Percepatan Digitalisasi Bansos Terus Bergerak, Evaluasi Lintas OPD Perkuat Capaian Perlinsos
#DinsosHadir_GCT
Singaraja, 6 Agustus 2026
Pemerintah Kabupaten Buleleng terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat implementasi Digitalisasi Bantuan Sosial melalui Program Perlindungan Sosial (Perlinsos). Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng kembali melaksanakan kegiatan jemput bola pendaftaran Perlinsos di Desa Suwug, Kecamatan Sawan, sekaligus mengikuti rapat evaluasi lintas OPD guna mengakselerasi pencapaian target digitalisasi bansos di Kabupaten Buleleng.
Kegiatan di Desa Suwug dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor: P.400.9.1/2168/DinsosP3A/VIII/2026 tanggal 5 Agustus 2026 tentang Pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial. Tim Agen Perlinsos dari SDM Dinas Sosial P3A menyasar empat Banjar Dinas di Desa Suwug dan berhasil mengunjungi serta mendaftarkan 162 warga.
Dari hasil pendataan tersebut, sebanyak 10 orang berpotensi layak menerima Program BPNT dan PKH, 17 orang berpotensi layak BPNT namun tidak memenuhi komponen PKH, 134 orang dinyatakan tidak layak BPNT maupun PKH karena berbagai faktor, antara lain tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil di atas ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maupun berstatus ASN. Sementara itu, 1 orang masih menunggu proses verifikasi.
Selain pelaksanaan pendataan di lapangan, pada hari yang sama juga dilaksanakan Rapat Evaluasi Percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial yang diikuti oleh seluruh perangkat daerah terkait. Rapat dipimpin oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng Putu Ariadi Pribadi, S.STP, M.A.P. serta didampingi oleh Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buleleng. Evaluasi ini bertujuan memperkuat sinergi antar-OPD dalam mendukung percepatan validasi data kependudukan, perluasan cakupan pendaftaran Perlinsos, serta memastikan target digitalisasi bantuan sosial dapat tercapai sesuai jadwal.
Dalam arahannya, Asisten I Putu Ariadi Pribadi, S.STP, M.A.P., menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi bantuan sosial membutuhkan kolaborasi aktif seluruh perangkat daerah agar data yang dihasilkan semakin akurat, terpadu, dan mampu menjadi dasar penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.
Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng menyampaikan I Putu Kariaman Putra, S. Sos. MM, bahwa kegiatan jemput bola akan terus dilaksanakan hingga seluruh sasaran dapat terdata dalam Portal Perlinsos. Sinergi bersama pemerintah desa, kelurahan, dan OPD menjadi kunci utama dalam mewujudkan pelayanan sosial yang semakin efektif dan transparan.
Hingga 6 Agustus 2026, progres Percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial di
Kabupaten Buleleng telah mencapai 167.728 orang atau 62,28% dari total cakupan sasaran 269.323 KK se-Kabupaten Buleleng. Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mempercepat transformasi digital pelayanan bantuan sosial demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.
#DinsosHadir_GCT
#BulelengEraBaru
#BulelengPaten
#BestieBuleleng