(0362)21248
dinsospppa@bulelengkab.go.id
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Optimalisasi Kepesertaan JKN KIS, Dinsos P3A Buleleng Perkuat Sinergi dan Verifikasi Data

Admin dinsospppa | 05 November 2026 | 34 kali

Optimalisasi Kepesertaan JKN KIS, Dinsos P3A Buleleng Perkuat Sinergi dan Verifikasi Data

#DinsosHadir_GCT

Singaraja, 5 November 2026 


Dalam upaya mengoptimalkan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar tepat sasaran, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng bersama BPJS Kesehatan Cabang Singaraja melaksanakan kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Kepesertaan JKN melalui Zoom Meeting, Bertempat di Gedung BCC Dinas Kominfo Shanti pada hari Kamis (5/11).


Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., MM., didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Yayan Sutrisna, S.Sos, serta Staf yang membidangi 


Turut hadir Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singaraja, Joys Karman Nike Palupi, serta Kepala Bagian Kepesertaan Jaminan Kesehatan Cabang Singaraja, Hendry Mario Sani Nggadas, yang hadir sebagai narasumber. Kegiatan ini diikuti oleh Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa/Kelurahan se-Kabupaten Buleleng. 


Dalam pemaparan materi, Hendry Mario Sani Nggadas menyampaikan informasi mengenai program Jaminan Kesehatan Nasional, optimalisasi kepesertaan, serta target pembangunan cakupan kepesertaan JKN. Berdasarkan data kondisi per 1 November 2026, cakupan peserta JKN secara nasional mencapai 98,97 persen atau sebanyak 827.174 jiwa dari total penduduk 835.767 jiwa. 


Sementara itu, persentase peserta aktif tercatat sebesar 81,79 persen atau 683.558 jiwa.

Pemaparan tersebut juga mengacu pada target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025. Target cakupan kepesertaan JKN secara nasional pada tahun 2027 ditetapkan sebesar 98,8 persen, sedangkan target peserta aktif JKN mencapai 81,5 persen. Hal ini menjadi dorongan bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan cakupan dan keaktifan kepesertaan JKN.


Selain itu, berdasarkan data komposisi peserta PBPU Pemda (PBI APBD) Kabupaten Buleleng per September 2026, sebanyak 102.767 jiwa atau 40,68 persen berada pada Desil 1–5 sebagai kelompok prioritas PBI. Sementara itu, sebanyak 149.846 jiwa atau 59,32 persen berada pada Desil 6–10, yang termasuk kategori non-mampu/potensi mandiri atau PPU sesuai ketentuan yang berlaku.


Dalam kesempatan yang sama, disampaikan pula progres sementara verifikasi kelayakan peserta KIS APBD Kabupaten Buleleng. Dari total 149.820 jiwa, sebanyak 119.341 jiwa atau 80 persen telah diverifikasi, sedangkan 30.479 jiwa atau 20,34 persen masih belum diverifikasi.


Dari hasil verifikasi sementara, sebanyak 79.859 jiwa atau 53,30 persen dinyatakan layak menerima bantuan, sementara 39.482 jiwa atau 26,35 persen dinyatakan tidak layak menerima bantuan. Data tersebut menjadi perhatian bersama dalam mendorong pemutakhiran dan verifikasi data kepesertaan agar bantuan jaminan kesehatan dapat diberikan secara tepat sasaran sesuai kondisi sosial ekonomi masyarakat.


Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, serta pemerintah desa/kelurahan dalam mendukung optimalisasi kepesertaan JKN KIS. Melalui keterlibatan aktif perangkat desa/kelurahan, diharapkan proses sosialisasi, verifikasi, dan pemutakhiran data dapat berjalan lebih optimal hingga menjangkau masyarakat yang membutuhkan, “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang benar-benar membutuhkan perlindungan kesehatan terabaikan. Melalui sinergi dan pemutakhiran data yang akurat, kepesertaan JKN KIS diharapkan semakin tepat sasaran, sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.” ungkapnya 


Melalui kegiatan ini, Dinsos P3A Kabupaten Buleleng bersama BPJS Kesehatan Cabang Singaraja berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan perlindungan kesehatan yang berkeadilan. Dengan data yang akurat, koordinasi yang berkelanjutan, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan kepesertaan JKN KIS di Kabupaten Buleleng semakin optimal dan tepat sasaran.


#DinsosHadir_GCT

#BulelengEraBaru

#BulelengPaten 

#BestieBuleleng