(0362)21248
dinsospppa@bulelengkab.go.id
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Percepat Digitalisasi Bansos, Dinsos P3A Buleleng Ikuti Rapat Koordinasi Provinsi Bali

Admin dinsospppa | 13 Agustus 2026 | 54 kali

Percepat Digitalisasi Bansos, Dinsos P3A Buleleng Ikuti Rapat Koordinasi Provinsi Bali


#DinsosHadir_GCT

Singaraja, 13 Agustus 2026


Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) terus mengakselerasi pelaksanaan Perlindungan Sosial (Perlinsos) melalui digitalisasi bantuan sosial. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Bali sekaligus percepatan pendataan dan pendaftaran masyarakat di lapangan.


Dinsos P3A Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra, S. Sos.MM, mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan dan Optimalisasi Pelaksanaan Digitalisasi Bansos secara daring bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali. Kegiatan tersebut menindaklanjuti surat Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali Nomor: B.13.400.9.14/4425/PPFM/DSP3A tanggal 11 Agustus 2026.


Rapat yang berlangsung melalui Zoom Meeting dari ruang rapat Dinsos P3A Kabupaten Buleleng tersebut diikuti oleh Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, Sekretaris Dinas Sosial P3A, para Kepala Bidang, serta seluruh SDM Dinsos P3A Kabupaten Buleleng. Rapat menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, evaluasi dan langkah percepatan digitalisasi bansos di Kabupaten Buleleng, sejalan dengan target pelaksanaan digitalisasi bansos di seluruh kabupaten/kota di Bali.


Di tengah pelaksanaan rapat koordinasi, tim SDM Dinsos P3A Kabupaten Buleleng yang bertugas sebagai Agen Perlinsos juga terus bergerak melakukan percepatan pendataan di lapangan. Pada hari yang sama, kegiatan Percepatan Perlinsos Digitalisasi Bansos dilaksanakan di RSUD, RS Kerta Usada, Poh Bergong, Alasangker dan Banyuasri.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan piloting digitalisasi bansos di Kabupaten Buleleng, dengan menyasar masyarakat yang perlu mendapatkan pendataan dan pendaftaran dalam sistem Perlinsos. Sebanyak 79 orang berhasil dikunjungi dan didaftarkan oleh SDM Dinsos P3A selaku Agen Perlinsos.


Dari hasil pendataan terhadap 79 orang tersebut, sebanyak 2 orang berpotensi layak menerima BPNT dan PKH, 13 orang berpotensi layak BPNT namun tidak layak PKH, sementara 56 orang dinyatakan tidak layak BPNT maupun PKH karena beberapa faktor, antara lain tidak memiliki komponen PKH, berada pada desil yang melebihi ketentuan, memiliki kendaraan roda empat, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maupun berstatus ASN. Sedangkan 8 orang lainnya masih menunggu hasil verifikasi.


Secara keseluruhan, percepatan Perlinsos Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng terus menunjukkan perkembangan. Hingga 13 Agustus 2026, sebanyak 171.096 orang atau 63,53 persen telah tercakup dari total sasaran 269.323 KK se-Kabupaten Buleleng.


Capaian tersebut menjadi bagian penting dari komitmen Dinsos P3A Kabupaten Buleleng untuk terus mempercepat transformasi digital dalam penyelenggaraan perlindungan sosial. Dengan sinergi antara koordinasi pemerintah, SDM Dinsos P3A sebagai Agen Perlinsos, serta partisipasi masyarakat, digitalisasi bansos diharapkan mampu menghasilkan data sosial yang semakin akurat, mutakhir dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan, sehingga penyaluran bantuan sosial dapat semakin tepat sasaran.


#DinsosHadir_GCT

#BulelengEraBaru

#BulelengPaten

#BestieBuleleng