(0362)21248
dinsospppa@bulelengkab.go.id
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak
Agenda Dinsospppa
Tanggal Agenda : 26 Juli 2026
Isi Agenda : Berikan Penguatan Sosial, Dinsos Hadir Atensi Kasus Viral DinsosHadir_GCT Singaraja|| 26 Juli 2026 Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan pendampingan kepada keluarga korban pengroyokan massa berinisial KD yang meninggal dunia di Kabupaten Tabanan. Pendampingan diawali dengan kunjungan Kepala Dinsos P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, bersama jajaran ke rumah duka di Banjar Dinas Delod Pura, Desa Sidetape, Kecamatan Banjar, Sabtu (25/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Buleleng agar pemerintah hadir secara langsung melihat kondisi keluarga korban sekaligus menyiapkan langkah-langkah penanganan bagi keluarga yang ditinggalkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban meninggal dunia akibat pengroyokan massa yang terjadi pada Jumat (24/7/2026) dini hari di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Peristiwa tersebut bermula saat korban diduga melakukan pencurian ayam aduan dan kemudian diamuk massa hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Dalam insiden itu, Sepeda motor milik korban juga dirusak dan dibakar oleh massa. Almarhum diketahui merupakan tulang punggung keluarga yang sehari-hari menafkahi istri yang bekerja sebagai buruh anyaman serta tiga orang anak yang masih menempuh pendidikan. Keluarga korban berdomisili di Banjar Dinas Delod Pura, Desa Sidetape, Kecamatan Banjar. Dari hasil asesmen yang dilakukan Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, keluarga korban tercatat sebagai penerima bantuan sosial berupa JKN-KIS PBI dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT/Sembako), serta masuk dalam Desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan mengoptimalkan berbagai bentuk intervensi agar keberlangsungan hidup keluarga korban, khususnya pendidikan anak-anaknya, tetap terjamin. Salah satu upaya yang disiapkan adalah mendorong ketiga anak korban untuk memperoleh akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat milik Kementerian Sosial Republik Indonesia di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, sehingga mereka dapat memperoleh layanan pendidikan secara maksimal dari pemerintah. Selain itu, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Buleleng juga akan memfasilitasi Program Indonesia Pintar (PIP) sesuai ketentuan yang berlaku guna membantu pembiayaan pendidikan dan kebutuhan dasar selama anak-anak tersebut bersekolah. Pada kesempatan tersebut, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng memberikan bantuan berupa paket sembako dan pakaian layak pakai kepada keluarga korban dan selanjutnya akan diberikan pendampingan psikososial kepada anak-anak korban sebagai bagian dari upaya perlindungan sosial. Dalam statementnya, Perbekel Desa Sidatape I Made Sutama menyampaikan, permasalahan ini telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng atas kunjungan dan perhatian yang telah diberikan, serta berharap seluruh pihak dapat menghormati proses hukum yang sedang berjalan demi terciptanya penyelesaian yang baik dan kondusif. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Camat Banjar, Perbekel Desa Sidetape, Kelian Dadia setempat, Koordinator Wilayah Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Banjar, SDM PKH Desa Sidetape, perwakilan Panti Sosial Anak Udyana Wiguna Dinas Sosial P3A Provinsi Bali, Kepala Dusun, serta keluarga korban. Melalui langkah cepat ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan dan pendampingan kepada masyarakat yang mengalami musibah, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan dukungan sosial secara berkelanjutan. #BulelengPaten #BulelengErabaru #Dinsoshadir_GCT
Tanggal Agenda : 25 Juli 2026
Isi Agenda : Fasilitasi Warga Kurang Beruntung dan Percepat Digitalisasi Bansos #DinsosHadir_GCT Singaraja, 25 Juli 2026 Sebagai tindak lanjut atas informasi yang disampaikan oleh Wakil Bupati Buleleng mengenai adanya warga kurang beruntung di Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan home visit sekaligus memberikan intervensi terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan. Kunjungan diawali ke rumah Fhidiya Arianti, yang memiliki seorang putra bernama Muhammad Arshaq Alfarizi (1 tahun 11 bulan). Balita tersebut mengalami benjolan di bagian kiri kepala sejak enam bulan lalu akibat terjatuh saat bermain di halaman rumah. Berdasarkan hasil asesmen, anak tersebut akan menjalani tindakan operasi. Untuk membantu meringankan beban keluarga, Dinas Sosial PPPA Kabupaten Buleleng mengintervensi kepesertaan JKN-KIS PBI sehingga proses pengobatan dan masa pemulihan dapat memperoleh jaminan pelayanan kesehatan. Selanjutnya, rombongan mengunjungi rumah Asrab Muhammad Ahza (2,5 tahun) yang mengalami gangguan fungsi hati (liver) serta gangguan pertumbuhan sejak lahir. Ibunya, Sumiati, diketahui merupakan penerima bantuan sosial BPNT. Dinas Sosial melakukan asesmen untuk memastikan kebutuhan perlindungan sosial dan pelayanan kesehatan dapat dipenuhi secara berkelanjutan. Kunjungan dilanjutkan ke rumah Abdul Holik, yang telah mengalami kelumpuhan selama kurang lebih dua tahun. Sang istri, Sari Purwati, menjadi tulang punggung keluarga dengan berjualan gorengan, sementara Abdul Holik dirawat oleh menantunya yang tinggal serumah. Dalam kesempatan tersebut, Dinas Sosial PPPA memberikan intervensi melalui kepesertaan JKN-KIS PBI serta memfasilitasi pengusulan bantuan alat bantu berupa kursi roda guna meningkatkan mobilitas dan kualitas hidup yang bersangkutan. Selain melaksanakan home visit, Dinas Sosial PPPA Kabupaten Buleleng juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melaksanakan piloting Digitalisasi Bantuan Sosial melalui penginputan data masyarakat ke Portal Perlinsos. Langkah ini bertujuan agar data sosial masyarakat selalu mutakhir sehingga proses penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran, transparan, dan cepat sesuai kondisi riil di lapangan. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen untuk memastikan tidak ada warga yang menghadapi persoalan sosial seorang diri. "Kami hadir langsung untuk melihat kondisi masyarakat secara nyata, melakukan asesmen, dan memberikan solusi sesuai kewenangan yang dimiliki pemerintah. Harapan kami, setiap warga yang mengalami kesulitan dapat segera memperoleh perlindungan sosial, layanan kesehatan, maupun bantuan yang dibutuhkan sehingga kualitas hidup mereka dapat terus meningkat."ujarnya". Terkait pelaksanaan Digitalisasi Bansos, beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif mendaftarkan diri melalui Portal Perlinsos. Portal Perlinsos bukan hanya diperuntukkan bagi penerima bantuan sosial, tetapi terbuka bagi seluruh masyarakat Kabupaten Buleleng untuk melakukan pendataan. Dengan data yang lengkap dan akurat, pemerintah dapat mengambil kebijakan yang lebih tepat sasaran sehingga tidak ada warga yang layak menerima bantuan tetapi terlewat dari pendataan. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan sosial yang cepat, responsif, dan tepat sasaran, sekaligus memperkuat percepatan digitalisasi perlindungan sosial demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng
Tanggal Agenda : 24 Juli 2026
Isi Agenda : Percepatan Digitalisasi Bansos Terus Berjalan, Grebeg Perlinsos Kecamatan Buleleng #DinsosHadir_GCT Singaraja, 24 Juli 2026 Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial P3A terus mengintensifkan pelaksanaan uji coba Percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial. Pada Jumat (24/7), kegiatan dilaksanakan di 12 desa se-Kecamatan Buleleng sebagai tindak lanjut Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/2035/DinsosP3A/VII/2026 tanggal 22 Juli 2026 tentang Pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial. Kegiatan ini melibatkan SDM Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng selaku Agen Perlinsos, Pendamping PKH, Agen OPD, serta Agen Desa yang secara langsung melakukan pendataan, verifikasi, dan pendaftaran warga ke Portal Perlinsos. Sebanyak 420 warga hadir maupun dikunjungi secara langsung untuk mengikuti proses digitalisasi bantuan sosial. Dari hasil pendataan tersebut, diperoleh sebanyak 16 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 52 orang berpotensi layak menerima BPNT namun tidak memenuhi syarat PKH, 344 orang dinyatakan tidak layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas kriteria penerima, memiliki kendaraan roda empat, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan maupun berstatus ASN, serta 8 orang masih menunggu proses verifikasi lebih lanjut. Secara kumulatif, hingga 24 Juli 2026, pelaksanaan Percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng telah berhasil mendaftarkan 120.282 orang atau 44,66 persen dari total cakupan sasaran sebanyak 269.323 KK di Kabupaten Buleleng. Capaian ini menunjukkan komitmen bersama seluruh pihak dalam mempercepat terwujudnya data perlindungan sosial yang lebih akurat, terpadu, dan tepat sasaran. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, menyampaikan bahwa uji coba digitalisasi bantuan sosial akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan hingga seluruh masyarakat yang menjadi sasaran dapat terdaftar dalam Portal Perlinsos. "Uji coba Digitalisasi Bantuan Sosial ini akan terus kami lanjutkan sebagai bagian dari upaya menyempurnakan sistem perlindungan sosial yang lebih akurat dan transparan. Kami ingin memastikan seluruh masyarakat yang memenuhi kriteria memperoleh kesempatan yang sama untuk terdata, sehingga penyaluran bantuan sosial ke depan benar-benar tepat sasaran. Lebih lanjut, kami berharap keberhasilan percepatan digitalisasi bansos tidak hanya bergantung pada Dinas Sosial, tetapi juga memerlukan dukungan aktif seluruh perangkat daerah, pemerintah desa dan kelurahan, serta partisipasi masyarakat, ujarnya" Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan percepatan digitalisasi bantuan sosial di Kabupaten Buleleng dapat berjalan optimal serta mewujudkan sistem perlindungan sosial yang semakin inklusif, akurat, dan berkelanjutan. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng
Tanggal Agenda : 23 Juli 2026
Isi Agenda : Evaluasi OPD, Digitalisasi Bansos Buleleng Terus Dipercepat #DinsosHadir_GCT Singaraja, 23 Juli 2026 Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mengintensifkan percepatan perluasan Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos). Pada Kamis, 23 Juli 2026, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Perluasan Digitalisasi Bansos yang dilaksanakan secara Zoom Meeting di Gedung BCC Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng. Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., serta diikuti oleh pimpinan OPD, BUMD, para camat, Direktur RSUD, SDM Program Keluarga Harapan (PKH), Agen Perlinsos, agen OPD, dan agen desa. Dalam arahannya, Sekda Kabupaten Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd., melakukan evaluasi terhadap capaian masing-masing OPD dengan mengecek satu per satu perangkat daerah yang telah maupun yang belum menyerahkan data warga yang berhasil didaftarkan ke Portal Perlinsos. Evaluasi tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus mendorong seluruh OPD agar lebih aktif mempercepat pendataan masyarakat sehingga target digitalisasi bansos dapat tercapai sesuai waktu yang telah ditetapkan. Pada hari yang sama, Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng juga melaksanakan Percepatan Perlinsos Digitalisasi Bansos di seluruh Kecamatan Banjar dan Kecamatan Busungbiu sebagai tindak lanjut Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/2035/DinsosP3A/VII/2026 tanggal 22 Juli 2026 tentang Pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial. Kegiatan tersebut melibatkan SDM Dinas Sosial P3A selaku Agen Perlinsos, Pendamping PKH Kecamatan Banjar dan kecamatan Busungbiu, agen OPD, serta agen desa. Sebanyak 2.198 warga hadir maupun dikunjungi untuk didaftarkan ke Portal Perlinsos. Berdasarkan hasil uji coba, diperoleh rincian sebagai berikut: 23 orang berpotensi layak menerima BPNT dan PKH, 42 orang berpotensi layak menerima BPNT, namun tidak memenuhi syarat PKH, 83 orang dinyatakan tidak layak menerima BPNT maupun PKH karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maupun berstatus ASN, 2.050 orang masih menunggu proses verifikasi lebih lanjut. Progres per hari ini 23 Juli 2026, capaian percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng telah mencapai 112.268 orang, atau 41,69 persen dari total sasaran 269.323 Kepala Keluarga (KK) se-Kabupaten Buleleng. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, menyampaikan, "Sinergi seluruh OPD, pemerintah desa, Agen Perlinsos, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan digitalisasi bansos. Dengan data yang semakin akurat, pemerintah dapat memastikan bantuan sosial diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak." Ujarnya Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, menegaskan, "Saya meminta seluruh OPD terus meningkatkan kinerja dan mempercepat pengumpulan data masyarakat. Digitalisasi bansos merupakan tanggung jawab bersama. Semakin cepat data terkumpul dan terverifikasi, semakin cepat pula masyarakat memperoleh kepastian terhadap layanan perlindungan sosial." Ujarnya Perbekel Desa Banyuatis, Gede Muliarta, menyampaikan, "Pemerintah Desa Banyuatis siap mendukung penuh percepatan digitalisasi bantuan sosial dengan mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan pengecekan dan penginputan data melalui Portal Perlinsos agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran."ujarnya Ketua Karang Wreda Desa Banyuatis, Putu Pande Daryana, menambahkan: "Kegiatan ini sangat membantu, khususnya bagi para lansia. Dengan adanya pendampingan langsung, proses penginputan data menjadi lebih mudah sehingga masyarakat dapat memperoleh akses terhadap program perlindungan sosial dengan lebih baik."ujarnya Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Buleleng optimistis target percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial dapat tercapai sehingga terwujud sistem perlindungan sosial yang semakin modern, akurat, transparan, dan tepat sasaran bagi seluruh masyarakat Kabupaten Buleleng. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng
Tanggal Agenda : 23 Juli 2026
Isi Agenda : Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 Perkuat Perlindungan Anak di Kabupaten Buleleng Singaraja, 23 Juli 2026 #DinsosHadir_GCT Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026, Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Buleleng yang didukung oleh Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng melaksanakan “Puncak Acara Bahana Kreasi Anak X” di Taman Yowana Asri. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S. Sos.MM hadir untuk memberikan sambutan sekaligus menutup serangkaian HAN Kabupaten Buleleng yang telah dimulai sejak pertengahan bulan Juli. Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Sosial P3A juga menjadi narasumber dalam Talkshow yang membahas inovasi Bestie Buleleng sebagai upaya pencegahan kekerasan terhadap anak yang diikuti oleh OPD terkait, guru dan siswa dari sekolah-sekolah di sekitar Taman Yowana Asri. Melalui Hari Anak Nasional yang bertema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” , Kepala Dinas Sosial P3A mengajak seluruh keluarga, sekolah dan masyarakat untuk memberikan kasih sayang positif, menjaga keamanan dan memastikan pemenuhan hak untuk menjamin cerahnya masa depan anak-anak di Buleleng. Dalam Bahana Kreasi Anak ke-X ini juga dilaksanakan pelantikan pengurus FAD Tahun 2026 serta penyampaian Suara Anak Buleleng yang merupakan hasil dari Sidang Anak Buleleng yang berisi aspirasi anak demi tercapainya Kabupaten Buleleng Layak Anak seperti pencegahan perkawinan anak dan kawasan tanpa rokok. Anak-anak juga menampilkan berbagai penampilan menarik sebagai wujud kreativitas dan semangat untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten Buleleng. Sebagai penutup sesi Talkshow, I Putu Kariaman Putra, S.Sos MM mendorong anak-anak di Kabupaten Buleleng untuk memanfaatkan layanan konsultasi gratis jika terjadi indikasi kekerasan ataupun curhat terkait permasalahan yang dialami melalui Whatsapp Bestie Buleleng. Melalui kegiatan ini dapat mendorong semangat dan komitmen seluruh unsur di Kabupaten Buleleng dalam memastikan pemenuhan hak dan jaminan perlindungan sosial bagi anak-anak di Kabupaten Buleleng. #BestieBuleleng #Bulelengerabaru #Bulelengpaten
Tanggal Agenda : 22 Juli 2026
Isi Agenda : Percepat Data Akurat Lewat Digitalisasi Bansos #DinsosHadir_GCT Singaraja, 22 Juli 2026 Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng terus melanjutkan pendampingan Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) sebagai bagian dari percepatan pemutakhiran data perlindungan sosial di Kabupaten Buleleng. Pada pelaksanaan hari ini, kegiatan dipusatkan di Kecamatan Sawan dan Kecamatan Sukasada dengan melibatkan SDM Dinsos P3A selaku Agen Perlinsos, Pendamping PKH, pemerintah desa, serta unsur terkait. Pendampingan dilakukan secara langsung kepada masyarakat melalui proses pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK), verifikasi data sosial ekonomi, hingga pendaftaran ke Portal Perlinsos. Langkah ini bertujuan memastikan setiap warga yang belum terdata dapat masuk ke dalam sistem sehingga data perlindungan sosial menjadi semakin akurat dan menjadi dasar penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran. Kegiatan uji coba ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat bahwa Portal Perlinsos tidak hanya diperuntukkan bagi penerima bantuan sosial, tetapi dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga untuk mengetahui status data sosial ekonominya sekaligus melakukan pembaruan data apabila diperlukan. Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG, menyampaikan bahwa digitalisasi bantuan sosial merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih transparan, cepat, dan tepat sasaran. "Keberhasilan digitalisasi bantuan sosial ditentukan oleh validitas data. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung proses pendataan ini dengan memberikan data yang benar dan lengkap. Saya juga mengapresiasi dedikasi seluruh Agen Perlinsos, Pendamping PKH, serta pemerintah desa dan kelurahan yang terus bekerja di lapangan. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, kita wujudkan data yang akurat sehingga setiap bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak." Ujar Bupati Buleleng Salah seorang warga yang mengikuti kegiatan menyampaikan apresiasinya atas pendampingan yang diberikan oleh petugas. Kami merasa sangat terbantu karena petugas menjelaskan prosesnya dengan baik dan membantu mengecek data kami secara langsung. Dengan adanya Portal Perlinsos, kami menjadi lebih memahami status data kami dan berharap bantuan sosial ke depan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan. Terdapat 1.824 orang yang hadir dan dikunjungi dengan rincian sejumlah 163 orang berpotensi layak Program BPNT dan PKH, Sejumlah 492 orang berpotensi layak BPNT dan tidak layak di PKH, Sejumlah 978 orang tidak Layak BPNT dan tidak layak PKH karena tidak memiliki komponen PKH, Desil melebihi, memiliki kendaraan roda 4, dan BPJS ketenagakerjaan serta ASN, Sejumlah 191 orang menunggu verifikasi. Adapun progres percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial per hari ini sejumlah 104.709 orang atau 38,88% dari cakupan sasaran 269.323 KK se Kabupaten Buleleng. Melalui pendampingan yang terus dilakukan secara bertahap di Kecamatan Sawan dan Kecamatan Sukasada, Pemerintah Kabupaten Buleleng optimistis percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial dapat segera tercapai. Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Agen Perlinsos, Pendamping PKH, dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu mewujudkan sistem perlindungan sosial yang lebih modern, akurat, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Buleleng. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng
Tanggal Agenda : 21 Juli 2026
Isi Agenda : Penguatan Sosialisasi Melalui Media Radio Nuansa Giri Fm #DinsosHadir_GCT Singaraja, 21 Juli 2026 Dalam upaya memperkuat pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial di Kabupaten Buleleng, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., sebagai narasumber dalam Dialog Interaktif Radio Nuansa Giri FM yang mengangkat tema “Optimalisasi Digitalisasi Bansos Lewat Grebeg Perlinsos”, bertempat di Studio II Radio Nuansa Giri FM Singaraja. Dialog interaktif ini menjadi sarana untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan program Grebeg Perlinsos sebagai bagian dari piloting digitalisasi bantuan sosial di Kabupaten Buleleng. Dalam dialog tersebut dijelaskan bahwa digitalisasi bantuan sosial bertujuan menghadirkan data perlindungan sosial yang lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran melalui pemanfaatan Portal Perlinsos. Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd., menegaskan bahwa Digitalisasi bantuan sosial merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk memastikan setiap program perlindungan sosial diberikan berdasarkan data yang akurat, transparan, dan tepat sasaran. Melalui Gerakan Grebeg Perlinsos, kami mengajak seluruh masyarakat agar turut berpartisipasi melakukan pengecekan dan pemutakhiran data melalui Portal Perlinsos keberhasilan digitalisasi bantuan sosial. Melalui Grebeg Perlinsos, pemerintah tidak hanya menyasar keluarga penerima manfaat, tetapi juga mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Portal Perlinsos sehingga kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat terdata dengan baik sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, menjelaskan bahwa pelaksanaan Grebeg Perlinsos terus bergerak ke seluruh wilayah Kabupaten Buleleng sebagai bentuk percepatan pendataan masyarakat. Hingga saat ini kegiatan telah dilaksanakan, di antaranya di Kecamatan Gerokgak yang mencakup 14 desa dengan sebanyak 2.649 warga berhasil didaftarkan ke Portal Perlinsos, serta di Kecamatan Seririt dengan total 2.883 warga yang telah mengikuti proses digitalisasi. Dari hasil tersebut diperoleh data awal masyarakat yang berpotensi layak menerima BPNT dan PKH, layak BPNT, masih menunggu proses verifikasi, maupun yang belum memenuhi kriteria sesuai ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan Grebeg Perlinsos melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Agen Perlinsos, pendamping sosial, serta berbagai unsur masyarakat. Sinergi tersebut menjadi kunci dalam mempercepat validasi data sehingga bantuan sosial yang diberikan pemerintah semakin tepat sasaran. Melalui penguatan sosialisasi melalui Radio Nuansa Giri FM yang dipadukan dengan pelaksanaan Grebeg Perlinsos di lapangan, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap pemahaman masyarakat terhadap pentingnya digitalisasi perlindungan sosial semakin meningkat. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, proses pendataan di Portal Perlinsos dapat diselesaikan secara menyeluruh sehingga menjadi fondasi dalam mewujudkan pelayanan sosial yang lebih efektif, transparan, dan berkeadilan, sekaligus mendukung terwujudnya Buleleng yang maju, sejahtera, dan semakin membanggakan. Kegiatan dialog interaktif ini juga menjadi media edukasi agar masyarakat memahami pentingnya berpartisipasi aktif dalam proses digitalisasi bantuan sosial, sehingga setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh akses terhadap program perlindungan sosial sesuai dengan kondisi dan kriteria yang berlaku. Harapan ke depan, melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perangkat desa, Agen Perlinsos, serta seluruh masyarakat, pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial di Kabupaten Buleleng diharapkan dapat berjalan semakin optimal. Dengan data yang valid dan terintegrasi, program bantuan sosial akan semakin tepat sasaran, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjadi fondasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan membangun Kabupaten Buleleng yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng
Tanggal Agenda : 20 Juli 2026
Isi Agenda : Rakor Percepatan Perluasan Digitalisasi Bansos, Dinsos P3A Perkuat Sinergi Lintas OPD #DinsosHadir_ GCT Singaraja, 20 Juli 2026 Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat komitmen dalam mempercepat perluasan digitalisasi bantuan sosial (bansos). Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Percepatan Perluasan Digitalisasi Bansos Kabupaten Buleleng yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., bertempat di Gedung BCC Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfoshanti) Kabupaten Buleleng, Senin (20/7), melalui Zoom Meeting. Turut mendampingi Sekretaris Daerah dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., bersama jajaran terkait serta Rapat juga diikuti oleh para Asisten Setda, Staf Ahli, Kepala OPD, Direktur RSUD, Kepala Badan, Kepala Bagian di lingkungan Setda, serta seluruh Camat se-Kabupaten Buleleng. Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari upaya Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mempercepat perluasan digitalisasi bansos melalui Portal Perlinsos, sehingga seluruh masyarakat dapat melakukan pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai dasar pemadanan data sosial secara lebih akurat, transparan, dan terintegrasi. Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi bansos memerlukan dukungan dan kolaborasi seluruh perangkat daerah. Setiap OPD diminta ikut berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan Portal Perlinsos sehingga proses pembaruan data dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa digitalisasi bansos bukan hanya diperuntukkan bagi masyarakat penerima bantuan sosial, tetapi juga terbuka bagi seluruh warga Kabupaten Buleleng untuk melakukan pengecekan data melalui Portal Perlinsos. Dengan demikian, data sosial masyarakat dapat terus diperbarui sebagai dasar penyusunan kebijakan perlindungan sosial yang lebih akurat dan berkeadilan. Dari hasil proses digitalisasi tersebut diperoleh data sementara, yaitu 223 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 521 orang berpotensi layak menerima BPNT namun tidak memenuhi kriteria PKH, 988 orang dinyatakan belum layak menerima BPNT maupun PKH karena berbagai faktor seperti tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maupun berstatus ASN. Sementara itu, 359 orang masih dalam proses menunggu verifikasi lanjutan. Hingga 20 Juli 2026, progres pelaksanaan Percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng telah mencapai 88.767 orang atau 32,96% dari total sasaran 269.323 KK se-Kabupaten Buleleng. Capaian tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mewujudkan sistem perlindungan sosial yang berbasis data digital, akurat, dan berkelanjutan, Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh OPD, pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan semakin memperkuat sinergi dalam menyukseskan percepatan perluasan digitalisasi bansos. Dengan data yang semakin valid dan terintegrasi, penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Buleleng diharapkan menjadi lebih tepat sasaran, transparan, efektif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong, diharapkan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng, mulai dari perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa/kelurahan, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, Agen Perlinsos, hingga seluruh pegawai dan masyarakat Kabupaten Buleleng dapat bersama-sama menyukseskan piloting Digitalisasi Bantuan Sosial. #DinsosHadir_GCT #BulelengEraBaru #BulelengPaten #BestieBuleleng