| Tanggal Agenda | : | 05 Oktober 2026 |
| Isi Agenda | : | Dinsos PPPA Buleleng Asesmen Warga Fakir Miskin, Salurkan Bantuan dan Siapkan Dukungan Pengobatan Singaraja||5 Oktober 2026 #Dinsoshadir_GCt Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Buleleng terus menunjukkan kepedulian terhadap warga yang membutuhkan perhatian sosial. Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., melaksanakan kunjungan terhadap sejumlah warga fakir miskin di wilayah Kabupaten Buleleng, Senin (5/10/2026). Lokasi pertama berada di Banjar Dinas Wita Jati, Desa Selat, Kecamatan Sukasada, dengan mengunjungi warga atas nama Wayan Budayasa, ayah dari Gede Budarmawan yang mengalami kecelakaan saat bekerja di meubel hingga mengakibatkan salah satu tangannya harus diamputasi. Wayan Budayasa tercatat dalam DTSEN pada Desil 1 dan sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Dalam kunjungan tersebut, Kadisos PPPA didampingi Putu Sedana selaku Kelian Banjar Dinas Wita Jati, menyerahkan bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga. Ke depan, Dinsos PPPA akan mengupayakan dukungan untuk kebutuhan pengobatan melalui pihak ketiga atau CSR, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang dihadapi keluarga. Putu Sedana, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Dinsos PPPA kepada warganya “terima kasih atas program yang sudah diluncurkan ini yang sangat membantu warga kami” ujarnya. Hal senada juga disampaikan Wayan Budayasa bersama anaknya yakni ucapan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang telah diberikan kepadanya. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Banjar Dinas Gunung Sekar, dengan melakukan asesmen terhadap Kadek Agus Sastrawan, warga fakir miskin yang sebelumnya telah mendapatkan bantuan bedah rumah. Kadisos PPPA kembali menyerahkan bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai, serta akan memberikan bantuan kasur untuk menunjang kebutuhan tempat tinggal warga. Melalui kegiatan kunjungan ini, Dinsos PPPA Kabupaten Buleleng terus berupaya memastikan warga yang berada dalam kondisi rentan mendapatkan perhatian, bantuan kebutuhan dasar, serta akses terhadap dukungan lanjutan melalui kolaborasi dengan pemerintah desa maupun pihak ketiga. #Bulelengerabaru #Bulelengpaten #Dinsoshadir_GCT |
| Tanggal Agenda | : | 01 Oktober 2026 |
| Isi Agenda | : | Tinggalkan Meja Kerja, Kadis Kariaman Kunjungi Rumah Warga Rentan dari Pintu ke Pintu Buleleng, 01 Oktober 2026 Bukan di balik meja kerja, tapi dari pintu ke pintu rumah warga. Itulah yang dilakukan Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M saat turun langsung menyapa dan mengasesmen warga rentan di Desa Pengastulan dan Kelurahan Seririt. Kunjungan ini adalah wujud perhatian dan kehadiran pemerintah, tak hanya membawa bantuan tapi juga membawa segenggam harapan bagi warga. Di Desa Pengastulan, bersama Perbekel Ketut Widiada, Pendamping PKH dan Pendamping PPKS, Kadisos mengunjungi tiga warga yang sangat membutuhkan perhatian. Mulai dari Ketut Putri dan Wayan Puja yang tengah sakit dan membutuhkan pampers, hingga Ketut Astuti yang kesulitan berjalan. Untuk Ketut Putri dan Wayan Puja yang mengalami keterbatasan gerak karena sakit, Dinsos P3A telah mengajukan bantuan kursi roda agar yang bersangkutan dapat beraktivitas lebih mandiri dan nyaman di rumah. Sementara untuk Ketut Astuti, bantuan alat bantu jalan (walker) langsung diserahkan untuk menunjang kemandiriannya. Kehadiran tersebut mendapat apresiasi tulus dari Pemerintah Desa. "Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Kadis. Ini bukti nyata pemerintah hadir dan peduli kepada warga kami yang paling membutuhkan perhatian," ujar Perbekel Pengastulan Ketut Widiada. Kadis Kariaman Putra, menegaskan bahwa asesmen langsung menjadi kunci pelayanan sosial yang humanis. "Kami ingin datang, melihat, dan mendengar langsung. Dengan begitu, intervensi yang kami berikan benar-benar menjawab kebutuhan warga, tidak hanya sekadar menyalurkan bantuan," tegas nya. Tak sampai sana, kunjungan masih dilanjutkan ke Kelurahan Seririt dengan menemui pasangan suami istri Nyoman Darma dan Kadek Sri Andayani yang sedang menghadapi situasi sulit terkait tempat tinggalnya. Dari hasil asesmen, keduanya tercatat sebagai keluarga rentan dan tercatat dalam Desil 1 serta merupakan penerima jaminan sosial. Didampingi pemerintah kelurahan, pasangan tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya. "Terima kasih banyak Bapak Kadis sudah datang dan peduli dengan keadaan kami. Kami merasa tidak sendiri, merasa diperhatikan. Terima kasih atas perhatian dan bantuannya," ucap Kadek Sri Andayani dengan haru. Sebagai langkah tindak lanjut, Pemerintah Kelurahan Seririt akan berkoordinasi dengan pemilik lahan untuk mengupayakan kelonggaran waktu pembongkaran rumah agar dapat dilakukan secara bertahap, manusiawi, dan tetap memperhatikan kondisi sosial warga. Melalui kunjungan ini, Dinsos P3A menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan desa dan kelurahan, memastikan tidak ada warga rentan yang terlewat dari jaring perlindungan sosial. #DinsosHAdir_GCT #DinsosP3ABuleleng #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 01 Oktober 2026 |
| Isi Agenda | : | Apel Hari kesaktian Pancasila Tahun 2026 Singaraja, 1 Oktober 2026 #DinsosHadir_GCT Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila bertempat di halaman kantor Dinsos P3A Kabupaten Buleleng. Suasana tertib dan penuh khidmat menyelimuti seluruh jalannya rangkaian kegiatan pada Kamis (1/10/2026) pagi. Bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan bersejarah ini adalah Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra,S.Sos., M.M. Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Puncak kekhidmatan terasa saat prosesi pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dikumandangkan. Melalui ikrar tersebut, seluruh jajaran Dinsos P3A Buleleng meneguhkan kembali komitmen kebangsaannya. Dalam ikrar itu dengan tegas dinyatakan, "Kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia." Usai pelaksanaan upacara, semangat pengabdian yang tercermin dari peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut langsung diimplementasikan melalui kegiatan kepegawaian. Rangkaian acara dilanjutkan dengan momen penting penyerahan Surat Perjanjian Kerja (SPK) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Dinsos P3A Kabupaten Buleleng. Sebanyak 50 pegawai menerima SPK PPPK Paruh Waktu dalam kegiatan tersebut. Penyerahan ini menjadi bagian penting dalam memberikan kepastian administrasi dan pelaksanaan tugas bagi para pegawai dalam mendukung pelayanan di lingkungan Dinsos P3A Kabupaten Buleleng. Dengan adanya penyerahan SPK tersebut, diharapkan para PPPK Paruh Waktu dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh disiplin, profesional, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian seluruh jajaran Dinsos P3A Kabupaten Buleleng dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik. Kegiatan ini sekaligus memompa semangat pengabdian mereka untuk terus memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, selaras dengan nilai-nilai luhur Pancasila yang baru saja diikrarkan. #DinsosHadir_GCT #Bulelengpaten #Bulelengerabaru #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 30 September 2026 |
| Isi Agenda | : | Hadir di Tengah Masyarakat Belum Beruntung, Perkuat Atensi Sosial #Dinsos_Hadir-GCT Singaraja | Rabu, 30 September 2026 Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng terus berkomitmen memberikan pelayanan dan pendampingan kepada warga pemerlu atensi sosial, termasuk melalui kunjungan langsung terhadap program perlindungan sosial sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Rabu (30/9/2026) siang Berkunjung kerumah salah satu warga yang hidup seorang diri di Banjar Dinas Sema Desa Bungkulan Kec.Sawan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap kondisi warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan sosial Kepala Dinsos PPPA Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., MM melakukan intervensi langsung terhadap kondisi warga atas nama Made Sudiarni (63 tahun) yang bekerja sebagai pedagang keliling yang saat ini hidup menyendiri dengan keadaan sederhana. Dinsos hadir guna menggali kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Sebagai bentuk kepedulian dan upaya pemenuhan kebutuhan dasar, Kepala Dinsos PPPA Buleleng menyerahkan paket sembako untuk membantu meringankan beban Dalam kunjungan tersebut Kepala Dinas Sosial PPPA Buleleng fasilitasi upaya usulan listrik ke PLN tanpa dipungut biaya, begitupula hasil pengecekan digitalisasi bansos melalui portal perlinsos layak untuk mendapatkan bantuan dan sudah dilaksanakan sanggahan di dalam portal perlinsos, disiai lain diupayakan CSR untuk bantuan rehab rumah yang ditempati dan MCK serta sudah dilaksanakan koordinasi dengan Dinas PUPRPERKIM Buleleng untuk toiletnya, sementara belum bisa terkaver di tahun 2026 Berlanjut dihari yang sama Kadissos P3A menyambangi rumah Ketut Sukreni (42 tahun) yang mengalami sakit kronis saraf kejepit sejak empat tahun terakhir. Di dalam keluarga tersebut juga terdapat seorang mertua yang sudah lanjut usia dan telah mendapatkan program BPNT. Sementara itu, suami yang bersangkutan sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas untuk memenuhi kebutuhan keluarga Berakhir di kediaman seorang anak atas nama Kadek Mertayasa yang sejak lahir mengalami kondisi tidak dapat berjalan secara normal dengan mengidap penyakit epilepsi. Dalam kesehariannya, sang ibu bekerja di salah satu dapur SPPG, sedangkan ayahnya bekerja sebagai buruh harian lepas “Disini kami upayakan untuk kesejahteraan keluarga dengan mengintervensi jaminan kesehatan maupun kebutuhan dasar warga yang dikunjungi guna dapat meringankan beban keluarganya untuk menghadapi keterbatasan ekonomi yang dialaminya.” Ucap Kepala Dinas Sosial P3A Sebagai bagian upaya memastikan data dan kondisi warga, juga dilaksanakan sanggahan Perlinsos yang difasilitasi oleh SDM PKH. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi proses pemutakhiran data secara lebih akurat sesuai kondisi di lapangan #Dinsos_Hadir-GCT #Bulelengerabaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 29 September 2026 |
| Isi Agenda | : | Perkuat Pelayanan Perlinsos Melalui Kunjungan Langsung warga belum beruntung #Dinsos_Hadir GCT Singaraja, 29 September 2026 Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan perhatian kepada warga Pemerlu Atensi Sosial melalui kunjungan langsung ke masyarakat. Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., secara langsung mengunjungi warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan sosial di Banjar Dinas Celuk Buluh, Desa Kalibukbuk. Dalam kunjungan tersebut, Dinsos PPPA Buleleng memberikan atensi kepada warga dengan gangguan jiwa (ODGJ), Gede Mahardika (39 tahun), untuk melihat secara langsung kondisi serta kebutuhan yang bersangkutan. Selanjutnya, kunjungan dilakukan kepada warga penyandang disabilitas netra, Putu Sujana (49 tahun), asal Desa Kalibukbuk. Dalam kunjungan tersebut dilakukan pendataan dan komunikasi bersama keluarga terkait kondisi sosial serta kebutuhan sehari-hari yang diperlukan. Selain memberikan atensi, Dinsos PPPA Buleleng juga melaksanakan pelayanan Perlinsos sebagai bagian dari pemutakhiran data sosial masyarakat, sehingga kondisi warga dapat tercatat sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Sebagai bentuk intervensi sosial, Dinsos P3A Kabupaten Buleleng turut menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada warga yang dikunjungi untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari serta meringankan beban keluarga. Kadis Sosial P3A Buleleng, I Putu Kariaman Putra, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan warga Pemerlu Atensi Sosial tidak terlewatkan dalam pelayanan sosial. Melalui kunjungan langsung, pendataan Perlinsos, dan pemberian intervensi sesuai kebutuhan, Dinsos PPPA Buleleng terus berupaya menghadirkan pelayanan sosial yang responsif, tepat sasaran, danmenyentuh langsung |
| Tanggal Agenda | : | 25 September 2026 |
| Isi Agenda | : | Terlantar di buleleng puri handayani difasilitasi pemulangannya ke jember #Dinsos_Hadir GCT Singaraja, 25 September 2026 Puri Handayani (36), asal Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, akhirnya dipulangkan ke kampung halamannya setelah lebih dari enam tahun tinggal di Buleleng dalam kondisi sakit dan sebatang kara. Puri sempat menikah selama tiga tahun dan dikaruniai seorang anak perempuan yang kini berusia 5 tahun. Namun, sekitar tiga tahun lalu ia bercerai dan tetap tinggal di Buleleng. Selama dua tahun terakhir, Puri tinggal di kos milik Made Adi Atni di wilayah Anturan. Setelah mengalami stroke ringan sekitar satu tahun lalu, Puri mengalami kesulitan berbicara dan tidak lagi mampu bekerja. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan memenuhi kebutuhan hidup dan membayar biaya kos. Selama ini, kebutuhan makan dan minumnya banyak dibantu oleh ibu kos serta tetangga sekitar. Menindaklanjuti laporan dari pihak desa, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., turun langsung ke tempat tinggal Puri di Anturan untuk melihat kondisi dan melakukan asesmen. Dari hasil asesmen dan komunikasi yang dilakukan, Puri bersedia untuk dipulangkan ke daerah asal sebagai solusi karena kondisinya sedang sakit dan tidak memiliki keluarga yang mendampingi di Buleleng. Selanjutnya, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Bali untuk memfasilitasi proses pemulangan Puri ke Kabupaten Jember. Hari ini, Puri dipulangkan ke kampung halamannya dengan harapan dapat kembali berkumpul bersama keluarga serta memperoleh perawatan dan dukungan yang dibutuhkan. Kepedulian masyarakat dan pemerintah menjadi jalan bagi Puri untuk kembali pulang, setelah menjalani masa sulit seorang diri di perantauan. #DinsosHadir_GCT #Bulelengerabaru #Bulelengpaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 24 September 2026 |
| Isi Agenda | : | 22 Tahun Alami Lumpuh, Dinsos P3A Buleleng Upayakan Kesejahteraan Keluarga Buleleng, 24 September 2026 Perhatian serius terhadap data kemiskinan yang akurat kembali ditunjukkan Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng. Kepala Dinas Sosial P3A Buleleng, I Putu Kariaman Putra, turun langsung ke kediaman Kadek Taman, warga yang sudah 22 tahun mengalami lumpuh di Banjar Dinas Melaka, Desa Kayuputih, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Kadek Taman sebelumnya sempat terdata dalam Desil 6 pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Padahal kondisi riil di lapangan sangat memprihatinkan. Ia hidup dalam keterbatasan ekonomi dan berjuang melawan sakit lumpuh menahun. Melihat ketidaksesuaian data tersebut, Dinas Sosial P3A Buleleng bersama Pemerintah Desa Kayuputih bergerak cepat melakukan verifikasi dan validasi faktual di lapangan. Hasilnya, setelah dilakukan asesmen dan pembaruan data, status desil Kadek Taman kini telah resmi diturunkan dari Desil 6 menjadi Desil 1, sebagai warga belum beruntung yang menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial. Rumah yang ditempati Kadek Taman saat ini pun merupakan bantuan CSR Program Rumah Layak Huni yang dibangun di atas lahan milik desa, sebagai wujud gotong royong pemerintah dan pihak ketiga dalam membantu warga kurang mampu. Kadis Sosial P3A Buleleng, I Putu Kariaman Putra menegaskan, pembenahan data adalah kunci agar bantuan tepat sasaran. "Kami temukan di lapangan Ibu Kadek Taman ini sebelumnya terdata Desil 6, padahal kondisi beliau sangat memprihatinkan, sudah 22 tahun lumpuh dan hidup dalam keterbatasan. Ini tidak boleh terjadi. Setelah kami lakukan verifikasi faktual bersama Desa, kami lakukan penurunan desil hingga menjadi Desil 1. Sekarang beliau sudah masuk desil 1 dan ini akan membuka akses bantuan yang lebih luas," tegas Kariaman Putra. Menurutnya, setelah perubahan desil ini, pihaknya akan segera mengupayakan kesejahteraan keluarga. "Dengan Desil 1 ini, kami akan upayakan intervensi kesejahteraan keluarga secara komprehensif. Kami pastikan KIS nya aktif untuk penanganan kesehatannya, serta kami intervensi bantuan permakanan, sembako, dan kami usulkan masuk dalam program bansos reguler dan bantuan disabilitas. Rumahnya sudah layak dari CSR di atas lahan desa, sekarang kesejahteraannya yang kami kejar," imbuhnya. Kadek Taman pun tak kuasa menahan haru atas perhatian pemerintah melalui Dinsos P3A Buleleng, tak henti ia mengucap Syukur dan terimaksih atas kunjungan kadis kariaman ke rumahnya. Ia berharap ada jalan untuk kesembuhan dan kesejahteraan keluarga nya. Langkah cepat Dinsos P3A Buleleng ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mewujudkan data kemiskinan yang akurat, berkeadilan, dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam program perlindungan sosial. #DinsosHadir_GCT #DinsosP3A #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 23 September 2026 |
| Isi Agenda | : | Jual Rumah Demi Obati Istri Dan Anak, Dinsos Hadir Untuk Harapan Baru #Dinsos_HadirGCT Singaraja | Rabu, 23 September 2026 Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, turun langsung melakukan kunjungan sosial ke rumah Kadek Nariasa, warga kurang beruntung asal Banjar Dinas Kanginan, Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Buleleng. Kunjungan tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan bahwa keluarga tersebut hidup dalam kondisi memprihatinkan. Kadek Nariasa tercatat berada pada Desil 5 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan selama ini berjuang merawat istri dan anaknya yang sakit di tengah keterbatasan ekonomi. Diketahui, istri Kadek Nariasa telah menderita sakit saraf kejepit selama 9 tahun terakhir dan tidak bisa beraktivitas normal. Sementara anaknya mengalami kondisi gizi buruk yang membutuhkan perawatan intensif. Akibat himpitan ekonomi dan besarnya biaya pengobatan, Kadek Nariasa terpaksa menjual seluruh harta bendanya, termasuk rumah tempat tinggalnya. Kini, ia bersama istri dan anaknya terpaksa menumpang tinggal di sebuah rumah sederhana yang berdiri di atas lahan milik seorang teman di Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan. "Kami hadir langsung untuk melihat kondisi Bapak Kadek Nariasa. Kondisi beliau sangat memprihatinkan. Istri sakit saraf kejepit 9 tahun, anak gizi buruk, dan rumah pun sudah dijual untuk biaya berobat. Saat ini mereka tinggal di lahan milik teman di Bungkulan. Ini menjadi atensi serius kami," ujar Kariaman Putra di sela kunjungan. Pihaknya menegaskan, Dinsos PPPA Buleleng akan segera melakukan koordinasi lintas sektor untuk penanganan keluarga Kadek Nariasa. " Langkah awal kami akan melakukan pendalaman DTSEN-nya, agar desilnya bisa disesuaikan dengan kondisi riil. Kami juga akan koordinasikan dengan Dinas Kesehatan untuk penanganan medis istri dan anaknya, serta dengan pihak desa dan kecamatan untuk bantuan tempat tinggal layak, apakah bisa diintervensi melalui bedah rumah atau bantuan lainnya," jelasnya. Kadissos Kariaman Putra juga mengajak masyarakat untuk bergotong-royong dan melaporkan warga yang membutuhkan di sekitarnya agar tidak ada warga Buleleng yang luput dari perhatian pemerintah. Dikonfirmasi terpisah, Perangkat Desa Menyali membenarkan kondisi Kadek Nariasa merupakan warganya yang sebelumnya tinggal di Banjar Dinas Kanginan, namun karna rumah yang sebelumnya ditempati telah dijual dan terlebih setelah satahun terakhir yang bersangkutan tinggal di Desa Bungkulan, pihak desa pun kesulitan untuk mengetahui kondisi keluarga Kadek Nariasa. lebih lanjut Ia mengucapkan terimakasih atas atensi dan hadirnya Kadis Kariaman terhadap warganya. Sementara itu, Kadek Nariasa dengan mata berkaca-kaca mengucapkan terima kasih atas perhatian dari pemerintah Kabupaten Buleleng."Terima kasih banyak Bapak Kadis sudah mau datang melihat kami. Tiang sudah bingung, rumah sudah tidak punya, semua sudah terjual untuk berobat. Harapan tiang istri dan anak tiang bisa sembuh," ucapnya lirih. Kisah Kadek Nariasa menjadi potret nyata ketabahan seorang kepala keluarga yang tetap bertahan merawat keluarganya di tengah keterbatasan. Kehadiran pemerintah diharapkan mampu menjadi titik balik bagi keluarga tersebut untuk bangkit dari keterpurukan. Tak berhenti disitu, setelah memberikan semangat dan dukungan moril untuk Kadek Nariasa dan keluarga, Kadissos Kariaman Putra melanjutkan kunjungan ke Desa Anturan ke kost sederhana yang ditempati Furi Handayani Perempuan (36 tahun) asal Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur yang kini alami sakit kronis tanpa keluarga. Sehari-hari Furi Handayani dibantu dan dirawat oleh tetangga kost yang merasa kasihan akan kondisinya. Selanjutnya Dinsos PPPA akan fasilitasi pengembalian Yang bersangkutan ke daerah asalnya. #DinsosHadir_GCT #Bulelengerabaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |