan pencetakan stiker penandaan bagi warga penerima bantuan. Namun demikian, hingga saat ini hari dan waktu pelaksanaan penempelan stiker masih dalam tahap penentuan dan akan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Penjadwalan tersebut penting agar pelaksanaan penandaan dapat berjalan tertib, efektif, dan melibatkan unsur masyarakat setempat. #BulelengPaten |