(0362)21248
dinsospppa@bulelengkab.go.id
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Inovasi Bestie Buleleng

Admin dinsospppa | 01 Juni 2026 | 2 kali

Kekerasan terhadap anak merupakan salah satu masalah sosial yang masih banyak terjadi di berbagai lingkungan, baik di dalam keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Anak yang seharusnya mendapatkan perlindungan, kasih sayang, dan kesempatan untuk tumbuh dengan baik justru sering menjadi korban tindakan yang merugikan fisik maupun mental mereka. Kekerasan terhadap anak tidak hanya berupa tindakan fisik, tetapi juga dapat berbentuk kekerasan verbal, emosional, penelantaran, hingga kekerasan seksual. Berdasarkan permasalahan diatas, diperlukan Inovasi dari pemerintah khususnya pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah dengan inovasi “BESTIE BULELENG”, yaitu Bersama Edukasi Sebaya, Tumbuhkan Inspirasi dan Empati di Kabupaten Buleleng. Bestie Buleleng bermakna upaya bersama pencegahan kekerasan terhadap anak, dengan cara menginspirasi para remaja agar memiliki rasa empati terhadap sesama sehingga bersedia menjadi tutor bagi teman-teman sebayanya. Inovasi ini adalah upaya preventif yang menitikberatkan kegiatan pada tiga hal penting yaitu tutor sebaya, optimalisasi layanan pengaduan melalui WhatsApp, dan sinergi dengan lembaga terkait untuk memberikan solusi yang tepat sasaran. Langkah-langkah yang dilaksanakan dalam inovasi BESTIE BULELENG yaitu:

1. Langkah pertama yang dilakukan dalam program inovatif Bestie Buleleng adalah memberikan edukasi, guna menumbuhkan inspirasi kepada anak-anak FAD (Forum Anak Daerah) agar secara sadar tergugah hatinya untuk mau menjadi tutor bagi teman-teman (bestie) mereka. Selanjutnya anak-anak FAD (Forum Anak Daerah) memberikan informasi kepada teman-teman di sekolahnya masing-masing, di lingkungan keluarga, maupun dilingkungan rumahnya. Tehnik penyebaran informasi dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya melalui media sosial, secara langsung dari mulut ke mulut, maupun media elektronik. Kegiatan ini dilakukan tidak terbatas hanya melalui edukasi yang bersifat formal namun bisa dilakukan di tongkrongan, kelompok belajar, teman dekat yang lebih bersifat heart to heart, yang relevan dengan dunia mereka

2. Langkah kedua, dengan tersebarnya informasi ini kepada anak-anak, mereka menjadi paham akan hak-haknya, dan apabila mereka merasa berpotensi mengalami permasalahan terkait tindak kekerasan, maka secara sadar bersedia untuk curhat atau berani speak up kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, melalui layanan WhatsApp Bestie Buleleng pada Nomor WA Layanan 0821 312 5468

3. Langkah ketiga, berdasarkan hasil curhat tersebut, Dinas SosialP3A melalui Team Bestie Buleleng memberikan layanan, wajib menampung, menjaga kerahasiaan serta mencarikan solusi dari permasalahan yang mereka hadapi. Apabila permasalahannya memerlukan penanganan lebih lanjut maka Team Bestie Buleleng akan memberikan pendampingan untuk berkonsultasi kepada lembaga terkait yaitu UPTD PPA, Puspagasanthi, ataupun pihak kepolisian jika memang diperlukan.

Tujuan dari Inovasi BESTIE BULELENG yaitu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal melalui :

1. Perlindungan terhadap Hak-hak Anak

2. Menjamin Tumbuh Kembang yang Optimal

3. Memutus Mata Rantai Kekerasan

4. Menciptakan Lingkungan yang Aman

5. Memperkuat Ketahanan Sosial Budaya

6. Mewujudkan Kabupaten Kota Layak Anak

 

Program inovatif Bestie Buleleng ini diharapkan mampu sebagai salah satu eksekusi permasalahan kekerasan terhadap anak dengan harapan berkurangnya atau menurunnya kekerasan terhadap anak di Kabupaten Buleleng, karena BESTIE BULELENG hadir sebagai tutor sebaya dalam memberikan edukasi pencegahan kekerasan terhadap anak, wadah/tempat menampung segala permasalahan anak melalui layanan WA BESTIE BULELENG, dan memberikan pendampingan terhadap anak yang mengalami korban kekerasan untuk mendapatkan layanan pendampingan psikolog dan pendampingan ahli hukum jika diperlukan.