| Tanggal Agenda | : | 07 Mei 2026 |
| Isi Agenda | : | Bimtek Digitalisasi Bansos Provinsi Bali Singaraja, 7 Mei 2026 #DinsosHadir_GCT Dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan piloting digitalisasi bantuan sosial di Provinsi Bali, Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Sosial P3A Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggunaan Aplikasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) bertempat di Gedung Ksirarnawa, UPTD Taman Budaya Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Bantuan Sosial di Provinsi Bali secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Drs. Dewa Made Indra, M.Si. yang sekaligus memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh peserta kegiatan. Dalam Sambutannya Sekda Provinsi Bali menekankan bahwa kualitas data menjadi faktor utama dalam keberhasilan penyaluran bantuan sosial. Oleh sebab itu, pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait diharapkan mampu menjaga validitas data masyarakat penerima manfaat melalui proses verifikasi dan validasi yang berkelanjutan. Beliau juga mengapresiasi antusiasme seluruh peserta, termasuk pemerintah kabupaten/kota serta para Agen Perlinsos yang hadir mengikuti bimtek sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial di Provinsi Bali. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Yayan Sutrisna, S.Sos. serta sebanyak 53 Agen Perlinsos dari SDM PKH Kabupaten Buleleng hadir secara langsung mengikuti kegiatan bimtek. Kegiatan Bimtek kali ini dibagi atas 3 sesi,, sesi pertama terkait Modul Sosialisasi dan Bimbingan Teknik Uji Coba Digitalisasi Bansos, sesi kedua strategi komunikasi digitalisasi bansos dalam penyampaian kepada masyarakat, dan pada sesi ke tiga materi terkait Akses Sumber Dana Bansos Oleh KPM Asisten Deputi Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Pemerintah, Kementerian PAN RB M. Aferus, yang dalam sambutan sekaligus penyampaian materinya menekankan pentingnya transformasi digital dalam sistem perlindungan sosial di Indonesia. Beliau menyampaikan bahwa digitalisasi bantuan sosial merupakan langkah nyata pemerintah dalam menciptakan tata kelola bansos yang lebih transparan, tepat sasaran, cepat, dan akuntabel, mampu memperkuat proses pendataan masyarakat penerima manfaat, mulai dari verifikasi, validasi, hingga proses monitoring penyaluran bantuan sosial di lapangan. Selain sambutan dari Asisten Deputi Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Pemerintah, Kementerian PAN RB M. Aferus, kegiatan Bimbingan Teknis Digitalisasi Bantuan Sosial tersebut juga diisi dengan sambutan dari Tirta Sutedjo, ST., MWRM. selaku Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial. Dalam sambutannya, Tirta Sutedjo menyampaikan bahwa digitalisasi bantuan sosial menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan efektivitas program penanggulangan kemiskinan dan pelayanan kesejahteraan sosial kepada masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi Perlinsos akan membantu pemerintah dalam menghadirkan data penerima bantuan yang lebih akurat, terpadu, dan mudah diperbaharui secara berkala. Dari pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Bantuan Sosial yang disampaikan oleh para narasumber dan pembawa materi, diperoleh beberapa hasil penting, diantaranya meningkatnya pemahaman peserta terkait pelaksanaan transformasi digital dalam sistem pelayanan bantuan sosial melalui penggunaan Aplikasi Perlindungan Sosial (Perlinsos), memperoleh pemahaman teknis mengenai tata cara penggunaan aplikasi, proses penginputan data, verifikasi dan validasi data penerima manfaat, hingga mekanisme monitoring dan pelaporan bantuan sosial secara digital. Jadi Seluruh Kabupaten /kota di Provinsi Bali menjadi lokus program digitalisasi bansos dengan jenis bantuan sbb: PKH, Sembako,PBI dan PIP, Kadis Sosial P3A utk menindaklanjuti kegiatan Bintek Perlinsos bagi semua agennya masing masing paling lambat minggu depan, Digitalisasi bansos nantinya akan di akselerasikan dengan Pemberian program bansos dengan sasaran desil 1-4 program pemberdayaan usaha, sasaran desil 5-10, program Kartu, Usaha Produktif. Melalui kegiatan bimtek ini diharapkan seluruh peserta mampu memahami dan mengimplementasikan penggunaan aplikasi Perlinsos secara optimal, sehingga pelayanan bantuan sosial kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif, transparan, serta tepat sasaran. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten |
| Tanggal Agenda | : | 06 Mei 2026 |
| Isi Agenda | : | Home Visit Anak dengan Gizi Buruk #Dinsos_Hadir GCT Singaraja | Rabu, 6 Mei 2026 Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M. bersama Tim Gizi Puskesmas Tejakula II, SDM PKH dan Kadus Desa Bondalem melakukan kunjungan dan penyaluran bantuan kepada bayi kembar buncing dan keluarganya. Anak atas Gede Agus Juna Satrawan Putra dan Kadek Dewi Ayu Jana Putri saat ini dalam kondisi kesehatan gizi buruk. Selain itu, Gede Agus Juna sempat dirawat selama 5 hari karena diagnosa infeksi paru di RSUD Kabupaten Buleleng. Ni Luh Dian Ariati selaku Tim Gizi Puskesmas Tejakula II menjelaskan bahwa kondisi kedua anak berdasarkan berat badan menurut umurnya sangat kurang, tinggi badan menurut umur dalam kategori normal, dan status gizi berat badan menurut tingginya masuk ke dalam kategori gizi buruk. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan oleh dokter dan juga akan dilakukan cek laboratorium. Tindak lanjut selanjutnya akan dilaksanakan sesuai dengan hasil pemeriksaan lanjutan tersebut. Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng menyalurkan bantuan berupa kebutuhan dasar dan pakaian layak pakai. Selain itu, Kepala Dinas Sosial P3A juga terus memperkuat koordinasi dengan Tim Gizi Puskesmas Tejakula II dan Pemerintah Desa Bondalem untuk memantau pemberian MPASI dan pemberian susu sesuai kebutuhan kedua anak. Gede Eka Sastrawan Putra dan Komang Ayu Sukma Dewi selaku orang tua dari anak kembar buncing ini mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang telah diberikan. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng menunjukkan komitmen dalam memastikan pemenuhan jaminan sosial bagi warga pemerlu atensi sosial termasuk anak-anak dalam status gizi buruk beserta keluarga sehingga anak dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal. #Bulelengpaten #Bulelengerabaru |
| Tanggal Agenda | : | 06 Mei 2026 |
| Isi Agenda | : | Inovasi ASN Berprestasi "Bestie Buleleng" #Dinsos_HadirGCT Singaraja | Rabu, 6 Mei 2026 Dinas Sosial Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng gelar kegiatan rutin yaitu apel pagi bersama seluruh SDM Dinsos P3A yang bertempat di Halaman Kantor Dinas Sosial Buleleng pada Rabu (6/5/2026) pagi. Usai apel pagi, dilanjutkan Program Dinsos P3A Bicara sebagai upaya meningkatkan pemahaman terhadap inovasi Putu Dewi Listani, SM yang diterima ke Tahap II seleksi Karya Tulis Inovasi ASN Beprestasi 2026 yang diselenggarakan oleh BKPSDM Kabupaten Buleleng. Kepala Dinas Sosial P3A Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., MM menyampaikan bahwa program kegiatan Dinsos P3A Bicara ini menjadi wadah komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus sarana untuk memperkuat pengetahuan maupun wawasan dalam memberikan pelayanan kepada warga pemerlu atensi sosial. Putu Dewi Listani, SM selaku perwakilan Dinsos P3A Kabupaten Buleleng menjelaskan karya tulis inovasinya yang berjudul "Bestie Buleleng (Bersama Edukasi Sebaya, Tumbuhkan Inspirasi dan Inovasi) untuk Mencegah Kekerasan Terhadap Anak". Bestie Buleleng berangkat dari jumlah kasus kekerasan yang tinggi, kurangnya pemahaman tentang kekerasan terhadap anak, kurangnya pengawasan dalam penggunaan media sosial, kurang optimalnya sosialisasi pencegahan kekerasan serta kurangnya sarana anak-anak dalam menyampaikan cerita mereka. Bestie Buleleng hadir dengan 3 program unggulan yakni Tutor Sebaya, Layanan Whatsapp Bestie Buleleng dan Layanan Rujukan. Program Tutor Sebaya adalah upaya pencegahan melalui sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak yang menarik dan edukatif oleh Forum Anak Daerah yang lebih komunikatif dengan anak-anak sebayanya. Selanjutnya, layanan Whatsapp yang menerima cerita dari anak-anak untuk selanjutnya dirujuk ke UPTD PPA jika ada indikasi kekerasan dan ke Puspaga Shanti jika ada indikasi konflik dalam keluarga. Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng berharap inovasi ini dapat menurunkan kasus kekerasan terhadap anak, memastikan pemenuhan hak anak serta menyediakan ruang aman untuk anak-anak dalam menyampaikan ceritanya melalui Whatsapp dengan nomor 08213125468. Layanan Whatsapp ini beroperasi sesuai hari dan jam kerja serta terbuka untuk seluruh anak di Kabupaten Buleleng. #Bulelengerabaru #BulelengPaten |
| Tanggal Agenda | : | 06 Mei 2026 |
| Isi Agenda | : | Kunjungan Warga Pasca Amputasi Singaraja, 6 Mei 2026 #DinsosHadir_GCT Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng melaksanakan kunjungan langsung ke kediaman I Gede Setiawan, warga Lingkungan Banjar Tegal, Kelurahan Banjar Tegal, Selasa 6 Mei 2026. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memberikan dukungan moril serta bantuan sosial pasca amputasi kaki kiri yang dialami I Gede Setiawan. I Gede Setiawan mengalami amputasi pada kaki kiri sampai batas paha pada Januari 2026. Kondisi tersebut berawal dari keluhan kaki kebas yang dalam waktu tiga hari berkembang menjadi melepuh, menghitam, dan membusuk saat menjalani perawatan di RSUP Prof. Ngoerah Denpasar. Berdasarkan diagnosa medis, kondisi itu disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah. Atas pertimbangan sendiri guna mencegah penjalaran, I Gede Setiawan memutuskan untuk dilakukan tindakan amputasi. Menindaklanjuti kondisi I Gede Setiawan, sebelumnya Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng telah menyalurkan bantuan kursi roda pada tanggal 30 April 2026. Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut permohonan keluarga melalui Wakil Bupati Buleleng. Penyerahan kursi roda baru dapat dilaksanakan pada akhir April dikarenakan I Gede Setiawan baru kembali dari Denpasar dan menetapkan domisili di Lingkungan Banjar Tegal pada bulan yang sama. Dalam kunjungan hari ini, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra menyerahkan bantuan berupa paket sembako, pakaian layak pakai, serta tongkat ketiak. Bantuan tongkat ketiak diberikan sebagai pengganti karena alat bantu sebelumnya memiliki ukuran yang tidak sesuai. Pada kesempatan tersebut, pihak keluarga I Gede Setiawan menyatakan kesediaannya untuk mengembalikan bantuan kursi roda guna mendukung proses adaptasi penggunaan tongkat ketiak. Sebagai tindak lanjut, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng menginstruksikan kepada Pendamping Rehabilitasi Sosial, Bella Saphira, untuk segera melaksanakan asesmen ulang. Asesmen tersebut berkaitan dengan rencana pengusulan bantuan kaki palsu melalui Sentra Mahatmiya Kementerian Sosial Republik Indonesia di Bali. I Gede Setiawan yang terdata dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional pada Desil 6 merupakan sasaran prioritas program Rehabilitasi Sosial. Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial P3A berkomitmen untuk memberikan pendampingan berkelanjutan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial dan Peraturan Menteri Sosial Nomor 4 Tahun 2023 tentang Program Asistensi Rehabilitasi Sosial.#DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten |
| Tanggal Agenda | : | 06 Mei 2026 |
| Isi Agenda | : | Salurkan Bantuan kepada Warga Terdampak Rumah Roboh Singaraja, 6 Mei 2026 #DinsosHadir_GCT Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng melaksanakan kunjungan lapangan sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak musibah rumah roboh di Desa Pelapuan, Kecamatan Busungbiu. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang mengalami musibah, sekaligus memastikan penanganan awal dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala Dusun Satria Desa Pelapuan yang secara langsung memantau kondisi warganya pasca kejadian. Adapun warga penerima bantuan yakni Dewa Made Pindu dan Desak Made Yasmini yang mengalami musibah akibat kondisi bangunan rumah yang sudah tidak layak huni. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, keluarga terdampak termasuk dalam kategori desil 2 atau kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi rentan. Selain itu, mereka juga telah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial berupa BPNT dan JKN-KIS, yang menunjukkan bahwa keluarga tersebut memang memerlukan perhatian dan intervensi lanjutan dari pemerintah. Dalam kunjungan tersebut, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM menyalurkan bantuan berupa palbet, terpal, paket sembako, family kit, serta pakaian layak pakai. Bantuan ini diberikan sebagai upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar serta meringankan beban keluarga terdampak pasca musibah. Kepala Dusun Satria Desa Pelapuan Dewa Made Agus Superman menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warganya. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga terdampak serta menjadi penyemangat untuk bangkit kembali dari kondisi yang dialami. Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Desak Made Yasmini, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Ia berharap ke depan adanya perhatian lanjutan dari pemerintah, khususnya dalam membantu perbaikan rumah agar dapat kembali ditempati dengan aman dan layak. Ke depan, diharapkan adanya sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat dalam upaya penanganan bencana sosial, sehingga setiap warga yang mengalami musibah dapat segera tertangani dan pulih seperti sediakala. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten |
| Tanggal Agenda | : | 05 Mei 2026 |
| Isi Agenda | : | Peringatan Piodalan Monumen Ayodya Pura Singaraja || 5 Mei 2025 #DinsosHadir_GCT Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Piodalan Agung di Pura Monumen Ayodya Pura, Desa Selat ( Selasa, 5/5). Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Danrem 163 Wirasatya Bali, perwakilan dari Kodim 1609/Buleleng, LVRI Provinsi Bali, LVRI Buleleng, PIVERI, Camat Sukasada, Perbekel dan Kelian Adat Desa Selat, mahasiswa Undiksha, pelajar dari SMP Ayodya Pura serta keluarga besar para pahlawan. Upacara Piodalan ini menjadi wujud bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus momentum untuk mengenang perjuangan Mayor I Nengah Metra dan pasukannya yang gugur di tempat bersejarah ini. Piodalan ini secara khusus dilaksanakan setiap tanggal 5 Mei yang merupakan hari lahir sekaligus hari gugurnya Mayor I Nengah Metra. Bupati Buleleng dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kadis Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos. M.M. menyampaikan bahwa Monumen Ayodya Pura merupakan saksi bisu perjuangan heroik para pejuang pada masa revolusi tahun 1946, di mana para kusuma bangsa dengan penuh keberanian mempertaruhkan jiwa dan raga demi mempertahankan kehormatan serta kemerdekaan tanah air. Selanjutnya Bupati berharap agar peringatan Piodalan Monumen Ayodya Pura ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi penerus untuk meneladani semangat juang para pahlawan, memperkuat rasa cinta tanah air, menjaga persatuan, serta mengisi kemerdekaan melalui karya, pengabdian, dan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Buleleng. Cucu dari Alm. Mayor I Nengah Metra, Ngurah Narayana Putra, mewakili keluarga menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap pemerintah daerah atas terselenggaranya piodalan ini sehingga dapat menjadi momentum untuk menggalang persatuan dan silaturahmi antara Pemerintah dengan keluarga pahlawan. Rangkaian kegiatan Piodalan Agung di Monumen Ayodya Pura ini terlaksana dalam suasana yang penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Momen ini menjadi simbol eratnya persatuan antar elemen masyarakat, pemerintah, dan keluarga pajlawan. sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan rasa hormat atas jasa para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara. #BulelengPaten #Bulelengerabaru |
| Tanggal Agenda | : | 04 Mei 2026 |
| Isi Agenda | : | Pendampingan Keluarga Rentan di Banyuasri #Dinsos_Hadir GCT Singaraja, Senin 4 Mei 2026 Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng melakukan asesmen dan pendampingan terhadap salah satu keluarga rentan di Kelurahan Banyuasri, menyusul laporan dari pihak kelurahan terkait pemanfaatan fasilitas umum sebagai tempat tinggal. Kepala keluarga, Komang Gunawan (53), bersama istrinya Ketut Sustri Maheni (49) dan satu orang anak yang masih menjadi tanggungan, saat ini menempati Posko Posyandu/Bale Banjar Teratai sejak kurang lebih lima tahun terakhir. Lokasi tersebut merupakan aset pemerintah yang difungsikan sebagai sarana kegiatan masyarakat. Sebelumnya, keluarga ini tinggal di bantaran Sungai Banyuasri. Namun, karena sering terdampak banjir, mereka kemudian berpindah ke lokasi posko. Selain itu, yang bersangkutan juga sempat menempati lahan negara (lahan lebih) secara mandiri tanpa akses listrik, sebelum akhirnya menetap di fasilitas umum tersebut. Dari sisi ekonomi, Komang Gunawan bekerja sebagai penjual kopi keliling dengan waktu kerja mulai sore hingga pagi hari, dengan penghasilan yang tidak menentu. Sementara itu, istrinya saat ini tidak bekerja. Kondisi ini menyebabkan keluarga belum mampu memiliki tempat tinggal yang layak dan tetap. Diketahui, pasangan ini memiliki tiga orang anak. Anak pertama dan kedua telah tinggal terpisah, sedangkan anak ketiga yang masih berusia 11 tahun tinggal bersama orang tua. Sebelumnya, anak tersebut sempat ditawarkan untuk tinggal di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), namun tidak mendapat izin dari ayahnya. Keberadaan keluarga yang menempati fasilitas umum ini dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, sehingga Dinas Sosial P3A bersama pihak kelurahan telah melakukan pendekatan dan asesmen guna mencarikan solusi terbaik. Sebagai tindak lanjut, akan dilakukan koordinasi lebih lanjut antara Dinas Sosial dan Pemerintah Kelurahan terkait kemungkinan penyediaan tempat relokasi atau fasilitasi hak pakai lahan, mengingat yang bersangkutan merupakan warga setempat. Dalam kegiatan tersebut, Dinas Sosial P3A juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan pakaian layak pakai sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi keluarga. Ke depan, diharapkan adanya sinergi antara Pemerintah Daerah dan pihak terkait untuk menyiapkan lokasi relokasi yang layak dengan status kepemilikan yang jelas, sehingga penanganan terhadap keluarga ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dan tepat sasaran. #Bulelengpaten #Bulelengerabaru |
| Tanggal Agenda | : | 04 Mei 2026 |
| Isi Agenda | : | Penandaan Rumah KPM Bansos Singaraja, 4 Mei 2026 DinsosHadir_GCT Dalam upaya meningkatkan transparansi dan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, Sos. MM, didampingi oleh kepala bidang perlindungan dan jaminan sosial Yayan Sutrisna S. Sos, melaksanakan kegiatan penandaan rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, bertempat di Kelurahan Kaliuntu, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh SDM PPKS Desa/Kelurahan, serta dihadiri oleh aparat Kelurahan Kaliuntu, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), dan masyarakat setempat. Penandaan rumah KPM ini bertujuan untuk memberikan identifikasi yang jelas terhadap penerima bantuan, sekaligus sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra S. Sos. MM, menegaskan bahwa bantuan sosial bukan bersifat selamanya, melainkan sebagai stimulan agar masyarakat mampu bangkit dan keluar dari kondisi kerentanan sosial. “Harapan kami, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan ke depan para KPM bisa lebih mandiri serta tidak lagi bergantung pada bantuan sosial,” ungkapnya. Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan turut berperan aktif dalam menjaga kejujuran dan keterbukaan data penerima bantuan. Apabila terdapat perubahan kondisi ekonomi, diharapkan penerima manfaat dapat melaporkan secara sukarela agar bantuan dapat dialihkan kepada warga lain yang lebih membutuhkan. Lurah Kaliuntu I Ketut Sudarsana S.Sos.M.A.P dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan penandaan rumah KPM sebagai langkah positif dalam menjaga transparansi penyaluran bantuan sosial di wilayahnya. “Kami dari pihak kelurahan sangat mendukung kegiatan ini, karena dengan adanya penandaan rumah KPM, masyarakat dapat mengetahui secara terbuka siapa saja yang menerima bantuan. Ini juga membantu kami dalam melakukan pengawasan agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya. Sementara itu, salah satu warga penerima manfaat Komang Srigati yang rumahnya telah ditempel stiker mengaku tidak keberatan dengan adanya penandaan tersebut, dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang sudah diberikan oleh pemerintah Kabupaten Buleleng, “Saya merasa terbantu dengan adanya bantuan ini, dan tidak masalah rumah kami diberi tanda. Justru ini sebagai bukti bahwa kami memang menerima bantuan dari pemerintah,” ungkapnya. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan program bantuan sosial dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respon positif dari masyarakat. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten |