(0362)21248
dinassosialbuleleng@gmail.com
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak
Agenda Dinsospppa
Tanggal Agenda : 23 Februari 2026
Isi Agenda : Penguatan DTSEN “Efisiensi KIS PBI APBD dan Transparansi Bantuan Sosial” Singaraja, Senin 23 Pebruari 2026 Pada apel pagi yang dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial P3A, disampaikan pentingnya penguatan DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional) sebagai fondasi utama dalam mewujudkan bantuan sosial yang tepat sasaran. Dalam arahannya, Kepala Dinas Sosial P3A I Putu Kariaman Putra,S.Sos,MM juga menekankan pentingnya efisiensi program KIS PBI APBD agar anggaran daerah dapat dimanfaatkan secara optimal dan benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan data yang valid dan terverifikasi melalui DTSEN, pembiayaan jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu dapat lebih terukur, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat, Dinsos P3A Buleleng terus berupaya dan akan melaksanakan launching mobil pelayanan DTSEN. Kehadiran mobil pelayanan ini diharapkan mampu mempercepat proses verifikasi, pembaruan data, serta memberikan kemudahan akses layanan sosial hingga ke desa-desa maupun kelurahan. Momentum ini juga akan diperkuat dengan penandaan rumah warga penerima bantuan sosial secara simbolis oleh Bapak Bupati Buleleng dan Wakil Bupati Buleleng. Langkah ini menjadi wujud nyata transparansi pemerintah daerah dalam memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh keluarga yang berhak, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, perangkat desa, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan pelaksanaan DTSEN semakin memperkuat tata kelola bantuan sosial yang akuntabel, efisien, dan berkeadilan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buleleng. #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 23 Februari 2026
Isi Agenda : Kunker Pimpinan DPRD Karangasem: Mencari Solusi atas Dampak Penghentian PBI Singaraja,Senin 23 Pebruari 2026 Kunjungan kerja Pimpinan DPRD Karangasem ke Dinas Sosial P3A berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Dinas Sosial P3A I Putu Kariaman Putra,S.Sos,MM di ruang rapat dinas untuk membahas isu strategis terkait peran Pemerintah Daerah dalam menghadapi kendala layanan kesehatan akibat penghentian Bantuan Iuran (PBI). Dalam pertemuan tersebut, berbagai tantangan di lapangan menjadi fokus diskusi, terutama dampak penghentian PBI terhadap masyarakat kurang mampu yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima bantuan iuran jaminan kesehatan. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan hambatan akses layanan kesehatan jika tidak segera diantisipasi melalui langkah-langkah kebijakan yang tepat. Putu Kariaman memaparkan upaya yang telah dan akan dilakukan pemerintah daerah, mulai dari pemutakhiran data penerima manfaat, koordinasi lintas sektor, hingga optimalisasi skema pembiayaan melalui KIS PBI APBD bagi warga yang benar-benar memenuhi kriteria. Penekanan diberikan pada pentingnya akurasi data sebagai dasar pengambilan keputusan, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kemampuan fiskal daerah. I Wayan Suastika,ST selaku Ketua DPRD Kab.Karangasem dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmen lembaganya untuk terus mengawal kebijakan anggaran dan memastikan hak masyarakat terhadap layanan kesehatan tetap terpenuhi. Sinergi antara legislatif dan eksekutif dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program jaminan kesehatan di tengah dinamika kebijakan pusat. Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan langkah konkret dalam memperkuat peran pemerintah daerah, sehingga masyarakat tetap mendapatkan perlindungan dan akses layanan kesehatan yang layak, meskipun dihadapkan pada tantangan penghentian bantuan iuran PBI. #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 22 Februari 2026
Isi Agenda : Safari Ramadhan 1447 H/2026 Perkuat Silaturahmi Umat di Tejakula #DinsosHadirGCT Singaraja, 22 Februari 2026 Kadis Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra S. Sos, MM, hadir mendampingi Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna dalam pelaksanaan Safari Ramadhan 1447 H/2026 Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Buleleng bertempat di Masjid Al-Ihsan Desa Tembok Kec.Tejakula dan dilanjutkan di Masjid Mamba’ul Huda jalan raya Air Sanih untuk berbuka puasa Kegiatan dihadiri oleh Jajaran Forkopimda Buleleng, Kepala Kementerian Agama Buleleng, Perwakilan Pengadilan Negeri Buleleng, Ketua Baznas dan FKUB Buleleng, Kepala OPD terkait, Camat Tejakula, Camat Kubutambahan, Perbekel Desa Tembok dan masyarakat setempat Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra menegaskan kegiatan yang rutin dilaksanakan pada tiap bulan Ramadhan bertujuan untuk memperkuat tali silaturahmi dan kepedulian sosial kepada masyarakat kurang mampu, agar kedepan pelaksanaan bulan suci ramadhan bisa berjalan lancar. Dalam kesempatan tersebut, rombongan melaksanakan silaturahmi dengan pengurus masjid dan masyarakat, sekaligus menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah kepada umat Muslim dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Dilanjutkan penyerahan secara simbolis paket sembako sejumlah 100 paket di 2 lokasi oleh Bupati Buleleng bersama Wakil Bupati Buleleng dan Forkompida, bantuan diberikan kepada warga kurang beruntung   Safari Ramadan dilaksanakan dari tanggal 22 Februari s/d 6 Maret sesuai jadwal yang sudah ditentukan di 9 Masjid yang berbeda Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh rombongan bersama masyarakat melaksanakan buka puasa bersama yang bertempat di belakang Kompi C Tejakula. Momentum ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Buleleng yang harmonis dan sejahtera. Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta meningkatkan kepedulian sosial dalam mewujudkan kesejahteraan bersama, khususnya di bulan suci yang penuh berkah ini. #DinsosHadirGCT #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 13 Februari 2026
Isi Agenda : Dinsos P3A dan PT Mahasurya Gelar Senam Sehat Perkuat Sinergi dan Kebugaran Pegawai Singaraja, Jumat 13 Pebruari 2026 Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menggelar kegiatan Senam Sehat Bersama sebagai wujud komitmen dalam menjaga kesehatan dan kebugaran para pegawai. Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi antara Dinsos P3A dan PT Mahasurya, yang turut mendukung terselenggaranya acara dengan menghadirkan salah satu instruktur senam terbaiknya. Senam sehat bersama ini diikuti oleh seluruh SDM Dinsos P3A, baik yang bertugas di kantor induk maupun di berbagai UPTD. Dengan penuh semangat dan kebersamaan, para peserta mengikuti setiap gerakan yang dipandu secara energik dan interaktif oleh instruktur dari PT Mahasurya. Iringan musik yang dinamis semakin menambah antusiasme, menciptakan suasana yang hangat dan penuh keceriaan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan fisik agar para pegawai tetap sehat dan bugar dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan antarpegawai. Selain itu, kolaborasi ini menjadi langkah positif dalam memperkuat sinergi antara Dinsos P3A dan PT Mahasurya Motor, khususnya dalam mendukung berbagai upaya bantuan bagi warga pemerlu atensi sosial. Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, diharapkan terjalin hubungan kerja sama yang semakin solid, sehingga ke depan kolaborasi antara Dinsos P3A dan PT Mahasurya dapat terus berkembang demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 12 Februari 2026
Isi Agenda : Respon Cepat Warga Kurang Beruntung Singaraja, 12 Februari 2026 Menindaklanjuti arahan Bapak Wakil Bupati Buleleng, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra,S.Sos.,M.M didampingi SDM PKH setempat melaksanakan kunjungan lapangan ke rumah warga kurang beruntung atas nama I Nyoman Sukraja dan Ni Luh Sukrani yang beralamat di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan. Berdasarkan hasil kunjungan dan verifikasi lapangan, ditemukan bahwa dalam satu lokasi tempat tinggal terdapat dua Kartu Keluarga (KK) yang terpisah, yakni KK kakek dan cucu. Kondisi tersebut berdampak pada perbedaan posisi desil kesejahteraan, di mana kakek berada pada Desil 5, sementara cucunya berada pada Desil 3. Selama ini, keluarga tersebut telah menerima beberapa program bantuan sosial, antara lain BLTS Kesra dari Kementerian Sosial RI, BLT Dana Desa, bantuan anak sekolah, serta bantuan bedah rumah. Selain itu, saat ini keluarga juga sedang mendapatkan bantuan pembangunan dapur dan kamar mandi dari pemerhati sosial yang berasal dari Desa Tajun. Sebagai tindak lanjut, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng berkoordinasi dengan Perbekel Desa Sudaji untuk membantu proses administrasi agar Kartu Keluarga kakek dan cucu dapat dijadikan satu. Langkah ini dilakukan guna pembaruan data dan penyesuaian desil, sehingga ke depannya keluarga tersebut dapat memperoleh program bantuan yang lebih lengkap, sebagaimana sebelumnya telah menerima PKH, BPNT, serta dapat diusulkan kembali untuk bantuan YATI (Yatim Piatu). Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk memastikan penanganan sosial dilakukan secara tepat sasaran, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 11 Februari 2026
Isi Agenda : Klarifikasi desil untuk penentuan bansos di Desa KayuPutih #DinsosHadirGCT Singaraja, 11 Februari 2026 Sebagai tindak lanjut adanya informasi berita viral layanan administrasi khusus nya KIP (Kartu Indonesia Pintar), Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra S. Sos. MM, serta staf yang membidangi data dan pendamping PPKS Desa memenuhi undangan rapat di Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Kegiatan ini awalnya diadakan di kantor Desa karena yang bersangkutan tidak hadir maka langsung berkunjung kerumahnya di Dusun Ideran didampingi Perbekel, BPD, Babinsa, Babinkamtibmas, pendamping PKH. Langkah ini diambil untuk klarifikasi desil untuk memastikan bahwa data masyarakat yang masuk dalam desil memenuhi kriteria yang benar sesuai kondisi sosial ekonomi terkini. Dalam pertemuan tersebut Kadek Dina Nuriani Perbekel Desa Kayuputih Kec.Banjar menyebutkan bahwa ada salah satu warga yang tidak terima dengan hasil desil yang tinggi, dan warga tersebut ingin dibuatkan suket tidak mampu dari desa agar bisa mendapatkan bantuan. Dari hal tersebut Perbekel Desa KayuPutih mengundang Kadis Sosial P3A Kab. Buleleng I Putu Kariaman Putra S. Sos. MM, untuk menjelaskan kepada warga tersebut atas aturan yang ada. Kadek Dina Nuriani selaku Perbekel KayuPutih berterimakasih kepada Kadis Sosial P3A Kabupaten Buleleng sudah datang dan membantu dalam menjelaskan kepada salah satu warga yang tidak puas dengan aparat desa terkait penolakan dari Perbekel untuk membuatkan suket tidak mampu, beliau menjelaskan bahwa ia menjalankan tugas sesuai dengan prosedur yang berlaku."ujarnya" Kadis Sodial P3A Kab. Buleleng I Putu Kariaman Putra S. Sos. MM, menjelaskan bahwa penentuan desil dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan kelengkapan pengisian variabel yang sudah ditentukan, seperti administrasi kependudukan, kondisi rumah tangga, aset, pekerjaan, pengeluaran, serta indikator sosial ekonomi lainnya. Data tersebut kemudian diolah secara sistematis untuk mengelompokkan masyarakat ke dalam 10 desil tingkat kesejahteraan."Perlu kami sampaikan kepada masyarakat bahwa Desa maupun Dinas Sosial tidak menentukan tinggi rendahnya desil seseorang. Sistem ini berbasis data nasional yang diolah secara objektif oleh BPS. Kami di daerah bertugas melakukan verifikasi dan memfasilitasi jika ada perubahan kondisi,” ujar Kadisos. DTSEN merupakan basis data sosial ekonomi nasional yang terintegrasi dan menjadi pedoman tunggal pemerintah dalam perencanaan, evaluasi kebijakan, dan penyaluran bantuan sosial, menggantikan sistem data sebelumnya yang bersifat terpisah-pisah. Data ini diolah oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan menggabungkan berbagai sumber data seperti DTKS, Regsosek, P3KE, dan Data Kependudukan dari Dukcapil. DTSEN sebagai dasar penyaluran bansos berlandaskan dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025. Dalam Inpres ini, Presiden memberi keputusan strategis untuk mengintegrasikan dan memutakhirkan data sosial ekonomi di BPS, agar penyusunan program bantuan sosial lebih akurat, transparan, dan adil. Selain itu, penetapan kategori desil sebagai rujukan pemberian bantuan sosial juga dimandatkan dalam Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 22/HUK/ 2026. Peraturan ini menegaskan bahwa klasifikasi berdasarkan desil DTSEN menjadi ukuran kelayakan penerima berbagai program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), dan program perlindungan sosial lainnya. Sebagai penutup, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng kembali menegaskan bahwa perbedaan persepsi terkait hasil desil hendaknya disikapi dengan komunikasi dan pemahaman bersama. Pemerintah tidak menutup ruang keberatan, dipersilahkan untuk pembaharuan desil dengan menginput kriteria secara jujur, nanti ditentukan atau ditetapkan oleh BPS Pusat, solusi kedua bisa melali cek bansos dengan mengisi kriteria yg diperlukan dengan usul sanggah dengan tetap ditentukan oleh BPS Pusat untuk menginput data yang objektif karena seluruh proses tetap harus mengacu pada mekanisme dan regulasi yang berlaku secara nasional. #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 09 Februari 2026
Isi Agenda : Komitmen Integritas dan Profesionalisme Singaraja, Senin 09 Pebruari 2026 Kadis Sosiasl P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra,S.Sos,MM berkomitmen untuk selalu menghormati dan menghargai setiap keputusan yang telah ditetapkan sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab bersama, Integritas tersebut diwujudkan melalui kedisiplinan, komitmen terhadap pelayanan, serta kerja sama yang solid antarpegawai, demi terwujudnya pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Selain itu, seluruh pegawai diwajibkan untuk menjauhkan diri dari segala bentuk perbuatan yang melawan hukum, seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta tindakan lain yang dapat merugikan negara dan mencederai kepercayaan publik. Sehubungan dengan perubahan nomenklatur per hari kemarin, nama perangkat daerah resmi menjadi Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng. Menindaklanjuti arahan tersebut, mulai hari ini agar segera dilakukan langkah-langkah penyesuaian, khususnya yang berkaitan dengan aspek administrasi. Langkah pertama yang wajib dilaksanakan adalah penyesuaian seluruh dokumen administrasi, meliputi Surat Keputusan (SK), nomenklatur, hingga stempel dinas, agar sesuai dengan nomenklatur terbaru. Selain itu, seluruh SPJ yang masih dalam proses atau belum diselesaikan agar segera dilakukan penyesuaian dan penyelesaian sesuai ketentuan yang berlaku. Kadis Sosial P3A menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi oleh soliditas, kebersamaan, dan rasa memiliki terhadap institusi. Dengan menjunjung nilai kebersamaan, komunikasi yang terbuka, serta kepedulian antarpegawai, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang harmonis, nyaman, dan produktif. #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 08 Februari 2026
Isi Agenda : Gelora Anak Buleleng 2026, Dibuka Kadis Sosial P3A, Perkuat Peran Anak dalam Pembangunan. #Dinsos_Hadir GCT Minggu, 8 Februari 2026 Dalam rangka Pemilihan Duta Anak Kabupaten Buleleng, Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Buleleng menyelenggarakan kegiatan “Gelora Anak Buleleng Tahun 2026” yang dirangkaikan dengan Grand Final Gelora Anak Buleleng Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium STIE Satya Dharma, Singaraja, dan menjadi momentum penting dalam mendorong partisipasi aktif generasi muda. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bdn. Putu Agustini, SST.Keb., M.A.P. Kehadiran jajaran Dinas menunjukkan dukungan nyata Pemerintah Daerah terhadap pengembangan potensi serta partisipasi anak dalam pembangunan daerah. Dalam sambutannya, I Putu Kariaman Putra menegaskan bahwa Forum Anak Daerah merupakan wadah strategis bagi anak-anak di bawah usia 18 tahun untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, serta pandangan mereka. Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinsos P3A berkomitmen penuh mendukung pengembangan potensi anak sebagai aset berharga bangsa. Sejalan dengan tema Hari Anak Nasional 2025, “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045,” Forum Anak diharapkan menjadi wadah resmi partisipasi anak yang mampu melahirkan generasi berwawasan luas, berakhlak mulia, tangguh, serta produktif. Beliau juga berpesan agar para generasi muda berani menyampaikan pendapat dan berperan sebagai pemerhati sosial di lingkungan masing-masing. Peran ini penting untuk membantu mengidentifikasi kelompok yang membutuhkan perhatian sosial seperti lansia terlantar, penyandang disabilitas, dan anak terlantar agar dapat memperoleh intervensi program Pemerintah secara tepat. Kegiatan secara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Kepala Dinas Sosial P3A, yang sekaligus menyerahkan sertifikat kepada pihak sponsorship sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap terselenggaranya acara. Rangkaian kegiatan berlangsung meriah, diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, tari penyambutan oleh 20 besar finalis, penyerahan piagam kepada fasilitator tempat dan sponsor, sosialisasi dari STIE Satya Dharma, penampilan English For Bali, opening number finalis, pembacaan serta penyerahan Suara Anak Buleleng Tahun 2026, sesi photo bersama, hingga pengumuman 10 besar finalis. Berdasarkan penilaian tiga dewan juri, terpilih Duta Anak Kabupaten Buleleng Tahun 2026 sebagai berikut: Juara I diraih oleh Putu Cindy Adelia dari SMA Negeri 1 Singaraja, Juara II Gusti Komang Ria Tiarana dari SMA Negeri 2 Singaraja, Juara III Kadek Phalguna Junica Ananta dari SMA Negeri 1 Singaraja, Juara IV I Gusti Ngurah Agung Raditya Yudha Pratama dari SMA Negeri 1 Singaraja, dan Juara V Putu Mahendra Hanaya Putra dari SMA Negeri 1 Singaraja. Acara ini turut dihadiri pengurus Forum Anak Daerah Kabupaten Buleleng sebagai penyelenggara, perwakilan Forum Anak tingkat kecamatan se-Kabupaten Buleleng, serta instansi terkait lainnya. Melalui kegiatan ini diharapkan semakin tumbuh ruang partisipasi anak yang positif, kreatif, dan konstruktif, sehingga anak-anak Buleleng mampu menjadi generasi yang aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak. #Bulelengerabaru #Bulelengpaten #Dinsos_Hadir GCT