(0362)21248
dinsospppa@bulelengkab.go.id
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak
Agenda Dinsospppa
Tanggal Agenda : 29 Juli 2026
Isi Agenda : Menuju Bansos Tepat Sasaran, Dinsos P3A Buleleng Percepat Pendataan Digital #DinsosHadir Singaraja, 29 Juli 2026 Dalam rangka mendukung percepatan transformasi layanan perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng kembali melaksanakan kegiatan Percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial pada Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/2051/DinsosP3A/VII/2026 tanggal 24 Juli 2026 tentang Pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial. Pelaksanaan kegiatan menyasar masyarakat di seputaran Jalan A. Yani, Jalan Diponegoro, serta tiga dusun di Desa Kalibukbuk. Dalam kegiatan ini, petugas dari SDM Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng yang bertugas sebagai Agen Perlinsos melakukan pendataan, verifikasi, serta pendaftaran masyarakat ke dalam Portal Perlinsos sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih akurat, transparan, dan berbasis data. Sebanyak 138 orang hadir dan berhasil dikunjungi serta didaftarkan dalam kegiatan tersebut. Berdasarkan hasil verifikasi awal, diperoleh rincian sebagai berikut: 2 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 21 orang berpotensi layak menerima BPNT, namun tidak memenuhi kriteria Program PKH, 95 orang dinyatakan tidak layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas kriteria penerima, memiliki kendaraan roda empat, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maupun berstatus ASN, 20 orang masih menunggu proses verifikasi lebih lanjut. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam memastikan data penerima bantuan sosial semakin akurat sehingga program yang diberikan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak, "Digitalisasi bantuan sosial bukan hanya tentang pemanfaatan teknologi, tetapi juga memastikan setiap warga memperoleh kesempatan yang sama untuk diverifikasi berdasarkan kondisi riil. Dengan data yang valid, bantuan sosial akan semakin tepat sasaran, transparan, dan berkeadilan," ujarnya. Hingga pelaksanaan kegiatan pada hari ini, progres Percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng telah mencapai 148.462 orang atau 55,12% dari total cakupan sasaran sebanyak 269.323 KK se-Kabupaten Buleleng. Capaian tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Dinas Sosial P3A dan seluruh Agen Perlinsos dalam menyukseskan program digitalisasi bantuan sosial sebagai fondasi perlindungan sosial yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam proses pendataan dan verifikasi agar data sosial ekonomi yang dimiliki pemerintah selalu mutakhir, sehingga setiap kebijakan perlindungan sosial dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat yang membutuhkan. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng
Tanggal Agenda : 28 Juli 2026
Isi Agenda : Percepatan Perlinsos Digitalisasi Bansos Terus Berlanjut, Dinsos P3A Buleleng Jemput Bola di Rumah Sakit dan Lapas Singaraja, 28 Juli 2026 Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial P3A terus mengakselerasi pelaksanaan Percepatan Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digitalisasi Bantuan Sosial dengan memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/2051/DinsosP3A/VII/2026 tanggal 24 Juli 2026 tentang Pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial. Pada pelaksanaan hari ini, layanan jemput bola dilaksanakan di RSUD Kabupaten Buleleng, RS KDH, RS Bali Med, RS Kertha Usada, Lembaga Pemasyarakatan, serta wilayah sekitarnya. Kegiatan difokuskan untuk memastikan masyarakat yang sedang menjalani perawatan, keluarga pasien, maupun warga di sekitar lokasi tetap memperoleh akses yang sama terhadap proses pendataan dan verifikasi melalui Portal Perlinsos. Petugas dari SDM Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng yang bertugas sebagai Agen Perlinsos secara aktif melakukan pendampingan, membantu proses registrasi, verifikasi data, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pembaruan data sosial secara digital sebagai dasar penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran. Pada kegiatan hari ini, sebanyak 529 orang berhasil dikunjungi dan didaftarkan. Berdasarkan hasil verifikasi awal melalui Portal Perlinsos, diperoleh hasil sebagai berikut: 35 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 90 orang berpotensi layak menerima BPNT namun belum memenuhi kriteria Program PKH, 397 orang dinyatakan belum layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maupun berstatus ASN, 7 orang masih menunggu proses verifikasi lanjutan. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, menyampaikan bahwa pelaksanaan jemput bola di fasilitas pelayanan kesehatan dan lembaga pemasyarakatan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh masyarakat untuk melakukan pengecekan dan pemutakhiran data sosial, "Digitalisasi bantuan sosial bukan hanya menyasar penerima bantuan, tetapi seluruh masyarakat. Dengan mendatangi rumah sakit dan lembaga pemasyarakatan, kami memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam proses pendataan sehingga hak-hak sosial mereka dapat diakomodasi secara adil dan tepat sasaran," ujar I Putu Kariaman Putra. Hingga 28 Juli 2026, progres pelaksanaan Percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng telah mencapai 146.483 orang atau 54,39% dari total cakupan sasaran sebanyak 269.323 KK se-Kabupaten Buleleng. Capaian ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mewujudkan tata kelola perlindungan sosial yang berbasis data, inklusif, serta memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh akses terhadap program bantuan sosial. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng
Tanggal Agenda : 28 Juli 2026
Isi Agenda : Fasilitasi Warga Belum Beruntung Melalui Bumbung Kemanusiaan Singaraja | 28 Juli 2026 #DinsosHadir_GCT Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng turut ambil bagian dalam kegiatan Bedah Rumah Pramuka Peduli yang dilaksanakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Buleleng pada Selasa (28/7/2026). Kegiatan berlangsung di Desa Banyuseri, Kecamatan Banjar, serta Banjar Dinas Tegal, Desa Patemon, Kecamatan Seririt. Kegiatan Bedah Rumah Pramuka Peduli tahun ini menyasar dua rumah warga belum beruntung an. Luh Sukenadi, Desa Banyuseri dan an. Kadek Kartining, Desa Patemon. Pelaksanaan kegiatan ini didukung melalui Gerakan Bumbung Kemanusiaan yang dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan. Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua V Kwarcab Buleleng Bidang Pengabdian Masyarakat, Bela Negara, dan Lingkungan Hidup hadir mendampingi Ketua Pramuka Kwarcab Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., beserta jajaran pengurus dan anggota Pramuka untuk bergotong royong melaksanakan bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak. Ketua Pramuka Kwarcab Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Bedah Rumah Pramuka Peduli merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap peringatan Hari Pramuka sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Program ini didukung melalui Gerakan Bumbung Kemanusiaan, yaitu penghimpunan kepedulian dan semangat gotong royong dari keluarga besar Pramuka yang kemudian diwujudkan dalam bantuan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak. Perbekel Desa Patemon, Made Selamat turut menyampaikan apresiasi kepada Gerakan Pramuka Kwarcab Buleleng dan Dinas Sosial Kabupaten Buleleng atas kepedulian yang diberikan kepada warganya. "Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Kegiatan ini sangat berarti bagi warga kami serta menjadi contoh nyata semangat kebersamaan dan gotong royong," katanya. Ungkapan syukur juga disampaikan oleh salah seorang penerima manfaat yang merasa terbantu dengan adanya program bedah rumah tersebut, Kadek Kartining. Melalui kegiatan Bedah Rumah Pramuka Peduli, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng bersama Gerakan Pramuka Kwarcab Buleleng terus memperkuat semangat kolaborasi dalam menghadirkan pelayanan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Momentum Hari Pramuka ke-65 pun menjadi pengingat bahwa kepedulian dan gotong royong merupakan kekuatan penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. #Dinsoshadir_GCT #Buelelengerabaru #BulelengPaten
Tanggal Agenda : 27 Juli 2026
Isi Agenda : Evaluasi Percepatan Digitalisasi Bansos Perkuat Capaian Perlinsos di Kabupaten Buleleng #DinsosHadir_GCT Singaraja, 27 Juli 2026 Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial P3A terus mengoptimalkan pelaksanaan Percepatan Perlindungan Sosial (Perlinsos) melalui Digitalisasi Bantuan Sosial. Kegiatan pada Senin, 27 Juli 2026 merupakan tindak lanjut dari Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/2051/DinsosP3A/VII/2026 tanggal 24 Juli 2026 tentang Pelaksanaan Pendaftaran Digitalisasi Bantuan Sosial. Pelaksanaan pendaftaran dilaksanakan secara serentak dengan menyasar berbagai lokasi strategis, yakni pasar, puskesmas, RSUD, Lembaga Pemasyarakatan, serta dua dusun di Desa Panji. Kegiatan ini melibatkan SDM Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng selaku Agen Perlinsos, Pendamping PKH, Agen OPD, dan Agen Desa untuk memastikan pelayanan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Sebanyak 382 warga berhasil didaftarkan dan dilakukan pengecekan status kepesertaan melalui Portal Perlinsos. Berdasarkan hasil verifikasi sementara diperoleh hasil sebagai berikut: 18 orang berpotensi layak menerima BPNT dan PKH, 66 orang berpotensi layak menerima BPNT, namun belum memenuhi komponen PKH, 292 orang belum layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maupun berstatus ASN, 6 orang masih menunggu proses verifikasi lanjutan. Pada hari yang sama, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga melaksanakan Zoom Meeting Evaluasi Percepatan Perluasan Digitalisasi Bantuan Sosial yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng tersebut diikuti oleh seluruh camat, perangkat daerah terkait, pemerintah desa/kelurahan, agen Perlinsos, serta seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan digitalisasi bansos. Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur progres pelaksanaan di lapangan, mengidentifikasi berbagai kendala, sekaligus memperkuat koordinasi agar target percepatan digitalisasi bantuan sosial di Kabupaten Buleleng dapat tercapai sesuai jadwal. Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi bantuan sosial sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak, "Digitalisasi bantuan sosial bukan hanya persoalan pendataan, tetapi merupakan upaya menghadirkan keadilan sosial melalui data yang akurat. Saya meminta seluruh OPD, pemerintah desa, agen Perlinsos, dan pendamping sosial terus meningkatkan koordinasi agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai. Jangan sampai ada masyarakat yang berhak justru terlewat karena kurangnya validasi data. Beliau juga mengapresiasi seluruh petugas di lapangan yang telah bekerja secara langsung menjangkau masyarakat di berbagai lokasi. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, menyampaikan bahwa evaluasi rutin menjadi langkah penting untuk memastikan pelaksanaan digitalisasi bansos berjalan semakin efektif, "Melalui evaluasi ini kami dapat mengetahui capaian di setiap wilayah, sekaligus menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi petugas di lapangan. Kami optimistis, dengan kolaborasi seluruh agen Perlinsos, pendamping PKH, OPD, dan pemerintah desa, target percepatan digitalisasi bantuan sosial di Kabupaten Buleleng dapat tercapai sesuai yang diharapkan sehingga penyaluran bantuan sosial menjadi semakin tepat sasaran." Hingga capaian Percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng telah mencapai 132.936 orang atau 49,36% dari total sasaran 269.323 KK se-Kabupaten Buleleng. Melalui pelaksanaan pendaftaran di lapangan yang disertai evaluasi secara berkala, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan sistem perlindungan sosial yang lebih akurat, transparan, inklusif, dan berbasis data digital, sehingga seluruh masyarakat yang berhak dapat memperoleh akses bantuan sosial secara tepat sasaran. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng
Tanggal Agenda : 26 Juli 2026
Isi Agenda : Berikan Penguatan Sosial, Dinsos Hadir Atensi Kasus Viral DinsosHadir_GCT Singaraja|| 26 Juli 2026 Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan pendampingan kepada keluarga korban pengroyokan massa berinisial KD yang meninggal dunia di Kabupaten Tabanan. Pendampingan diawali dengan kunjungan Kepala Dinsos P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, bersama jajaran ke rumah duka di Banjar Dinas Delod Pura, Desa Sidetape, Kecamatan Banjar, Sabtu (25/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Buleleng agar pemerintah hadir secara langsung melihat kondisi keluarga korban sekaligus menyiapkan langkah-langkah penanganan bagi keluarga yang ditinggalkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban meninggal dunia akibat pengroyokan massa yang terjadi pada Jumat (24/7/2026) dini hari di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Peristiwa tersebut bermula saat korban diduga melakukan pencurian ayam aduan dan kemudian diamuk massa hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Dalam insiden itu, Sepeda motor milik korban juga dirusak dan dibakar oleh massa. Almarhum diketahui merupakan tulang punggung keluarga yang sehari-hari menafkahi istri yang bekerja sebagai buruh anyaman serta tiga orang anak yang masih menempuh pendidikan. Keluarga korban berdomisili di Banjar Dinas Delod Pura, Desa Sidetape, Kecamatan Banjar. Dari hasil asesmen yang dilakukan Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, keluarga korban tercatat sebagai penerima bantuan sosial berupa JKN-KIS PBI dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT/Sembako), serta masuk dalam Desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan mengoptimalkan berbagai bentuk intervensi agar keberlangsungan hidup keluarga korban, khususnya pendidikan anak-anaknya, tetap terjamin. Salah satu upaya yang disiapkan adalah mendorong ketiga anak korban untuk memperoleh akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat milik Kementerian Sosial Republik Indonesia di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, sehingga mereka dapat memperoleh layanan pendidikan secara maksimal dari pemerintah. Selain itu, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Buleleng juga akan memfasilitasi Program Indonesia Pintar (PIP) sesuai ketentuan yang berlaku guna membantu pembiayaan pendidikan dan kebutuhan dasar selama anak-anak tersebut bersekolah. Pada kesempatan tersebut, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng memberikan bantuan berupa paket sembako dan pakaian layak pakai kepada keluarga korban dan selanjutnya akan diberikan pendampingan psikososial kepada anak-anak korban sebagai bagian dari upaya perlindungan sosial. Dalam statementnya, Perbekel Desa Sidatape I Made Sutama menyampaikan, permasalahan ini telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng atas kunjungan dan perhatian yang telah diberikan, serta berharap seluruh pihak dapat menghormati proses hukum yang sedang berjalan demi terciptanya penyelesaian yang baik dan kondusif. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Camat Banjar, Perbekel Desa Sidetape, Kelian Dadia setempat, Koordinator Wilayah Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Banjar, SDM PKH Desa Sidetape, perwakilan Panti Sosial Anak Udyana Wiguna Dinas Sosial P3A Provinsi Bali, Kepala Dusun, serta keluarga korban. Melalui langkah cepat ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan dan pendampingan kepada masyarakat yang mengalami musibah, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan dukungan sosial secara berkelanjutan. #BulelengPaten #BulelengErabaru #Dinsoshadir_GCT
Tanggal Agenda : 25 Juli 2026
Isi Agenda : Fasilitasi Warga Kurang Beruntung dan Percepat Digitalisasi Bansos #DinsosHadir_GCT Singaraja, 25 Juli 2026 Sebagai tindak lanjut atas informasi yang disampaikan oleh Wakil Bupati Buleleng mengenai adanya warga kurang beruntung di Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan home visit sekaligus memberikan intervensi terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan. Kunjungan diawali ke rumah Fhidiya Arianti, yang memiliki seorang putra bernama Muhammad Arshaq Alfarizi (1 tahun 11 bulan). Balita tersebut mengalami benjolan di bagian kiri kepala sejak enam bulan lalu akibat terjatuh saat bermain di halaman rumah. Berdasarkan hasil asesmen, anak tersebut akan menjalani tindakan operasi. Untuk membantu meringankan beban keluarga, Dinas Sosial PPPA Kabupaten Buleleng mengintervensi kepesertaan JKN-KIS PBI sehingga proses pengobatan dan masa pemulihan dapat memperoleh jaminan pelayanan kesehatan. Selanjutnya, rombongan mengunjungi rumah Asrab Muhammad Ahza (2,5 tahun) yang mengalami gangguan fungsi hati (liver) serta gangguan pertumbuhan sejak lahir. Ibunya, Sumiati, diketahui merupakan penerima bantuan sosial BPNT. Dinas Sosial melakukan asesmen untuk memastikan kebutuhan perlindungan sosial dan pelayanan kesehatan dapat dipenuhi secara berkelanjutan. Kunjungan dilanjutkan ke rumah Abdul Holik, yang telah mengalami kelumpuhan selama kurang lebih dua tahun. Sang istri, Sari Purwati, menjadi tulang punggung keluarga dengan berjualan gorengan, sementara Abdul Holik dirawat oleh menantunya yang tinggal serumah. Dalam kesempatan tersebut, Dinas Sosial PPPA memberikan intervensi melalui kepesertaan JKN-KIS PBI serta memfasilitasi pengusulan bantuan alat bantu berupa kursi roda guna meningkatkan mobilitas dan kualitas hidup yang bersangkutan. Selain melaksanakan home visit, Dinas Sosial PPPA Kabupaten Buleleng juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melaksanakan piloting Digitalisasi Bantuan Sosial melalui penginputan data masyarakat ke Portal Perlinsos. Langkah ini bertujuan agar data sosial masyarakat selalu mutakhir sehingga proses penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran, transparan, dan cepat sesuai kondisi riil di lapangan. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen untuk memastikan tidak ada warga yang menghadapi persoalan sosial seorang diri. "Kami hadir langsung untuk melihat kondisi masyarakat secara nyata, melakukan asesmen, dan memberikan solusi sesuai kewenangan yang dimiliki pemerintah. Harapan kami, setiap warga yang mengalami kesulitan dapat segera memperoleh perlindungan sosial, layanan kesehatan, maupun bantuan yang dibutuhkan sehingga kualitas hidup mereka dapat terus meningkat."ujarnya". Terkait pelaksanaan Digitalisasi Bansos, beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif mendaftarkan diri melalui Portal Perlinsos. Portal Perlinsos bukan hanya diperuntukkan bagi penerima bantuan sosial, tetapi terbuka bagi seluruh masyarakat Kabupaten Buleleng untuk melakukan pendataan. Dengan data yang lengkap dan akurat, pemerintah dapat mengambil kebijakan yang lebih tepat sasaran sehingga tidak ada warga yang layak menerima bantuan tetapi terlewat dari pendataan. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan sosial yang cepat, responsif, dan tepat sasaran, sekaligus memperkuat percepatan digitalisasi perlindungan sosial demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng
Tanggal Agenda : 24 Juli 2026
Isi Agenda : Percepatan Digitalisasi Bansos Terus Berjalan, Grebeg Perlinsos Kecamatan Buleleng #DinsosHadir_GCT Singaraja, 24 Juli 2026 Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial P3A terus mengintensifkan pelaksanaan uji coba Percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial. Pada Jumat (24/7), kegiatan dilaksanakan di 12 desa se-Kecamatan Buleleng sebagai tindak lanjut Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/2035/DinsosP3A/VII/2026 tanggal 22 Juli 2026 tentang Pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial. Kegiatan ini melibatkan SDM Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng selaku Agen Perlinsos, Pendamping PKH, Agen OPD, serta Agen Desa yang secara langsung melakukan pendataan, verifikasi, dan pendaftaran warga ke Portal Perlinsos. Sebanyak 420 warga hadir maupun dikunjungi secara langsung untuk mengikuti proses digitalisasi bantuan sosial. Dari hasil pendataan tersebut, diperoleh sebanyak 16 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 52 orang berpotensi layak menerima BPNT namun tidak memenuhi syarat PKH, 344 orang dinyatakan tidak layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas kriteria penerima, memiliki kendaraan roda empat, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan maupun berstatus ASN, serta 8 orang masih menunggu proses verifikasi lebih lanjut. Secara kumulatif, hingga 24 Juli 2026, pelaksanaan Percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng telah berhasil mendaftarkan 120.282 orang atau 44,66 persen dari total cakupan sasaran sebanyak 269.323 KK di Kabupaten Buleleng. Capaian ini menunjukkan komitmen bersama seluruh pihak dalam mempercepat terwujudnya data perlindungan sosial yang lebih akurat, terpadu, dan tepat sasaran. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, menyampaikan bahwa uji coba digitalisasi bantuan sosial akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan hingga seluruh masyarakat yang menjadi sasaran dapat terdaftar dalam Portal Perlinsos. "Uji coba Digitalisasi Bantuan Sosial ini akan terus kami lanjutkan sebagai bagian dari upaya menyempurnakan sistem perlindungan sosial yang lebih akurat dan transparan. Kami ingin memastikan seluruh masyarakat yang memenuhi kriteria memperoleh kesempatan yang sama untuk terdata, sehingga penyaluran bantuan sosial ke depan benar-benar tepat sasaran. Lebih lanjut, kami berharap keberhasilan percepatan digitalisasi bansos tidak hanya bergantung pada Dinas Sosial, tetapi juga memerlukan dukungan aktif seluruh perangkat daerah, pemerintah desa dan kelurahan, serta partisipasi masyarakat, ujarnya" Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan percepatan digitalisasi bantuan sosial di Kabupaten Buleleng dapat berjalan optimal serta mewujudkan sistem perlindungan sosial yang semakin inklusif, akurat, dan berkelanjutan. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng
Tanggal Agenda : 23 Juli 2026
Isi Agenda : Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 Perkuat Perlindungan Anak di Kabupaten Buleleng Singaraja, 23 Juli 2026 #DinsosHadir_GCT Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026, Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Buleleng yang didukung oleh Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng melaksanakan “Puncak Acara Bahana Kreasi Anak X” di Taman Yowana Asri. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S. Sos.MM hadir untuk memberikan sambutan sekaligus menutup serangkaian HAN Kabupaten Buleleng yang telah dimulai sejak pertengahan bulan Juli. Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Sosial P3A juga menjadi narasumber dalam Talkshow yang membahas inovasi Bestie Buleleng sebagai upaya pencegahan kekerasan terhadap anak yang diikuti oleh OPD terkait, guru dan siswa dari sekolah-sekolah di sekitar Taman Yowana Asri. Melalui Hari Anak Nasional yang bertema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” , Kepala Dinas Sosial P3A mengajak seluruh keluarga, sekolah dan masyarakat untuk memberikan kasih sayang positif, menjaga keamanan dan memastikan pemenuhan hak untuk menjamin cerahnya masa depan anak-anak di Buleleng. Dalam Bahana Kreasi Anak ke-X ini juga dilaksanakan pelantikan pengurus FAD Tahun 2026 serta penyampaian Suara Anak Buleleng yang merupakan hasil dari Sidang Anak Buleleng yang berisi aspirasi anak demi tercapainya Kabupaten Buleleng Layak Anak seperti pencegahan perkawinan anak dan kawasan tanpa rokok. Anak-anak juga menampilkan berbagai penampilan menarik sebagai wujud kreativitas dan semangat untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten Buleleng. Sebagai penutup sesi Talkshow, I Putu Kariaman Putra, S.Sos MM mendorong anak-anak di Kabupaten Buleleng untuk memanfaatkan layanan konsultasi gratis jika terjadi indikasi kekerasan ataupun curhat terkait permasalahan yang dialami melalui Whatsapp Bestie Buleleng. Melalui kegiatan ini dapat mendorong semangat dan komitmen seluruh unsur di Kabupaten Buleleng dalam memastikan pemenuhan hak dan jaminan perlindungan sosial bagi anak-anak di Kabupaten Buleleng. #BestieBuleleng #Bulelengerabaru #Bulelengpaten