(0362)21248
dinsospppa@bulelengkab.go.id
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak
Agenda Dinsospppa
Tanggal Agenda : 13 April 2026
Isi Agenda : Study Tiru Digitalisasi Bansos, Perkuat Sinergi dengan Pemkab Banyuwangi #DinsosHadir_GCT Singaraja, 13 April 2026 Dalam upaya mempercepat implementasi program digitalisasi bantuan sosial, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng dan Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan Study Tiru ke Dinas Sosial PP dan KB Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur dalam rangka percepatan pelaksanaan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial di Provinsi Bali Dalam kunjungan tersebut, Kadis Sosial P3A Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, hadir mewakili Kadis Sosial se-Bali dalam penyerahan cendra mata sekaligus sharing informasi terkait teknis pelaksanaan piloting digitalisasi bantuan sosial di daerah banyuwangi, "Kami ingin melihat langsung bagaimana skema dan teknis Kabupaten Banyuwangi berhasil melaksanakan digitalisasi bantuan sosial untuk dipetakan di Kab/Kota se-Bali khususnya di Kabupaten Buleleng. "ujarnya " Kunjungan pertama dilaksanakan di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Banyuwangi, yang diterima langsung oleh Plt. Kepala Dinas setempat. Dalam pertemuan ini, rombongan memperoleh berbagai informasi strategis terkait sistem, mekanisme, serta inovasi yang telah diterapkan dalam digitalisasi penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Banyuwangi. Setelah pertemuan di Dinsos PP dan KB, rombongan melanjutkan kunjungan ke Lounge Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi yang diterima oleh Asissten Pemerintahan dan Kesra Setda Banyuwangi, Mohamad Yanuarto Bramuda, S.Sos., MBA., MM didampingi Plt Kadis Sosial PP dan KB, Kadis Dukcapil beserta Kadis Kominfo Banyuwangi Pemkab Banyuwangi memaparkan tentang proses digitalisasi bantuan sosial yang telah mereka lakukan, termasuk penggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi penyaluran bantuan sosial. Rombongan juga melakukan diskusi dan tanya jawab tentang tantangan dan strategi dalam implementasi digitalisasi bantuan sosial. Dalam kegiatan tersebut, I Putu Kariaman Putra S. Sos. MM, didampingi oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Yayan Sutrisna,S. Sos, dalam rangkaian kegiatan study tiru ini melakukan sharing informasi dan memperdalam pemahaman terkait pelaksanaan piloting digitalisasi bantuan sosial. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pelaksanaan piloting digitalisasi bantuan sosial di Provinsi Bali, dengan mengadopsi praktik baik (best practice) yang telah berhasil diterapkan di Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini diterima langsung oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Adapun tujuan dan manfaat dari kegiatan study tiru ini ke depan adalah untuk meningkatkan kualitas tata kelola penyaluran bantuan sosial agar lebih transparan, tepat sasaran, dan akuntabel melalui pemanfaatan sistem digital. Selain itu, hasil dari study tiru ini diharapkan dapat menjadi bahan perumusan kebijakan dan inovasi daerah, memperkuat integrasi data penerima bantuan sosial, meminimalisir potensi kesalahan penyaluran, serta mendorong percepatan transformasi digital dalam pelayanan publik di Kabupaten Buleleng dan Provinsi Bali secara keseluruhan. Melalui kegiatan ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Pemerintah Provinsi Bali dapat mengoptimalkan implementasi digitalisasi bantuan sosial secara lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat penerima manfaat. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 10 April 2026
Isi Agenda : Kunjungan Kementerian HAM RI Terkait Perlindungan Anak #DinsosHadir_GCT Singaraja || 10 April 2026 Pemerintah Kabupaten Buleleng menerima kunjungan dari Tim Direktorat Pelayanan HAM dari Kementerian HAM Republik Indonesia dalam rangka penguatan pelaksanaan perlindungan hak anak, khususnya terkait penanganan kasus anak korban kekerasan di Panti Asuhan Ganesha Sevanam. Kegiatan pertemuan koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. dan dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab.Buleleng, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kab.Buleleng, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab.Buleleng, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab.Buleleng, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Dirut RSUD Buleleng, Camat Sawan, Kepala Bagian Hukum Setda Buleleng serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Buleleng. Dalam sambutannya, Bupati Buleleng menyampaikan ucapan selamat datang di Kabupaten Buleleng serta mengucapkan terima kasih atas kehadiran perwakilan Kementerian HAM RI. Bupati menegaskan bahwa kehadiran Tim Direktorat Pelayanan HAM menjadi penguat bagi Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk memastikan hak-hak anak yang menjadi korban di Panti Asuhan Ganesha Sevanam terlindungi secara optimal, baik dari aspek hukum, sosial, maupun psikologis. Sementara itu, Tim Direktorat Pelayanan HAM Kementerian HAM RI yang dipimpin oleh Martinus Gabril Goa menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng atas langkah cepat dan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan penuh kepada anak-anak korban. Ia menilai upaya kolaboratif lintas sektor yang dilakukan merupakan praktik baik dalam pemenuhan dan perlindungan HAM, khususnya hak anak. Lebih lanjut, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M. memaparkan secara komprehensif kronologi kasus, langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Dinas Sosial P3A, proses pendampingan terhadap anak, pelaksanaan pertemuan dengan orang tua/keluarga, koordinasi dengan instansi terkait, hingga pengkajian terhadap Surat Keputusan Bupati sebagai dasar kebijakan penanganan dan perlindungan anak ke depan. Setelah pertemuan ini, Staf Ahli dari Kementerian HAM RI melakukan kunjungan ke rumah aman UPTD PPA Dinsos P3A untuk melihat langsung kondisi anak-anak yang menjadi korban dan memastikan kenyamanan serta keamanan anak-anak tersebut, kunjungan dilanjutkan ke Polres Buleleng guna meninjau proses hukum yang sedang berjalan. Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap adanya sinergi dan dukungan dari Kementerian HAM agar proses penanganan berjalan sesuai koridor hak asasi manusia, sekaligus memperkuat pengawasan terhadap LKS dan LKSA di Kabupaten Buleleng agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 09 April 2026
Isi Agenda : Dinsos P3A Bicara “Perkuat Pengarusutamaan Gender di Kabupaten Buleleng” #Dinsos_HadirGCT Singaraja | Kamis, 9 April 2026 Dinas Sosial Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng gelar kegiatan rutin yaitu apel pagi bersama seluruh SDM Dinsos P3A yang bertempat di Halaman Kantor Dinas Sosial Buleleng pada Kamis (9/4/2026) pagi. Usai apel pagi, dilanjutkan Program Dinsos P3A Bicara sebagai upaya meningkatkan pemahaman terhadap tugas pokok fungsi dan program kerja Dinas Sosial P3A, khususnya pada Bidang Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak. Kepala Dinas Sosial P3A Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., MM menyampaikan bahwa program kegiatan Dinsos P3A Bicara ini menjadi wadah komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus sarana untuk memperkuat pengetahuan maupun wawasan dalam memberikan pelayanan kepada warga pemerlu atensi sosial. Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah pemaparan tugas pokok dan fungsi Bidang P3A terkait Penguatan Pengarusutamaan Gender di Kabupaten Buleleng yang disampaikan oleh Ni Putu Yuli Ratna Diani, SE selaku SDM PPPK pada Bidang Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A). Dalam penyampaiannya, Ni Putu Yuli Ratna Diani, SE menjelaskan bahwa pengarusutamaan gender adalah suatu strategi untuk mencapai keadilan dan kesetaraan gender melalui berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Bidang P3A memfasilitasi penguatan pengarusutamaan gender melalui Rapat Koordinasi yang diikuti oleh seluruh SKPD selaku Kelompok Kerja PUG serta Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender yang diikuti oleh perwakilan dari setiap SKPD. Melalui kegiatan ini, seluruh kelompok kerja diharapkan dapat memperkuat komitmennya melalui penyusunan dasar hukum yang responsif gender, analisis gender dan pelaksanaan kegiatan yang berperspektif gender sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan jenis kelamin. Melalui kegiatan Dinsos P3A Bicara, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng berharap masyarakat semakin memahami peran program yang ada di Bidang P3A serta pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender. #Dinsos_HadirGCT #Bulelengerabaru #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 07 April 2026
Isi Agenda : Dialog Interaktif: "Anak dan Gadget, Sahabat atau Musuh?" #DinsosHadir_GCT Singaraja | 7 April 2026 Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., MM menjadi narasumber dalam pelaksanaan dialog interaktif OBRAS (Obrolan Bersama Narasumber) bertajuk “Anak dan Gadget, Musuh Atau Sahabat” bertempat di Studio II Radio Nuansa Giri FM Singaraja. Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengasuhan terbaik bagi anak khususnya di era digital. Dalam penyampaiannya, I Putu Kariaman Putra S.Sos., MM menjelaskan bahwa gadget bisa menjadi sahabat jika digunakan secara bijak untuk menunjang kegiatan yang positif seperti dalam proses belajar mengajar karena melalui gadget anak bisa mengakses informasi yang luas, meningkatkan kreativitas dan literasi digital. Namun, gadget bisa menjadi musuh jika digunakan secara tidak terkendali dan di luar kegiatan yang positif karena dapat menyebabkan penurunan daya konsentrasi, berkurangnya interaksi sosial, mengganggu kesehatan fisik, menghambat tumbuh kembang anak dan kecenderungan terpapar konten negatif yang lebih besar. Selain itu, anak-anak perlu dialihkan dengan berbagai kegiatan positif yang menarik seperti mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Buleleng dan Pramuka. I Putu Kariaman Putra S.Sos., MM juga menegaskan bahwa dalam menjadikan gadget sebagai sahabat diperlukan kolaborasi dari pemerintah desa, kecamatan, dinas terkait dan utamanya adalah orang tua. Orang tua berperan besar dalam memberikan contoh penggunaan gadget yang bijak, mengendalikan penggunaan gadget anak, mendampingi pada saat anak bermain gadget serta menyiapkan berbagai kegiatan edukatif sebagai pengganti kegiatan anak dengan gadgetnya. Melalui dialog interaktif ini diharapkan masyarakat Kabupaten Buleleng semakin memahami bahwa orang tua perlu menjadi sahabat bagi anak, sehingga anak tidak perlu mencari sahabat lain di layar gadget. Pada akhir dialognya, I Putu Kariaman, S.Sos., MM juga berharap bahwa orang tua tetap mengawasi dan memegang kendali sehingga gadget bukan menjadi musuh bagi anak melainkan sahabat dalam mendukung berbagai kegiatan yang positif. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 06 April 2026
Isi Agenda : Atensi KPAD Provinsi Bali dalam Penanganan Anak Korban Kekerasan di LKSA #DinsosHadir_GCT Singaraja | Senin, 6 April 2026 Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M. menerima kunjungan dari Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Bali dalam rangka rapat koordinasi penanganan kasus kekerasan anak di Panti Asuhan Ganesha Sevanam yang dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua KPAD Provinsi Bali. Ketua KPAD Provinsi Bali, Ni Luh Gede Yastini, SH mengapresiasi respon baik dan tanggap dari Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam menangani kasus dan mengamankan korban serta anak-anak lainnya dengan tetap mengutamakan kepentingan anak. Ni Luh Gede Yastini, SH berharap proses dapat berjalan sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak dan anak-anak bisa mendapatkan keadilan. Beliau berharap Dinsos P3A Kabupaten Buleleng dapat memperkuat pengawasan dan pembinaan di LKSA serta memastikan tersedianya mekanisme pelaporan/aduan kekerasan di LKSA, mekanisme penerimaan, mekanisme pelaporan operasional serta pelaksanaan pengasuhan secara menyeluruh sehingga dapat memastikan kesejahteraan anak-anak di LKSA. Dalam rapat koordinasi ini, Wakil Ketua KPAD Provinsi Bali juga memastikan ketepatan langkah-langkah Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam menangani kasus ini sehingga tepat secara administrasi serta proses penanganan yang mengutamakan keamanan dari anak-anak. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., MM juga menjelaskan akan memastikan keberlanjutan pendidikan serta pendampingan psikologis baik dari korban kekerasan hingga anak-anak panti asuhan lainnya yang telah dipindahkan. Menindaklanjuti masukan KPAD Provinsi Bali tersebut, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng akan melaksanakan pembinaan dan pengawasan terkait layanan seluruh LKSA di Kabupaten Buleleng untuk menjamin kualitas layanan dan kepastian pemenuhan hak anak-anak disana. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan komitmen untuk terus memastikan keamanan dan memperkuat sinergi dalam memberikan penanganan yang optimal untuk anak-anak. #Bulelengerabaru #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 06 April 2026
Isi Agenda : Perkuat SDM dalam Menjalankan Tugas Pokok Fungsi Pelayanan #Dinsos_HadirGCT Singaraja | Senin, 6 April 2026 Suasana yang penuh kebersamaan di setiap pertemuan menunjukkan kepedulian sosial yang kuat dan tangguh dalam menjalankan tugas pokok fungsi pelayanan publik kepada masyarakat pemerlu atensi sosial di Kabupaten Buleleng. Apel pagi yang dipimpin oleh Kadis Sosial P3A Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos.,MM dan diikuti oleh Jajaran Pimpinan dan seluruh pegawai Dinsos P3A Buleleng di halaman 12 PAS Kantor Dinas Sosial P3A Buleleng. Dalam apel tersebut, Kadis Sosial P3A Putu Kariaman Putra menyampaikan penguatan SDM dalam menjalankan tugas pokok fungsi, terutama dalam penanganan anak panti asuhan korban kekerasan sejak beberapa lalu perlu adanya kolaborasi dan sinergitas yang kuat demi harapan kita bersama khusus untuk perlindungan sosial kepada anak-anak yang berada di panti asuhan secara cepat “Penting bagi kita untuk terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dalam menangani anak-anak korban kekerasan. Kita harus bersinergi dengan forum anak daerah dan psikolog untuk menindaklanjuti pendampingan anak-anak tersebut dengan memberikan rehabilitasi yang berkelanjutan” Mengatasi hal tersebut kita perlu adanya koordinasi dengan sekolah dan lembaga pendidikan untuk memastikan anak-anak panti asuhan mendapatkan pendidikan yang layak serta ujian akhir semester mereka bisa berjalan dengan lancar dan sukses. Tidak hanya itu anak-anak panti yang pindah sekolah juga kita fasilitasi dengan pendampingan oleh para Peksos Kemensos RI dan SDM Dinsos P3A Tidak hanya apel pagi, tentunya disetiap pertemuan pun akan adanya perpisahan. Momentum ini diambil langsung dengan acara pelepasan siswi PKL dari SMKN 1 Singaraja atas nama Luh Mila Yuliani dan Ni Kadek Dwi Anggreni yang sudah berkontribusi penuh bersama Dinas Sosial P3A Buleleng untuk membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat kurang beruntung selama enam bulan. Waktu yang begitu panjang namun pembelajaran dan ilmu harus tetap diraih untuk menempuh pendidikan di masa yang akan datang #Dinsos_HadirGCT #Bulelengerabaru #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 05 April 2026
Isi Agenda : Memfasilitasi Pemindahan Anak LKSA Ganesha Sevanam Singaraja || 5 April 2026 Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan pemindahan anak-anak panti asuhan dari Panti Asuhan Ganesha Sevanam yang berlokasi di Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, pada Minggu (5/4/2026). Pemindahan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Buleleng Nomor:100.3.3.2/261/HK/20206 Tanggal 02 April 2026 tentang Penghentian Sementara Kegiatan Lembaga Kesejahteraan Sosial. Kegiatan ini sebagai upaya memastikan perlindungan dan pemenuhan hak anak secara optimal. Proses pemindahan turut melibatkan unsur pemerintah kecamatan dan desa, tokoh adat, pendamping sosial anak dari Kementerian Sosial RI, konselor psikolog, serta pendamping hukum PPA. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya menindaklanjuti SK Bupati Buleleng dengan melakukan pemindahan anak-anak Panti Asuhan Ganesha Sevanam melalui koordinasi bersama keluarga. Pemerintah daerah juga memfasilitasi pendidikan anak serta berkomitmen memberikan perlindungan dan kesejahteraan anak secara berkelanjutan. Pelaksanaan pemindahan anak-anak panti didasarkan pada surat pernyataan orang tua/wali yang secara sadar dan sukarela menyerahkan anaknya untuk dipindahkan ke lembaga pengasuhan yang dinilai lebih aman dan layak. Sebanyak 4 anak telah dipindah ke Panti asuhan Saiwa Dharma di Desa Kerobokan, sementara 16 anak dibawa pulang oleh keluarganya kembali ke pengasuhan keluarga. Pengembalian tersebut dilakukan berdasarkan surat pernyataan kesanggupan dan persetujuan orang tua yang telah disepakati bersama, sebagai bentuk komitmen dalam pemenuhan pengasuhan dan perlindungan anak di lingkungan keluarga. Kadek supadi, selaku orang tua dari anak yang dipindah menyampaikan bahwa ia sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah karena telah membantu anaknya agar mendapat tempat yang lebih nyaman dan aman. Ketua Panti Asuhan Saiwa Dharma, Nyoman Sundari merasa prihatin terhadap kasus yang sedang terjadi di panti asuhan Ganesha Sevanam. Pihaknya menerima dengan sangat baik anak-anak panti yang dipindah ke pantinya. Lebih lanjut ia berharap kedepannya anak-anak panti yang direlokasi ini dapat mendapat kenyamanan dan perlindungan yang baik. Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk terus melakukan monitoring guna memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi secara optimal. #BulelengPaten #DinsosHadir_GCT
Tanggal Agenda : 04 April 2026
Isi Agenda : Silahturahmi bersama Seke Selerek CLB "Merta Buana Jati" #DinsosHadir_CGT Singaraja || 4 April 2026 Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., mendampingi Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, S.H., dalam kegiatan Halal BiHalal dengan Seke Selerek CLB “Merta Buana Jati” yang berlangsung di Desa Celukan Bawang Kec.Gerokgak. Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Buleleng menyerahkan secara simbolis sebanyak 50 paket sembako kepada anggota Seke Selerek CLB “Merta Buana Jati” sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Kabupaten Buleleng terhadap masyarakat. Wakil Bupati, Gede Supriatna menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini merupakan momentum yang sangat baik untuk saling memaafkan, mempererat tali silaturahmi, serta memperkuat kebersamaan. Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui Halal Bihalal ini dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam peningkatan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat. Ketua Seke Selerek CLB “Merta Buana Jati” Eva Yulianti, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Buleleng beserta jajaran Dinas Sosial P3A yang telah memberikan paket sembako terhadap anggota sekenya, ia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan nantinya. Penerima bantuan, Sabri juga menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya kepada Bapak Wakil atas bantuan sembako yang diterimanya. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap momentum Halal Bihalal tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mampu memperkuat rasa persaudaraan, solidaritas sosial, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat. Pemerintah Kabupaten Buleleng juga berkomitmen untuk terus hadir dan mendukung kegiatan-kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. #BulelengPaten #DinsosHadir_GCT