| Tanggal Agenda | : | 14 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Grebeg Perlinsos Di Kecamatan Banjar DinsosHadir_GCT Singaraja, 15 Juli 2026 Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., terus mengawal pelaksanaan Grebeg Perlinsos sebagai bagian dari percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng. Setelah menyasar sejumlah kecamatan, kegiatan kini berlanjut di Desa se-Kecamatan Banjar sebagai upaya mempercepat pemutakhiran data kesejahteraan sosial melalui verifikasi dan validasi data masyarakat secara langsung di lapangan. Pelaksanaan Grebeg Perlinsos di Kecamatan Banjar melibatkan pemerintah desa, Pendamping PKH, SDM Dinas Sosial selaku Agen Perlinsos, serta berbagai unsur terkait yang secara bersama-sama memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk melakukan pengecekan, pemutakhiran, dan verifikasi data sehingga informasi yang tersimpan dalam sistem benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Mewakili pemerintah desa di Kecamatan Banjar, para Perbekel menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng atas pelaksanaan Grebeg Perlinsos yang dinilai sangat membantu desa dalam memperoleh data masyarakat yang lebih valid dan akurat. Para Perbekel berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga proses penyaluran bantuan sosial ke depan semakin tepat sasaran dan mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Gerebeg Perlinsos yang terus digencarkan oleh Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng. Menurutnya, percepatan digitalisasi bantuan sosial merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mewujudkan tata kelola perlindungan sosial yang lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran. "Saya mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Dinas Sosial P3A, pemerintah desa, pendamping PKH, Agen Perlinsos, serta seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan Gerebeg Perlinsos. Melalui pemutakhiran data secara langsung di lapangan, kita berharap tidak ada lagi masyarakat yang berhak namun belum terdata, sehingga seluruh program bantuan sosial benar-benar dapat diterima oleh warga yang membutuhkan. Mari kita jaga semangat kolaborasi ini demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buleleng," ujar Wakil Bupati Buleleng. Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini sangat tinggi. Sebanyak 2.851 warga hadir, dikunjungi, dan berhasil didaftarkan dalam proses percepatan digitalisasi bantuan sosial. Berdasarkan hasil verifikasi sementara, 714 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 590 orang berpotensi layak menerima BPNT namun tidak layak PKH, 688 orang dinyatakan tidak layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, maupun terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sedangkan 859 orang masih menunggu proses verifikasi lanjutan. Adapun progres percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial per hari ini sejumlah 39.912 orang atau 14,82 % dari cakupan sasaran 269.323 KK se Kabupaten Buleleng Salah seorang warga yang mengikuti proses registrasi juga menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap program Grebeg Perlinsos terus dilaksanakan karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memastikan data mereka sudah benar, sehingga apabila memenuhi persyaratan dapat memperoleh bantuan sosial sesuai ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan Grebeg Perlinsos dilaksanakan di 17 desa di Kecamatan Banjar, yaitu Desa Banjar, Banjar Tegeha, Banyuseri, Cempaga, Dencarik, Gesing, Gobleg, Kaliasem, Kayuputih, Munduk, Pedawa, Sidetapa, Tampekan, Tigawasa, Tirtasari, Temukus, dan Desa Banyuatis. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pendamping sosial, Agen Perlinsos, dan masyarakat, diharapkan terwujud data kesejahteraan sosial yang semakin berkualitas sebagai dasar penyaluran bantuan sosial yang adil, transparan, dan tepat sasaran bagi seluruh masyarakat Kabupaten Buleleng. |
| Tanggal Agenda | : | 14 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Buleleng Percepat Digitalisasi Bansos #DinsosHadir_GCT Singaraja, 14 Juli 2026 Pemerintah Kabupaten Buleleng terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat transformasi pelayanan publik melalui digitalisasi bantuan sosial. Menindaklanjuti Surat Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/1879/DinsosP3A/VII/2026 tentang Percepatan Digitalisasi Bansos, dilaksanakan Zoom Meeting Percepatan Perluasan Digitalisasi Bantuan Sosial yang diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng, serta seluruh Camat se-Kabupaten Buleleng. Kegiatan dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Buleleng Putu Ariadi Pribadi, S.Stp, M.A.P. , Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Made Juartawan, S.STP, MM, serta Kepala Bidang Perlindungan, Jaminan Sosial dan Penanganan Bencana (Linjamsos) Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, Yayan Sutrisna, S.Sos. Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Drs. Gede Suyasa, M. Pd, menegaskan bahwa percepatan digitalisasi bantuan sosial merupakan program strategis yang memerlukan dukungan penuh dari seluruh perangkat daerah. Menurutnya, keberhasilan digitalisasi tidak hanya bergantung pada Dinas Sosial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor agar data sosial masyarakat menjadi semakin akurat, terpadu, dan mampu mendukung penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran. Sekda juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh OPD, kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta Disdukcapil dalam mempercepat pemutakhiran data masyarakat melalui Portal Perlinsos. Dengan data yang valid dan terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Buleleng diharapkan mampu menghadirkan sistem perlindungan sosial yang lebih efektif, transparan, dan berkeadilan. Pada kesempatan tersebut, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng memaparkan perkembangan pelaksanaan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial yang telah dilaksanakan melalui kegiatan Grebeg Perlinsos di sejumlah kecamatan. Disampaikan bahwa sasaran digitalisasi bukan hanya masyarakat penerima bantuan sosial, tetapi seluruh warga Kabupaten Buleleng dapat melakukan pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK) melalui Portal Perlinsos sebagai upaya pemutakhiran data sosial secara menyeluruh. Melalui forum ini, seluruh peserta juga mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai kendala serta langkah-langkah percepatan pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial di lapangan. Berbagai masukan dari OPD dan para camat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan langkah dalam menyukseskan program tersebut. Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap seluruh perangkat daerah dapat semakin memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam mendukung percepatan digitalisasi bantuan sosial. Dengan kerja sama yang solid, Buleleng optimis mampu mewujudkan basis data sosial yang lebih akurat, terpadu, dan menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan perlindungan sosial yang tepat sasaran bagi seluruh masyarakat. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 13 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | GREBEG PERLINSOS DI KECAMATAN BUSUNGBIU #DinsosHadir_GCT Singaraja, 13 Juli 2026 Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., didampingi Kepala Bidang Perlindungan, Jaminan Sosial, dan Penanganan Fakir Miskin Yayan Sutrisna, S.Sos., meninjau secara langsung pelaksanaan Grebeg Perlinsos dalam rangka Uji Coba Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial di Kecamatan Busungbiu pada Senin, 13 Juli 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan registrasi, verifikasi, dan validasi data masyarakat berjalan dengan baik sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang semakin tepat sasaran. Dalam arahannya kepada seluruh petugas, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, menyampaikan bahwa digitalisasi bantuan sosial merupakan langkah strategis untuk menghasilkan data kesejahteraan sosial yang lebih akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan program ini memerlukan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Pendamping Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Desa, Agen Perlinsos, hingga masyarakat yang menjadi sasaran pendataan. Selama peninjauan, I Putu Kariaman Putra mengunjungi beberapa lokasi pelaksanaan di desa-desa wilayah Kecamatan Busungbiu. Beliau berdialog dengan aparatur desa, para pendamping sosial, Agen Perlinsos, serta masyarakat yang mengikuti proses registrasi. Selain memastikan pelayanan berjalan lancar, peninjauan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap berbagai masukan dari petugas lapangan guna penyempurnaan pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial ke depannya. Pelaksanaan kegiatan merupakan tindak lanjut Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/1811/DinsosP3A/VII/2026 tanggal 8 Juli 2026 tentang Uji Coba Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial. Uji coba dilaksanakan di 15 desa di wilayah Kecamatan Busungbiu dengan melibatkan seluruh unsur pemerintah desa, Pendamping PKH, Pendamping PPKS Desa, Agen Perlinsos, serta jajaran Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Sebanyak 1.788 warga hadir, dikunjungi, dan berhasil didaftarkan dalam proses digitalisasi bantuan sosial. Seluruh proses pendataan dilakukan melalui verifikasi dan validasi data secara langsung guna memperoleh data yang sesuai dengan kondisi riil masyarakat. Berdasarkan hasil sementara pelaksanaan kegiatan, sebanyak 504 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 338 orang berpotensi layak menerima BPNT namun tidak layak PKH, 741 orang dinyatakan tidak layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, maupun terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sementara itu, 205 orang masih menunggu proses verifikasi lanjutan sebelum ditetapkan status kelayakannya. Seluruh Perbekel di Kecamatan Busungbiu, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng atas pelaksanaan Gerebeg Perlinsos yang telah memberikan pendampingan langsung kepada masyarakat dalam proses pemutakhiran data kesejahteraan sosial. Para Perbekel berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menciptakan data penerima bantuan sosial yang semakin valid dan akurat. Pemerintah desa juga menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng dalam mendukung digitalisasi perlindungan sosial demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui pelaksanaan Gerebeg Perlinsos di Kecamatan Busungbiu, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis digital yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan transformasi digital ini mampu menghadirkan pelayanan sosial yang semakin efektif serta memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 13 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial #DinsosHadir_GCT Singaraja, 13 Juli 2026 Dalam rangka mempercepat implementasi Program Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) di Kabupaten Buleleng, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (13/7/2026). Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Yayan Sutrisna, S.Sos., beserta staf yang membidangi pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial. Rapat diikuti oleh seluruh Perbekel/Lurah se-Kabupaten Buleleng, serta melibatkan lintas sektor, yakni Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng beserta koordinator wilayah kecamatan, guru dan tenaga pendidik, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng yang menghadirkan kepala rumah sakit, kepala puskesmas, dan tenaga kesehatan. Pelibatan berbagai unsur ini merupakan bentuk sinergi dalam mendukung percepatan pendataan dan implementasi program digitalisasi bantuan sosial di Kabupaten Buleleng. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng menyampaikan bahwa digitalisasi bantuan sosial merupakan langkah strategis untuk mewujudkan sistem perlindungan sosial yang lebih modern, akurat, transparan, dan tepat sasaran. Keberhasilan program ini membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, hingga sektor pendidikan dan kesehatan yang memiliki peran penting dalam memberikan informasi serta pendampingan kepada masyarakat. Dalam arahannya, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, menegaskan bahwa sasaran Program Digitalisasi Bantuan Sosial bukan hanya masyarakat penerima bantuan sosial (KPM), melainkan seluruh masyarakat Kabupaten Buleleng. Setiap warga didorong untuk didaftarkan ke Portal Perlinsos guna dilakukan pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK), sehingga seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengetahui status kelayakan terhadap program perlindungan sosial berdasarkan data yang valid dan terintegrasi. Lebih lanjut disampaikan bahwa Agen Perlinsos dapat melakukan pendaftaran masyarakat di luar jam kerja sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, diharapkan seluruh warga Kabupaten Buleleng dapat segera terdaftar pada Portal Perlinsos sehingga proses validasi data sosial dapat diselesaikan lebih cepat. Pada kesempatan tersebut juga disampaikan evaluasi pelaksanaan uji coba digitalisasi bansos yang telah dilaksanakan di sejumlah kecamatan, sekaligus membahas strategi percepatan pelaksanaan di seluruh wilayah Kabupaten Buleleng. Kepala Bidang Linjamsos bersama tim memberikan penjelasan mengenai tahapan pelaksanaan, mekanisme pendampingan masyarakat, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh setiap instansi agar proses pendataan berjalan optimal. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab secara interaktif melalui Zoom Meeting. Para peserta dari pemerintah desa dan kelurahan, sektor pendidikan, serta sektor kesehatan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai pertanyaan, kendala, dan masukan terkait pelaksanaan pendataan di lapangan. Seluruh pertanyaan dijawab secara langsung oleh Kepala Dinas, Kepala Bidang Linjamsos, dan tim teknis, sehingga diharapkan terdapat kesamaan pemahaman dalam pelaksanaan Program Digitalisasi Bantuan Sosial di seluruh wilayah Kabupaten Buleleng. Pada akhir rapat, Kepala Dinas kembali menegaskan bahwa setiap kegiatan Digitalisasi Perlinsos yang dilaksanakan di lapangan wajib didokumentasikan dan dilaporkan hasilnya secara berkala sebagai bahan monitoring dan evaluasi. Laporan tersebut menjadi dasar untuk mengukur capaian setiap desa, kelurahan, maupun instansi yang terlibat, sehingga target percepatan digitalisasi bantuan sosial dapat tercapai sesuai rencana. Melalui sinergi pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, sektor pendidikan, sektor kesehatan, serta Agen Perlinsos, Pemerintah Kabupaten Buleleng optimistis Program Digitalisasi Bantuan Sosial dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi seluruh masyarakat Kabupaten Buleleng. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 13 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Atensi Kasus Kekerasan terhadap Anak Singaraja, 13 Juli 2026 Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., MM menindaklanjuti informasi kasus kekerasan terhadap anak di Desa Wanagiri didampingi perangkat desa setempat. Made Suparanton selaku Perbekel Desa Wanagiri didampingi Ketut Suwena selaku Kadus Asah Panji menjelaskan bahwa salah satu warganya yang berinisal 'KS' yang viral karena adanya video yang berisi indikasi kekerasan kepada anaknya yang berinisial 'S'. Perbekel Desa Wanagiri menjelaskan berdasarkan hasil klarifikasi bahwa tidak ada unsur kekerasan di dalam video tersebut. 'S' selaku korban di dalam video mengklarifikasi bahwa kondisi ini terjadi karena ia sempat membantah ayahnya, lalu ayahnya menjadi emosi. Kepala Dinas Sosial P3A hadir untuk mengklarifikasi kebenaran dari kasus kekerasan tersebut dan memastikan kondisi psikologis serta fisik dari 'S' beserta adik-adiknya. S saat ini sedang bersekolah di SMK dan memiliki kakak perempuan yang saat ini bekerja di luar negeri. S juga memiliki dua orang adik yang sedang bersekolah di jenjang SD dan SMP. S bersama adik-adiknya yang masih bersekolah diasuh dengan baik serta turut dibantu pemenuhan biaya hidupnya oleh kakeknya. I Putu Kariaman Putra, S.Sos., MM juga memastikan bahwa anak-anak tersebut telah mendapatkan pengasuhan alternatif yang optimal dan layak dari pihak keluarga orang tuanya. Melalui atensi ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng menunjukkan upaya untuk menjamin perlindungan jaminan sosial termasuk bagi anak-anak dari kekerasan. Sinergi dengan perangkat desa setempat akan terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan keberlanjutan pemenuhan hak anak-anak tersebut. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #Bulelengpaten |
| Tanggal Agenda | : | 12 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Percepatan Perluasan Digitalisasi Bansos di Pengajian Al-Ikhlas Seririt Singaraja, 12 Juli 2026 #DinsosHadir_GCT Sebagai upaya memastikan bantuan sosial tersalurkan dengan tepat sasaran, transparan, dan efisien, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., MM melaksanakan kegiatan Percepatan Perluasan Digitalisasi Bansos, Minggu (12/7) di Pengajian Al-Ikhlas, Kecamatan Seririt. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran SDM Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Seririt. Dalam arahannya, Kepala Dinsos PPPA Buleleng menekankan pentingnya transisi menuju sistem digital dalam penyaluran bansos. Langkah ini diambil untuk meminimalisir kendala di lapangan sekaligus memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat dalam mengecek status kelayakan dan menerima hak-hak mereka secara langsung, aman, dan akuntabel. Sinergi antara pemerintah daerah dan pendamping PKH di lapangan diharapkan dapat mempercepat proses edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan teknologi digital dalam pengelolaan bansos. Hal ini menjadi komitmen Dinsos PPPA Buleleng dalam mendukung program pemerintah pusat guna mewujudkan tata kelola bantuan sosial yang lebih modern dan inklusif. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan antusiasme positif dari warga yang hadir, sebagai bentuk dukungan terhadap modernisasi layanan sosial di Kabupaten Buleleng. #Bulelengerabaru #Bulelengpaten #DinsosHadir_GCT #DigitalisasiBansos |
| Tanggal Agenda | : | 10 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Grebeg Digitalisasi Bantuan Sosial Menjangkau Warga Banyuasri dan Desa Bubunan #DinsosHadir_GCT Singaraja, 10 Juli 2026 Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng terus melanjutkan pelaksanaan Grebeg Perlinsos dalam rangka mendukung program Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) di Kabupaten Buleleng. Kegiatan pada Jumat, 10 Juli 2026 dilaksanakan di Pelataran Masjid Al Mujahidin, Jalan Jalak Putih, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng, serta di Desa Bubunan, Kecamatan Seririt. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/1813/DinsosP3A/VII/2026 tanggal 9 Juli 2026 tentang Pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk melakukan pengecekan dan verifikasi data secara langsung guna memastikan ketepatan sasaran penerima bantuan sosial. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa pelaksanaan Grebeg Perlinsos merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mewujudkan tata kelola bantuan sosial yang semakin akurat, transparan, dan tepat sasaran melalui pemanfaatan sistem digital. Salah seorang warga peserta kegiatan menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Grebeg Perlinsos dan Digitalisasi Bantuan Sosial yang dinilai memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengetahui status kepesertaan bantuan sosial. "Kegiatan ini sangat membantu kami karena proses pengecekan data dilakukan secara langsung dan petugas juga memberikan penjelasan dengan baik. Kami jadi mengetahui status bantuan sosial yang kami terima maupun alasan jika belum memenuhi syarat. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar data masyarakat selalu diperbarui dan bantuan sosial benar-benar diberikan kepada warga yang berhak," ungkap salah seorang warga peserta kegiatan. Pada pelaksanaan hari ini, sebanyak 428 warga mengikuti proses digitalisasi dan verifikasi data bantuan sosial. Berdasarkan hasil sementara, 15 orang berpotensi layak menerima PKH dan BPNT, 67 orang berpotensi layak menerima BPNT namun tidak layak PKH, 324 orang dinyatakan tidak layak menerima PKH maupun BPNT karena memiliki kendaraan roda empat dan berada pada desil yang tinggi, serta 22 orang masih menunggu proses verifikasi lebih lanjut. Melalui kegiatan Grebeg Perlinsos yang terus dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah Kabupaten Buleleng, diharapkan proses pemutakhiran data sosial dapat berjalan optimal sehingga penyaluran bantuan sosial ke depan benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria dan membutuhkan. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 09 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Penguatan Dan Gerebeg Perlinsos Di Kecamatan Sawan #DinsosHadir_GCT Singaraja, 9 Juli 2026 Dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng terus memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus mengintensifkan pelaksanaan Grebeg Perlinsos di lapangan. Upaya tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, dan berbasis data yang akurat. Bertempat di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Kamis (9/7), dilaksanakan Rapat Koordinasi Penguatan Informasi Pelaksanaan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial yang dihadiri oleh Drs. Gede Suyasa, M. Pd selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Asisten I dan Asisten II Setda Kabupaten Buleleng, para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Badan, Staf Ahli Bupati, para Camat se-Kabupaten Buleleng, serta stakeholder terkait. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Yayan Sutrisna, S.Sos. beserta jajaran turut hadir sebagai leading sector pelaksanaan program tersebut. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, menyampaikan bahwa keberhasilan digitalisasi bantuan sosial membutuhkan kolaborasi seluruh perangkat daerah hingga pemerintah desa dan kelurahan. Beliau mengajak seluruh stakeholder untuk memperkuat koordinasi, mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat, serta memberikan pendampingan kepada warga agar proses pendataan berjalan optimal sehingga bantuan sosial dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M. Pd, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk berperan aktif menyukseskan percepatan digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos). Menurutnya, Kabupaten Buleleng telah ditetapkan sebagai salah satu daerah piloting project Digitalisasi Perlinsos di Provinsi Bali. Oleh karena itu, seluruh kepala keluarga (KK) di Kabupaten Buleleng ditargetkan telah terdata dalam sistem Digitalisasi Perlinsos paling lambat 31 Juli 2026, sehingga diperlukan dukungan dan komitmen seluruh perangkat daerah untuk memastikan target tersebut dapat tercapai. Sebagai tindak lanjut dari penguatan informasi tersebut, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng pada hari yang sama melaksanakan Gerebeg Perlinsos di Kecamatan Sawan. Kegiatan uji coba dilaksanakan di 13 desa/kelurahan, yaitu Desa Bungkulan, Giri Emas, Jagaraga, Kerobokan, Lemukih, Menyali, Sangsit, Sawan, Sekumpul, Sinabun, Suwug, Galungan, dan Kelurahan Sawan. Sementara itu, Desa Bebetin belum mengikuti pelaksanaan kegiatan karena menyesuaikan jadwal yang telah ditetapkan. Sebanyak 1.828 warga hadir dan berhasil didaftarkan dalam proses digitalisasi bantuan sosial. Seluruh tahapan registrasi dan verifikasi didampingi oleh Agen Perlinsos bersama Pendamping PKH sehingga pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib, lancar, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pemutakhiran data. Berdasarkan hasil sementara pelaksanaan uji coba di Kecamatan Sawan, sebanyak 344 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 455 orang berpotensi layak menerima BPNT namun tidak layak PKH, 422 orang dinyatakan tidak layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, maupun terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sementara itu, 607 orang masih menunggu proses verifikasi lanjutan guna memastikan kesesuaian data dengan kondisi riil di lapangan. Melalui rangkaian kegiatan penguatan informasi dan pelaksanaan Grebeg Perlinsos di Kecamatan Sawan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital perlindungan sosial. Diharapkan, dengan sinergi seluruh stakeholder serta partisipasi aktif masyarakat, data penerima bantuan sosial akan semakin valid sehingga penyaluran bantuan sosial dari Kementerian Sosial RI dapat terlaksana secara tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |