| Tanggal Agenda | : | 13 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | GREBEG PERLINSOS DI KECAMATAN BUSUNGBIU #DinsosHadir_GCT Singaraja, 13 Juli 2026 Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., didampingi Kepala Bidang Perlindungan, Jaminan Sosial, dan Penanganan Fakir Miskin Yayan Sutrisna, S.Sos., meninjau secara langsung pelaksanaan Grebeg Perlinsos dalam rangka Uji Coba Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial di Kecamatan Busungbiu pada Senin, 13 Juli 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan registrasi, verifikasi, dan validasi data masyarakat berjalan dengan baik sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang semakin tepat sasaran. Dalam arahannya kepada seluruh petugas, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, menyampaikan bahwa digitalisasi bantuan sosial merupakan langkah strategis untuk menghasilkan data kesejahteraan sosial yang lebih akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan program ini memerlukan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Pendamping Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Desa, Agen Perlinsos, hingga masyarakat yang menjadi sasaran pendataan. Selama peninjauan, I Putu Kariaman Putra mengunjungi beberapa lokasi pelaksanaan di desa-desa wilayah Kecamatan Busungbiu. Beliau berdialog dengan aparatur desa, para pendamping sosial, Agen Perlinsos, serta masyarakat yang mengikuti proses registrasi. Selain memastikan pelayanan berjalan lancar, peninjauan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap berbagai masukan dari petugas lapangan guna penyempurnaan pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial ke depannya. Pelaksanaan kegiatan merupakan tindak lanjut Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/1811/DinsosP3A/VII/2026 tanggal 8 Juli 2026 tentang Uji Coba Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial. Uji coba dilaksanakan di 15 desa di wilayah Kecamatan Busungbiu dengan melibatkan seluruh unsur pemerintah desa, Pendamping PKH, Pendamping PPKS Desa, Agen Perlinsos, serta jajaran Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Sebanyak 1.788 warga hadir, dikunjungi, dan berhasil didaftarkan dalam proses digitalisasi bantuan sosial. Seluruh proses pendataan dilakukan melalui verifikasi dan validasi data secara langsung guna memperoleh data yang sesuai dengan kondisi riil masyarakat. Berdasarkan hasil sementara pelaksanaan kegiatan, sebanyak 504 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 338 orang berpotensi layak menerima BPNT namun tidak layak PKH, 741 orang dinyatakan tidak layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, maupun terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sementara itu, 205 orang masih menunggu proses verifikasi lanjutan sebelum ditetapkan status kelayakannya. Seluruh Perbekel di Kecamatan Busungbiu, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng atas pelaksanaan Gerebeg Perlinsos yang telah memberikan pendampingan langsung kepada masyarakat dalam proses pemutakhiran data kesejahteraan sosial. Para Perbekel berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menciptakan data penerima bantuan sosial yang semakin valid dan akurat. Pemerintah desa juga menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng dalam mendukung digitalisasi perlindungan sosial demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui pelaksanaan Gerebeg Perlinsos di Kecamatan Busungbiu, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis digital yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan transformasi digital ini mampu menghadirkan pelayanan sosial yang semakin efektif serta memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 12 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Percepatan Perluasan Digitalisasi Bansos di Pengajian Al-Ikhlas Seririt Singaraja, 12 Juli 2026 #DinsosHadir_GCT Sebagai upaya memastikan bantuan sosial tersalurkan dengan tepat sasaran, transparan, dan efisien, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., MM melaksanakan kegiatan Percepatan Perluasan Digitalisasi Bansos, Minggu (12/7) di Pengajian Al-Ikhlas, Kecamatan Seririt. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran SDM Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Seririt. Dalam arahannya, Kepala Dinsos PPPA Buleleng menekankan pentingnya transisi menuju sistem digital dalam penyaluran bansos. Langkah ini diambil untuk meminimalisir kendala di lapangan sekaligus memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat dalam mengecek status kelayakan dan menerima hak-hak mereka secara langsung, aman, dan akuntabel. Sinergi antara pemerintah daerah dan pendamping PKH di lapangan diharapkan dapat mempercepat proses edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan teknologi digital dalam pengelolaan bansos. Hal ini menjadi komitmen Dinsos PPPA Buleleng dalam mendukung program pemerintah pusat guna mewujudkan tata kelola bantuan sosial yang lebih modern dan inklusif. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan antusiasme positif dari warga yang hadir, sebagai bentuk dukungan terhadap modernisasi layanan sosial di Kabupaten Buleleng. #Bulelengerabaru #Bulelengpaten #DinsosHadir_GCT #DigitalisasiBansos |
| Tanggal Agenda | : | 10 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Grebeg Digitalisasi Bantuan Sosial Menjangkau Warga Banyuasri dan Desa Bubunan #DinsosHadir_GCT Singaraja, 10 Juli 2026 Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng terus melanjutkan pelaksanaan Grebeg Perlinsos dalam rangka mendukung program Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) di Kabupaten Buleleng. Kegiatan pada Jumat, 10 Juli 2026 dilaksanakan di Pelataran Masjid Al Mujahidin, Jalan Jalak Putih, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng, serta di Desa Bubunan, Kecamatan Seririt. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/1813/DinsosP3A/VII/2026 tanggal 9 Juli 2026 tentang Pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk melakukan pengecekan dan verifikasi data secara langsung guna memastikan ketepatan sasaran penerima bantuan sosial. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa pelaksanaan Grebeg Perlinsos merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mewujudkan tata kelola bantuan sosial yang semakin akurat, transparan, dan tepat sasaran melalui pemanfaatan sistem digital. Salah seorang warga peserta kegiatan menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Grebeg Perlinsos dan Digitalisasi Bantuan Sosial yang dinilai memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengetahui status kepesertaan bantuan sosial. "Kegiatan ini sangat membantu kami karena proses pengecekan data dilakukan secara langsung dan petugas juga memberikan penjelasan dengan baik. Kami jadi mengetahui status bantuan sosial yang kami terima maupun alasan jika belum memenuhi syarat. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar data masyarakat selalu diperbarui dan bantuan sosial benar-benar diberikan kepada warga yang berhak," ungkap salah seorang warga peserta kegiatan. Pada pelaksanaan hari ini, sebanyak 428 warga mengikuti proses digitalisasi dan verifikasi data bantuan sosial. Berdasarkan hasil sementara, 15 orang berpotensi layak menerima PKH dan BPNT, 67 orang berpotensi layak menerima BPNT namun tidak layak PKH, 324 orang dinyatakan tidak layak menerima PKH maupun BPNT karena memiliki kendaraan roda empat dan berada pada desil yang tinggi, serta 22 orang masih menunggu proses verifikasi lebih lanjut. Melalui kegiatan Grebeg Perlinsos yang terus dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah Kabupaten Buleleng, diharapkan proses pemutakhiran data sosial dapat berjalan optimal sehingga penyaluran bantuan sosial ke depan benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria dan membutuhkan. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 09 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Penguatan Dan Gerebeg Perlinsos Di Kecamatan Sawan #DinsosHadir_GCT Singaraja, 9 Juli 2026 Dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng terus memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus mengintensifkan pelaksanaan Grebeg Perlinsos di lapangan. Upaya tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, dan berbasis data yang akurat. Bertempat di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Kamis (9/7), dilaksanakan Rapat Koordinasi Penguatan Informasi Pelaksanaan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial yang dihadiri oleh Drs. Gede Suyasa, M. Pd selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Asisten I dan Asisten II Setda Kabupaten Buleleng, para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Badan, Staf Ahli Bupati, para Camat se-Kabupaten Buleleng, serta stakeholder terkait. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Yayan Sutrisna, S.Sos. beserta jajaran turut hadir sebagai leading sector pelaksanaan program tersebut. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, menyampaikan bahwa keberhasilan digitalisasi bantuan sosial membutuhkan kolaborasi seluruh perangkat daerah hingga pemerintah desa dan kelurahan. Beliau mengajak seluruh stakeholder untuk memperkuat koordinasi, mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat, serta memberikan pendampingan kepada warga agar proses pendataan berjalan optimal sehingga bantuan sosial dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M. Pd, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk berperan aktif menyukseskan percepatan digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos). Menurutnya, Kabupaten Buleleng telah ditetapkan sebagai salah satu daerah piloting project Digitalisasi Perlinsos di Provinsi Bali. Oleh karena itu, seluruh kepala keluarga (KK) di Kabupaten Buleleng ditargetkan telah terdata dalam sistem Digitalisasi Perlinsos paling lambat 31 Juli 2026, sehingga diperlukan dukungan dan komitmen seluruh perangkat daerah untuk memastikan target tersebut dapat tercapai. Sebagai tindak lanjut dari penguatan informasi tersebut, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng pada hari yang sama melaksanakan Gerebeg Perlinsos di Kecamatan Sawan. Kegiatan uji coba dilaksanakan di 13 desa/kelurahan, yaitu Desa Bungkulan, Giri Emas, Jagaraga, Kerobokan, Lemukih, Menyali, Sangsit, Sawan, Sekumpul, Sinabun, Suwug, Galungan, dan Kelurahan Sawan. Sementara itu, Desa Bebetin belum mengikuti pelaksanaan kegiatan karena menyesuaikan jadwal yang telah ditetapkan. Sebanyak 1.828 warga hadir dan berhasil didaftarkan dalam proses digitalisasi bantuan sosial. Seluruh tahapan registrasi dan verifikasi didampingi oleh Agen Perlinsos bersama Pendamping PKH sehingga pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib, lancar, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pemutakhiran data. Berdasarkan hasil sementara pelaksanaan uji coba di Kecamatan Sawan, sebanyak 344 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 455 orang berpotensi layak menerima BPNT namun tidak layak PKH, 422 orang dinyatakan tidak layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, maupun terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sementara itu, 607 orang masih menunggu proses verifikasi lanjutan guna memastikan kesesuaian data dengan kondisi riil di lapangan. Melalui rangkaian kegiatan penguatan informasi dan pelaksanaan Grebeg Perlinsos di Kecamatan Sawan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital perlindungan sosial. Diharapkan, dengan sinergi seluruh stakeholder serta partisipasi aktif masyarakat, data penerima bantuan sosial akan semakin valid sehingga penyaluran bantuan sosial dari Kementerian Sosial RI dapat terlaksana secara tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 08 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | GREBEG PERLINSOS DI KECAMATAN SERIRIT #DinsosHadir_GCT Singaraja, 8 Juli 2026 Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., kembali memimpin pelaksanaan Grebeg Perlinsos di Kecamatan Seririt sebagai rangkaian Uji Coba Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mempercepat transformasi digital di bidang perlindungan sosial sekaligus memastikan data penerima bantuan sosial semakin akurat, mutakhir, dan tepat sasaran. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, menyampaikan bahwa keberhasilan digitalisasi bantuan sosial sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, Pendamping PKH, Pendamping PPKS Desa, Agen Perlinsos, hingga masyarakat sebagai penerima manfaat. Beliau mengajak seluruh unsur yang terlibat untuk bersama-sama menjaga kualitas data melalui proses verifikasi dan validasi secara langsung di lapangan, sehingga setiap bantuan sosial yang disalurkan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng juga meninjau secara langsung pelaksanaan Grebeg Perlinsos di sejumlah desa di Kecamatan Seririt untuk memastikan proses registrasi, pendataan, serta verifikasi berjalan dengan lancar. Peninjauan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan dan motivasi kepada seluruh petugas lapangan yang telah berperan aktif menyukseskan pelaksanaan uji coba digitalisasi bantuan sosial. Pelaksanaan Grebeg Perlinsos di Kecamatan Seririt dilaksanakan secara serentak di 21 desa, yaitu Desa Seririt, Banjar Asem, Bestala, Bubunan, Joanyar, Kalianget, Kalisada, Lokapaksa, Mayong, Munduk Bestala, Pangkungparuk, Patemon, Pengastulan, Ringdikit, Rangdu, Sulanyah, Tangguwisia, Ularan, Umeanyar, Gunungsari, dan Lokapaksa. Kegiatan ini melibatkan seluruh Kepala Bidang Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, Pendamping Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Desa, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Agen Perlinsos, serta aparatur pemerintah desa. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Sebanyak 2.883 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berhasil didaftarkan dan mengikuti proses registrasi serta verifikasi data melalui sistem digital. Berdasarkan hasil sementara, sebanyak 1.025 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 439 orang berpotensi layak menerima BPNT namun tidak layak PKH, 351 orang dinyatakan tidak layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan, sedangkan 1.068 orang masih menunggu proses verifikasi lanjutan untuk memastikan kelayakan sesuai kondisi riil di lapangan. Seluruh Perbekel di Kecamatan Seririt, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng atas terselenggaranya Gerebeg Perlinsos yang dinilai sangat membantu pemerintah desa dalam memperbarui dan memvalidasi data masyarakat secara lebih akurat. Para Perbekel berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya mewujudkan sistem perlindungan sosial yang semakin baik, transparan, dan tepat sasaran. Pemerintah desa juga menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng dalam mendukung pemutakhiran data kesejahteraan sosial demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Melalui pelaksanaan Grebeg Perlinsos di Kecamatan Seririt, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan tata kelola data kesejahteraan sosial yang semakin berkualitas, sehingga penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Buleleng dapat terlaksana secara adil, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat yang membutuhkan. #DinsosHadir_ GCT #BulelengEraBaru #BulelenggPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 07 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Grebeg Perlinsos di Kecamatan Kubutambahan #DinsosHadir_GCT Singaraja, 7Juli 2026 Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan transformasi digital di bidang perlindungan sosial melalui pelaksanaan Gerebeg Perlinsos sebagai bagian dari Uji Coba Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial. Setelah sukses dilaksanakan di Kecamatan Gerokgak, kegiatan berlanjut di Kecamatan Kubutambahan pada Selasa, 7 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng menyampaikan bahwa digitalisasi bantuan sosial merupakan langkah strategis untuk mewujudkan data penerima manfaat yang semakin akurat, mutakhir, dan terpadu sehingga penyaluran bantuan sosial dapat dilakukan secara tepat sasaran. Beliau juga mengapresiasi sinergi seluruh pemerintah desa, pendamping sosial, serta Agen Perlinsos yang telah mendukung penuh pelaksanaan uji coba ini. Selain memberikan arahan kepada para petugas, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng turut meninjau secara langsung pelaksanaan kegiatan di beberapa desa di wilayah Kecamatan Kubutambahan guna memastikan proses registrasi, pendataan, dan verifikasi berjalan dengan baik. Pelaksanaan kegiatan merupakan tindak lanjut Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/1733/DinsosP3A/VI/2026 tanggal 29 Juni 2026 tentang Uji Coba Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial. Kegiatan diikuti oleh seluruh Kepala Bidang Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, Pendamping Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Desa, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Agen Perlinsos, serta aparatur pemerintah desa. Uji coba dilaksanakan di 13 desa, yaitu Desa Kubutambahan, Bontihing, Bila, Bulian, Bukti, Depeha, Mengening, Pakisan, Tambakan, Tamblang, Bengkala, Tajun dan Tunjung, sedangkan Desa Tajun belum dapat mengikuti kegiatan karena bertepatan dengan pelaksanaan kegiatan keagamaan di desa tersebut. Sebanyak 1.582 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hadir dan berhasil mengikuti proses registrasi serta pendataan digital. Seluruh proses didampingi oleh Agen Perlinsos bersama Pendamping PKH guna memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang optimal selama pelaksanaan uji coba. Berdasarkan hasil pendataan, diperoleh sebanyak 798 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 219 orang berpotensi layak BPNT namun tidak layak PKH, 279 orang dinyatakan tidak layak BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, maupun terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sementara itu, 286 orang masih menunggu proses verifikasi lebih lanjut. Seluruh Perbekel di Kecamatan Kubutambahan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng atas pelaksanaan Gerebeg Perlinsos yang telah memberikan kemudahan dalam proses pemutakhiran data masyarakat. Para Perbekel menilai kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan data kesejahteraan sosial yang lebih akurat sehingga bantuan sosial dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerimanya. Para Perbekel juga berharap kegiatan Gerebeg Perlinsos dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pendampingan yang berkesinambungan dari Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng. Pemerintah desa menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dalam proses pemutakhiran data serta mendukung implementasi digitalisasi bantuan sosial demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Buleleng. Melalui kegiatan Gerebeg Perlinsos ini, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sistem perlindungan sosial yang semakin adaptif, transparan, akuntabel, dan berbasis data yang valid sebagai fondasi dalam mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran bagi masyarakat Kabupaten Buleleng. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 06 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | GREBEG PERLINSOS DI KECAMATAN GEROKGAK #DinsosHadir_GCT Singaraja, 6 Juli 2026 Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., terus mendorong percepatan transformasi digital dalam penyelenggaraan program perlindungan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Gerebeg Perlinsos sebagai bagian dari uji coba piloting digitalisasi bantuan sosial yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah di Kabupaten Buleleng, salah satunya di Kecamatan Gerokgak pada Senin, 6 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/1733/DinsosP3A/VI/2026 tanggal 29 Juni 2026 tentang Uji Coba Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial. Kegiatan dihadiri oleh seluruh Kepala Bidang Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, Pendamping Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Desa, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), para Agen Perlinsos, serta aparatur desa se-Kecamatan Gerokgak. Pelaksanaan uji coba berlangsung di 14 desa, yaitu Desa Gerokgak, Patas, Pengulon, Musi, Sanggalangit, Penyabangan, Pejarakan, Sumberkima, Pemuteran, Banyupoh, Tinga-Tinga, Celukan Bawang, Tukadsumaga, dan Sumberklampok. Melalui sinergi seluruh unsur yang terlibat, sebanyak 2.649 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hadir dan berhasil mengikuti proses pendataan serta verifikasi digital. Kehadiran Agen Perlinsos bersama Pendamping PKH turut memastikan masyarakat memperoleh pendampingan selama proses registrasi dan validasi data. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, sebanyak 1.249 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 543 orang berpotensi layak BPNT namun tidak layak PKH, 447 orang tidak layak BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, maupun terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sedangkan 410 orang masih menunggu proses verifikasi lanjutan. Seluruh Perbekel di Kecamatan Gerokgak, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan uji coba digitalisasi bantuan sosial melalui Gerebeg Perlinsos ini. Menurut para Perbekel, kegiatan ini sangat membantu pemerintah desa dalam memperoleh data masyarakat yang lebih akurat dan mutakhir sehingga penyaluran bantuan sosial ke depan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran. Selain itu, kolaborasi antara Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, pendamping sosial, Agen Perlinsos, dan pemerintah desa diharapkan terus terjalin untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh warga yang berhak. Melalui kegiatan Gerebeg Perlinsos ini, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola data kesejahteraan sosial berbasis digital sebagai fondasi dalam mewujudkan pelayanan perlindungan sosial yang lebih efektif, efisien, dan berkeadilan bagi masyarakat Kabupaten Buleleng. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 03 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Beri Perlindungan Sosial, Dinsos PPPA Intervensi Lansia Belum Beruntung #Dinsos_Hadir GCT Singaraja | Jumat, 3 Juli 2026 Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra,S.Sos.MM memimpin langsung kegiatan asesmen dan penyaluran bantuan sosial di Desa Poh Bergong, Kecamatan Buleleng. Aksi ini menyasar warga rentan yang sedang sakit stroke dan membutuhkan dukungan pemulihan. Dalam kunjungannya Kadis Kariaman bersama tim menyambangi kediaman Ketut Suwija, warga Banjar Bergong, Desa Poh Bergong. Berdasarkan DTKS, beliau tercatat pada desil 2. Ketut Suwija telah mengalami stroke sejak awal Maret 2026. Kondisi itu membuat mobilitas dan aktivitas harian beliau sangat terbatas sehingga memerlukan perawatan intensif di rumah. “Kami hadir memastikan warga yang sakit dan rentan tidak berjuang sendiri. Asesmen hari ini untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan memastikan bantuan yang diberikan tepat guna,”ujar Kadis Sosial P3A Buleleng di lokasi. Perbekel Desa Poh Bergong menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi atas perhatian dan penanganan cepat dari Dinsos P3A Buleleng. Bantuan yang diberikan sangat berarti untuk meringankan beban Bapak Ketut Suwija dan keluarga dalam masa perawatan, ujarnya. Sebelumnya, keluarga Ketut Suwija telah menerima sejumlah bantuan, yaitu Bantuan Pangan Non Tunai/BPNT, program rehabilitasi rumah, pembuatan WC dari Dinas Kesehatan, serta kursi roda dari Yayasan Global Village. Pada kesempatan ini, Kadis Sosial P3A Buleleng menyerahkan langsung bantuan berupa 1 paket sembako, 2 bungkus pampers, dan pakaian layak pakai kepada keluarga. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga dan menunjang kebutuhan dasar perawatan sehari-hari. Langkah cepat yang dipimpin langsung Kadis Sosial P3A Buleleng ini menjadi wujud nyata kehadiran negara bagi warga rentan. Dinsos P3A Buleleng berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan pendampingan agar setiap bantuan sosial benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. #DinsosHadirGCT #BulelengPaten #DinsosP3ABuleleng #PeduliDisabilitas #BestieBuleleng |