(0362)21248
dinsospppa@bulelengkab.go.id
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Percepat Digitalisasi Bansos, Dinsos P3A Buleleng Sasar 8 Lokasi

Admin dinsospppa | 12 Agustus 2026 | 391 kali

Percepat Digitalisasi Bansos, Dinsos P3A Buleleng Sasar 8 Lokasi


#DinsosHadir_GCT

Singaraja, 12 Agustus 2026


Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) terus mempercepat pelaksanaan Perlindungan Sosial (Perlinsos) berbasis digital sebagai upaya mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan kondisi riil masyarakat. Percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial pada Rabu (12/8) menyasar sejumlah fasilitas pelayanan publik dan institusi pendidikan, yakni RSUD, Universitas Panji Sakti, SLBN 2, RS Bali Med, LC, Pantai Indah, RS Paramasidhi, dan RS Kerta Usada.


Kegiatan tersebut menindaklanjuti Surat Dinsos P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/2185/DinsosP3A/VIII/2026 tanggal 7 Agustus 2026 tentang Pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial. Dalam pelaksanaannya, SDM Dinsos P3A yang bertugas sebagai Agen Perlinsos secara langsung mengunjungi dan membantu masyarakat melakukan pendataan serta pendaftaran dalam sistem Perlinsos. 


Sebanyak 142 orang berhasil dikunjungi dan didaftarkan. Berdasarkan hasil pendataan dan pemetaan awal, sebanyak 9 orang berpotensi layak menerima BPNT dan PKH, sementara 25 orang berpotensi layak BPNT namun tidak memenuhi komponen PKH. Selanjutnya, 107 orang dinyatakan tidak berpotensi layak BPNT maupun PKH berdasarkan hasil pemetaan awal, antara lain karena tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil yang melebihi ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, terdata sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maupun berstatus ASN. Sementara itu, 1 orang masih menunggu hasil verifikasi.


Kepala Dinsos P3A Buleleng I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, menegaskan bahwa proses digitalisasi Perlinsos bukan semata-mata untuk memastikan siapa yang menerima bantuan, tetapi juga untuk membangun basis data sosial yang lebih akurat. Dengan pendataan secara digital dan verifikasi yang berkelanjutan, pemerintah dapat memperoleh gambaran kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih objektif sehingga kebijakan perlindungan sosial dapat diberikan secara tepat sasaran.


Hingga Rabu (12/8), progres percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng telah mencapai 170.582 orang atau 63,34 persen dari total cakupan sasaran sebanyak 269.323 KK se-Kabupaten Buleleng.


Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk terus memperluas jangkauan pendataan dan memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap sistem perlindungan sosial yang semakin terintegrasi, akurat, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.


#DinsosHadir_ GCT

#BulelengEraBaru

#BulelengPaten

#BestieBuleleng