| Tanggal Agenda | : | 23 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 Perkuat Perlindungan Anak di Kabupaten Buleleng Singaraja, 23 Juli 2026 #DinsosHadir_GCT Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026, Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Buleleng yang didukung oleh Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng melaksanakan “Puncak Acara Bahana Kreasi Anak X” di Taman Yowana Asri. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S. Sos.MM hadir untuk memberikan sambutan sekaligus menutup serangkaian HAN Kabupaten Buleleng yang telah dimulai sejak pertengahan bulan Juli. Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Sosial P3A juga menjadi narasumber dalam Talkshow yang membahas inovasi Bestie Buleleng sebagai upaya pencegahan kekerasan terhadap anak yang diikuti oleh OPD terkait, guru dan siswa dari sekolah-sekolah di sekitar Taman Yowana Asri. Melalui Hari Anak Nasional yang bertema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” , Kepala Dinas Sosial P3A mengajak seluruh keluarga, sekolah dan masyarakat untuk memberikan kasih sayang positif, menjaga keamanan dan memastikan pemenuhan hak untuk menjamin cerahnya masa depan anak-anak di Buleleng. Dalam Bahana Kreasi Anak ke-X ini juga dilaksanakan pelantikan pengurus FAD Tahun 2026 serta penyampaian Suara Anak Buleleng yang merupakan hasil dari Sidang Anak Buleleng yang berisi aspirasi anak demi tercapainya Kabupaten Buleleng Layak Anak seperti pencegahan perkawinan anak dan kawasan tanpa rokok. Anak-anak juga menampilkan berbagai penampilan menarik sebagai wujud kreativitas dan semangat untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten Buleleng. Sebagai penutup sesi Talkshow, I Putu Kariaman Putra, S.Sos MM mendorong anak-anak di Kabupaten Buleleng untuk memanfaatkan layanan konsultasi gratis jika terjadi indikasi kekerasan ataupun curhat terkait permasalahan yang dialami melalui Whatsapp Bestie Buleleng. Melalui kegiatan ini dapat mendorong semangat dan komitmen seluruh unsur di Kabupaten Buleleng dalam memastikan pemenuhan hak dan jaminan perlindungan sosial bagi anak-anak di Kabupaten Buleleng. #BestieBuleleng #Bulelengerabaru #Bulelengpaten |
| Tanggal Agenda | : | 22 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Percepat Data Akurat Lewat Digitalisasi Bansos #DinsosHadir_GCT Singaraja, 22 Juli 2026 Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng terus melanjutkan pendampingan Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) sebagai bagian dari percepatan pemutakhiran data perlindungan sosial di Kabupaten Buleleng. Pada pelaksanaan hari ini, kegiatan dipusatkan di Kecamatan Sawan dan Kecamatan Sukasada dengan melibatkan SDM Dinsos P3A selaku Agen Perlinsos, Pendamping PKH, pemerintah desa, serta unsur terkait. Pendampingan dilakukan secara langsung kepada masyarakat melalui proses pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK), verifikasi data sosial ekonomi, hingga pendaftaran ke Portal Perlinsos. Langkah ini bertujuan memastikan setiap warga yang belum terdata dapat masuk ke dalam sistem sehingga data perlindungan sosial menjadi semakin akurat dan menjadi dasar penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran. Kegiatan uji coba ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat bahwa Portal Perlinsos tidak hanya diperuntukkan bagi penerima bantuan sosial, tetapi dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga untuk mengetahui status data sosial ekonominya sekaligus melakukan pembaruan data apabila diperlukan. Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG, menyampaikan bahwa digitalisasi bantuan sosial merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih transparan, cepat, dan tepat sasaran. "Keberhasilan digitalisasi bantuan sosial ditentukan oleh validitas data. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung proses pendataan ini dengan memberikan data yang benar dan lengkap. Saya juga mengapresiasi dedikasi seluruh Agen Perlinsos, Pendamping PKH, serta pemerintah desa dan kelurahan yang terus bekerja di lapangan. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, kita wujudkan data yang akurat sehingga setiap bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak." Ujar Bupati Buleleng Salah seorang warga yang mengikuti kegiatan menyampaikan apresiasinya atas pendampingan yang diberikan oleh petugas. Kami merasa sangat terbantu karena petugas menjelaskan prosesnya dengan baik dan membantu mengecek data kami secara langsung. Dengan adanya Portal Perlinsos, kami menjadi lebih memahami status data kami dan berharap bantuan sosial ke depan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan. Terdapat 1.824 orang yang hadir dan dikunjungi dengan rincian sejumlah 163 orang berpotensi layak Program BPNT dan PKH, Sejumlah 492 orang berpotensi layak BPNT dan tidak layak di PKH, Sejumlah 978 orang tidak Layak BPNT dan tidak layak PKH karena tidak memiliki komponen PKH, Desil melebihi, memiliki kendaraan roda 4, dan BPJS ketenagakerjaan serta ASN, Sejumlah 191 orang menunggu verifikasi. Adapun progres percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial per hari ini sejumlah 104.709 orang atau 38,88% dari cakupan sasaran 269.323 KK se Kabupaten Buleleng. Melalui pendampingan yang terus dilakukan secara bertahap di Kecamatan Sawan dan Kecamatan Sukasada, Pemerintah Kabupaten Buleleng optimistis percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial dapat segera tercapai. Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Agen Perlinsos, Pendamping PKH, dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu mewujudkan sistem perlindungan sosial yang lebih modern, akurat, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Buleleng. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 21 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Penguatan Sosialisasi Melalui Media Radio Nuansa Giri Fm #DinsosHadir_GCT Singaraja, 21 Juli 2026 Dalam upaya memperkuat pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial di Kabupaten Buleleng, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., sebagai narasumber dalam Dialog Interaktif Radio Nuansa Giri FM yang mengangkat tema “Optimalisasi Digitalisasi Bansos Lewat Grebeg Perlinsos”, bertempat di Studio II Radio Nuansa Giri FM Singaraja. Dialog interaktif ini menjadi sarana untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan program Grebeg Perlinsos sebagai bagian dari piloting digitalisasi bantuan sosial di Kabupaten Buleleng. Dalam dialog tersebut dijelaskan bahwa digitalisasi bantuan sosial bertujuan menghadirkan data perlindungan sosial yang lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran melalui pemanfaatan Portal Perlinsos. Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd., menegaskan bahwa Digitalisasi bantuan sosial merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk memastikan setiap program perlindungan sosial diberikan berdasarkan data yang akurat, transparan, dan tepat sasaran. Melalui Gerakan Grebeg Perlinsos, kami mengajak seluruh masyarakat agar turut berpartisipasi melakukan pengecekan dan pemutakhiran data melalui Portal Perlinsos keberhasilan digitalisasi bantuan sosial. Melalui Grebeg Perlinsos, pemerintah tidak hanya menyasar keluarga penerima manfaat, tetapi juga mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Portal Perlinsos sehingga kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat terdata dengan baik sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, menjelaskan bahwa pelaksanaan Grebeg Perlinsos terus bergerak ke seluruh wilayah Kabupaten Buleleng sebagai bentuk percepatan pendataan masyarakat. Hingga saat ini kegiatan telah dilaksanakan, di antaranya di Kecamatan Gerokgak yang mencakup 14 desa dengan sebanyak 2.649 warga berhasil didaftarkan ke Portal Perlinsos, serta di Kecamatan Seririt dengan total 2.883 warga yang telah mengikuti proses digitalisasi. Dari hasil tersebut diperoleh data awal masyarakat yang berpotensi layak menerima BPNT dan PKH, layak BPNT, masih menunggu proses verifikasi, maupun yang belum memenuhi kriteria sesuai ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan Grebeg Perlinsos melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Agen Perlinsos, pendamping sosial, serta berbagai unsur masyarakat. Sinergi tersebut menjadi kunci dalam mempercepat validasi data sehingga bantuan sosial yang diberikan pemerintah semakin tepat sasaran. Melalui penguatan sosialisasi melalui Radio Nuansa Giri FM yang dipadukan dengan pelaksanaan Grebeg Perlinsos di lapangan, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap pemahaman masyarakat terhadap pentingnya digitalisasi perlindungan sosial semakin meningkat. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, proses pendataan di Portal Perlinsos dapat diselesaikan secara menyeluruh sehingga menjadi fondasi dalam mewujudkan pelayanan sosial yang lebih efektif, transparan, dan berkeadilan, sekaligus mendukung terwujudnya Buleleng yang maju, sejahtera, dan semakin membanggakan. Kegiatan dialog interaktif ini juga menjadi media edukasi agar masyarakat memahami pentingnya berpartisipasi aktif dalam proses digitalisasi bantuan sosial, sehingga setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh akses terhadap program perlindungan sosial sesuai dengan kondisi dan kriteria yang berlaku. Harapan ke depan, melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perangkat desa, Agen Perlinsos, serta seluruh masyarakat, pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial di Kabupaten Buleleng diharapkan dapat berjalan semakin optimal. Dengan data yang valid dan terintegrasi, program bantuan sosial akan semakin tepat sasaran, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjadi fondasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan membangun Kabupaten Buleleng yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 20 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Rakor Percepatan Perluasan Digitalisasi Bansos, Dinsos P3A Perkuat Sinergi Lintas OPD #DinsosHadir_ GCT Singaraja, 20 Juli 2026 Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat komitmen dalam mempercepat perluasan digitalisasi bantuan sosial (bansos). Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Percepatan Perluasan Digitalisasi Bansos Kabupaten Buleleng yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., bertempat di Gedung BCC Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfoshanti) Kabupaten Buleleng, Senin (20/7), melalui Zoom Meeting. Turut mendampingi Sekretaris Daerah dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., bersama jajaran terkait serta Rapat juga diikuti oleh para Asisten Setda, Staf Ahli, Kepala OPD, Direktur RSUD, Kepala Badan, Kepala Bagian di lingkungan Setda, serta seluruh Camat se-Kabupaten Buleleng. Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari upaya Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mempercepat perluasan digitalisasi bansos melalui Portal Perlinsos, sehingga seluruh masyarakat dapat melakukan pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai dasar pemadanan data sosial secara lebih akurat, transparan, dan terintegrasi. Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi bansos memerlukan dukungan dan kolaborasi seluruh perangkat daerah. Setiap OPD diminta ikut berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan Portal Perlinsos sehingga proses pembaruan data dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa digitalisasi bansos bukan hanya diperuntukkan bagi masyarakat penerima bantuan sosial, tetapi juga terbuka bagi seluruh warga Kabupaten Buleleng untuk melakukan pengecekan data melalui Portal Perlinsos. Dengan demikian, data sosial masyarakat dapat terus diperbarui sebagai dasar penyusunan kebijakan perlindungan sosial yang lebih akurat dan berkeadilan. Dari hasil proses digitalisasi tersebut diperoleh data sementara, yaitu 223 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 521 orang berpotensi layak menerima BPNT namun tidak memenuhi kriteria PKH, 988 orang dinyatakan belum layak menerima BPNT maupun PKH karena berbagai faktor seperti tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maupun berstatus ASN. Sementara itu, 359 orang masih dalam proses menunggu verifikasi lanjutan. Hingga 20 Juli 2026, progres pelaksanaan Percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng telah mencapai 88.767 orang atau 32,96% dari total sasaran 269.323 KK se-Kabupaten Buleleng. Capaian tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mewujudkan sistem perlindungan sosial yang berbasis data digital, akurat, dan berkelanjutan, Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh OPD, pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan semakin memperkuat sinergi dalam menyukseskan percepatan perluasan digitalisasi bansos. Dengan data yang semakin valid dan terintegrasi, penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Buleleng diharapkan menjadi lebih tepat sasaran, transparan, efektif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong, diharapkan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng, mulai dari perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa/kelurahan, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, Agen Perlinsos, hingga seluruh pegawai dan masyarakat Kabupaten Buleleng dapat bersama-sama menyukseskan piloting Digitalisasi Bantuan Sosial. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 17 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Uji Coba Digitalisasi Bansos Berlanjut Demi Akuratnya Data #DinsosHadir_GCT Singaraja, 17 Juli 2026 Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng terus melanjutkan Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) sebagai bagian dari percepatan pemutakhiran data perlindungan sosial, kegiatan kini berlanjut kembali dengan menyasar seluruh kelurahan di Kabupaten Buleleng guna memastikan seluruh masyarakat yang belum terdata dapat terdaftar pada Portal Perlinsos. Pelaksanaan uji coba ini melibatkan SDM Dinsos P3A Kabupaten Buleleng selaku Agen Perlinsos, Pendamping PKH, pemerintah kelurahan, serta berbagai unsur terkait yang secara langsung melakukan pendataan, pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK), verifikasi data sosial ekonomi, hingga pendaftaran masyarakat ke Portal Perlinsos. Kegiatan ini tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat penerima bantuan sosial, tetapi juga terbuka bagi seluruh warga yang belum pernah melakukan pengecekan data. Melalui Portal Perlinsos, masyarakat dapat mengetahui kondisi data sosial ekonominya sehingga proses penyaluran bantuan sosial ke depan dapat dilaksanakan secara lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa uji coba yang terus dilaksanakan merupakan langkah strategis untuk menyempurnakan basis data perlindungan sosial di Kabupaten Buleleng. "Digitalisasi bantuan sosial bukan hanya sekadar proses pendataan, tetapi merupakan upaya menghadirkan data yang valid dan mutakhir. Dengan data yang akurat, program bantuan sosial dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dan bersama-sama menyukseskan Portal Perlinsos." Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya, S.M. mengapresiasi dedikasi seluruh Agen Perlinsos, Pendamping PKH, serta jajaran pemerintah kelurahan yang terus bekerja di lapangan demi menyukseskan program digitalisasi bantuan sosial dengan mengajak seluruh Agen Perlinsos agar tetap menjaga semangat, bekerja dengan penuh integritas, dan mengedepankan ketelitian dalam setiap proses pendataan. Setiap data yang dihimpun menjadi dasar pemerintah dalam menentukan kebijakan bantuan sosial. Pelaksanaan kegiatan menyasar 17 kelurahan di wilayah Kecamatan Buleleng, yaitu Astina, Banyuasri, Banyuning, Beratan, Kaliuntu, Kampung Anyar, Kampung Baru, Kampung Bugis, Kampung Kajanan, Kampung Singaraja, Kendran, Liligundi, Paket Agung, Penarukan, Sukasada, Banjar Bali, dan Banjar Jawa. Pada pelaksanaan hari ini, sebanyak 501 warga berhasil dikunjungi dan didaftarkan ke Portal Perlinsos. Berdasarkan hasil verifikasi awal, 19 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 82 orang berpotensi layak menerima BPNT namun tidak memenuhi syarat PKH, 378 orang tidak layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, berstatus peserta BPJS Ketenagakerjaan maupun ASN, sedangkan 22 orang masih menunggu proses verifikasi lebih lanjut. Hingga pelaksanaan hari ini, progres percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng telah mencapai 76.388 orang atau 28,36 persen dari total sasaran 269.323 Kepala Keluarga (KK). Melalui pelaksanaan uji coba yang terus berlanjut di seluruh kelurahan di Kabupaten Buleleng, Pemerintah Kabupaten Buleleng optimistis target percepatan Digitalisasi Bansos dapat tercapai. Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kelurahan, Agen Perlinsos, Pendamping PKH, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan sistem perlindungan sosial yang lebih modern, akurat, serta mampu memberikan manfaat secara optimal bagi masyarakat Kabupaten Buleleng. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 17 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Studi Tiru Perkuat Program DWP Buleleng dan Malang #DinsosHadir_GCT Malang, 17 Juli 2026 Sebagai upaya memperkuat kualitas program dan mengembangkan inovasi dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng, Dinas Sosial PPPA Kabupaten Buleleng memfasilitasi kegiatan studi tiru ke DWP Kota Malang pada 17 Juli 2026 yang bertempat di Hall B Meeting Mini Block Office, Jl. Majapahit, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti oleh Ibu Bupati Buleleng, Ibu Wakil Bupati Buleleng, Bapak beserta Ibu Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Asisten III, Kepala Dinas Sosial P3A beserta staf serta seluruh anggota DWP Kabupaten Buleleng. Kegiatan diterima langsung oleh Ibu Wakil Wali Kota Malang didampingi Bapak bersama Ibu Sekda Kota Malang beserta anggota DWP Kota Malang. Dalam sambutannya, Ny. Wardhany Sutjidra mengapresiasi peran Dharma Wanita Persatuan yang telah menjalankan berbagai program strategis guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ketahanan keluarga, dan mendukung keberhasilan pembangunan di Kabupaten Buleleng dan juga Kota Malang. Ibu Bupati Buleleng selaku penasihat DWP Kabupaten Buleleng juga menyampaikan bahwa program-program inovasi dari DWP Kota Malang akan ditiru dan dikembangkan untuk mendorong pengembangan kualitas dari program yang telah dimiliki sebelumnya. Ibu Wakil Wali Kota Malang mengapresiasi kunjungan studi tiru ini dan berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi media pembelajaran bersama untuk saling bertukar informasi, berbagi praktik baik, memperluas wawasan, serta mempererat tali persaudaraan antar organisasi. Ibu Saila El Adzkiya memandang kesempatan ini sebagai momen berharga dimana DWP Kabupaten Buleleng dan Kota Malang dapat saling mengisi dan menguatkan melalui berbagai inovasi yang tercipta sesuai dengan potensi daerahnya masing-masing. Melalui studi tiru ini, DWP Kabupaten Buleleng mendapatkan berbagai inspirasi dalam memperkuat dan mengembangkan inovasi pelaksanaan program guna mendukung pembangunan nasional, melalui peningkatan kualitas sumber daya anggota, penguatan ketahanan keluarga, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, serta kegiatan sosial budaya yang berdampak pula untuk masyarakat luas. #DinsosHadir_GCT #Bulelengerabaru #BulelengPaten |
| Tanggal Agenda | : | 16 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Grebeg Perlinsos di Kelurahan se Kecamatan Buleleng #DinsosHadir_GCT Singaraja, 16 Juli 2026 Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/1852/DinsosP3A/VII/2026 tanggal 14 Juli 2026 tentang Pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial. Pelaksanaan di lapangan melibatkan SDM Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng sebagai Agen Perlinsos bersama Pendamping PKH Kecamatan Buleleng yang melakukan pendataan sekaligus pendaftaran masyarakat ke Portal Perlinsos. Adapun 17 kelurahan yang menjadi lokasi pelaksanaan Grebeg Perlinsos meliputi Kelurahan Astina, Banyuasri, Banyuning, Beratan, Kaliuntu, Kampung Anyar, Kampung Baru, Kampung Bugis, Kampung Kajanan, Kampung Singaraja, Kendran, Liligundi, Paket Agung, Penarukan, Sukasada, Banjar Bali, dan Banjar Jawa. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, sebanyak 777 warga berhasil didaftarkan dan dilakukan pengecekan melalui Portal Perlinsos. Dari hasil verifikasi awal diperoleh 30 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 110 orang berpotensi layak menerima BPNT namun belum memenuhi syarat PKH, 465 orang dinyatakan tidak layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, berstatus peserta BPJS Ketenagakerjaan maupun ASN, serta 172 orang masih menunggu proses verifikasi lebih lanjut. Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya, S.M. mengapresiasi semangat seluruh Agen Perlinsos, Pendamping PKH, serta semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Grebeg Perlinsos. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pendataan, tetapi merupakan bentuk pengabdian untuk memastikan setiap warga yang benar-benar membutuhkan memperoleh haknya. Beliau mengajak seluruh Agen Perlinsos agar tetap semangat, teliti, dan bekerja dengan penuh tanggung jawab dalam melakukan pendataan serta verifikasi di lapangan. Dengan data yang akurat dan tepat sasaran, program bantuan sosial akan semakin efektif, transparan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buleleng. "Mari kita sukseskan Digitalisasi Bantuan Sosial ini dengan kerja sama, komitmen, dan semangat melayani masyarakat," tegasnya. Kegiatan Grebeg Perlinsos ini tidak hanya menyasar masyarakat penerima bantuan sosial, tetapi juga memberikan kesempatan kepada seluruh warga untuk melakukan pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK) melalui Portal Perlinsos sebagai dasar pemutakhiran data sosial ekonomi. Dengan data yang semakin akurat, penyaluran bantuan sosial diharapkan menjadi lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa Grebeg Perlinsos merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mendukung transformasi digital pelayanan perlindungan sosial. Digitalisasi bantuan sosial bertujuan menghadirkan data yang valid dan mutakhir sehingga setiap program bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan Portal Perlinsos dan berpartisipasi aktif dalam pemutakhiran data. Hingga 16 Juli 2026, progres percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng telah mencapai 66.288 orang atau 24,61 persen dari total sasaran 269.323 Kepala Keluarga (KK). Pemerintah Kabupaten Buleleng optimistis, melalui pelaksanaan Grebeg Perlinsos secara berkelanjutan di seluruh desa dan kelurahan, target percepatan digitalisasi bantuan sosial dapat tercapai sehingga pelayanan perlindungan sosial kepada masyarakat semakin cepat, tepat sasaran, dan berkeadilan. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |
| Tanggal Agenda | : | 15 Juli 2026 |
| Isi Agenda | : | Grebeg Perlinsos Berlanjut Di Kecamatan Sukasada #DinsosHadir_GCT Singaraja, 14 Juli 2026 Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., terus mempercepat pelaksanaan Grebeg Perlinsos sebagai bagian dari Uji Coba Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Kecamatan Sukasada pada Selasa, 14 Juli 2026. Dalam arahannya, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng menegaskan bahwa percepatan digitalisasi bantuan sosial merupakan langkah strategis dalam membangun sistem perlindungan sosial yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis data. Menurutnya, validitas data menjadi kunci utama agar seluruh program bantuan sosial dari pemerintah dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria. Oleh karena itu, keterlibatan aktif pemerintah desa, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Agen Perlinsos, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan program ini. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/1811/DinsosP3A/VII/2026 tanggal 8 Juli 2026 tentang Uji Coba Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial. Pelaksanaan Grebeg Perlinsos dilaksanakan di 14 desa/kelurahan, yaitu Desa Ambengan, Gitgit, Kayuputih, Padangbulia, Panji, Panji Anom, Pegayaman, Selat, Silangjana, Sambangan, Tegallinggah, Wanagiri, Pancasari, dan Kelurahan Sukasada. Namun, Desa Sambangan tidak mengikuti pelaksanaan kegiatan karena bertepatan dengan kegiatan keagamaan di desa tersebut. Seluruh proses pendataan didukung oleh SDM Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng selaku Agen Perlinsos bersama Pendamping PKH Kecamatan Sukasada. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Sebanyak 2.851 warga hadir, dikunjungi, dan berhasil didaftarkan dalam proses percepatan digitalisasi bantuan sosial. Hasil verifikasi sementara menunjukkan 714 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 590 orang berpotensi layak menerima BPNT namun tidak layak PKH, 688 orang dinyatakan tidak layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, maupun terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sementara itu, 859 orang masih menunggu proses verifikasi lanjutan sebelum penetapan status kelayakan. Seluruh Perbekel dan Lurah se-Kecamatan Sukasada, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng atas pelaksanaan Gerebeg Perlinsos yang telah memberikan pendampingan langsung kepada masyarakat dalam proses pemutakhiran data kesejahteraan sosial. Para Perbekel dan Lurah berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan hingga menjangkau seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Buleleng. Mereka juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung proses digitalisasi bantuan sosial melalui keterlibatan aktif pemerintah desa, sehingga data masyarakat semakin valid dan penyaluran bantuan sosial dapat dilakukan secara tepat sasaran. Progres percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng telah mencapai 39.912 warga yang berhasil didaftarkan, atau 14,82 persen dari total sasaran 269.323 Kepala Keluarga (KK) di seluruh Kabupaten Buleleng. Capaian tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat transformasi digital di bidang perlindungan sosial. Melalui pelaksanaan Grebeg Perlinsos yang terus berlanjut di setiap kecamatan, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng optimistis target pemutakhiran data kesejahteraan sosial dapat tercapai sesuai jadwal. Dengan data yang semakin akurat, diharapkan seluruh program bantuan sosial ke depan dapat disalurkan secara lebih tepat sasaran, transparan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buleleng. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng |