(0362)21248
dinsospppa@bulelengkab.go.id
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Kadisos Blusukan 4 Desa, Dari Anak Disabilitas Hingga Fakir Miskin Di Tengah Sawah 

Admin dinsospppa | 22 Oktober 2026 | 48 kali

Kadisos Blusukan 4 Desa, Dari Anak Disabilitas Hingga Fakir Miskin Di Tengah Sawah 


Dinsos Hadir-GCT

Singaraja, 22 Oktober 2026  



Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., melaksanakan kunjungan dan asesmen langsung ke empat desa pada Kamis 22 Oktober 2026. Kunjungan ini untuk memastikan kondisi warga penyandang disabilitas, pengidap penyakit kronis dan keluarga fakir miskin mendapatkan perhatian dan penanganan sesuai kondisi di lapangan.


Kunjungan pertama Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng bersama perangkat Kelurahan Banyuninng menyasar Rumah Maria Susanti beserta ketiga anaknya. Maria yang tengah hamil 8 bulan harus berjuang sendiri mengasuh ketiga anaknya yang masih bersekolah setelah suaminya meninggal 1,5 bulan lalu akibat komplikasi. Ia baru sekitar tiga minggu menempati rumah di Lingkungan Ketewel, Kelurahan Penarukan yang dibangun bersama almarhum suami dari hasil usaha jasa sol sepatu.


Kadis Kariaman melihat langsung kondisi sosial ekonomi keluarga dan melakukan asesmen untuk rencana pendampingan selanjutnya, termasuk rencana fasilitasi pengasuhan anak melalui Yayasan Saylendra di Denpasar dengan tetap mempertimbangkan keinginan ibu dan kepentingan terbaik bagi anak-anak. Dinsos P3A akan terus melakukan koordinasi dan pendampingan sesuai kebutuhan keluarga.


Perjalan dilanjutkan ke barat Buleleng tepatnya di Banjar Dinas Dawan, Desa Kalianget. Kadisos temui keluarga Putu Nadi yang memiliki anak penyandang disabilitas, Kadek Erni Sarianing. Erni mengalami disabilitas sejak usia tiga bulan akibat panas tinggi dan kejang. Keluarga ini sebelumnya pernah menerima bantuan sosial, namun saat ini terhenti karena tercatat dalam DTSEN Desil 6, sementara orang tua bekerja serabutan.


"Saya sudah melihat langsung kondisi Erni. Dengan kondisi seperti ini, perlu peninjauan ulang terhadap data desilnya. Saya minta Pendamping PKH segera mengajukan sanggahan agar data sesuai dengan kondisi sebenarnya," ujar Putu Kariaman Putra.


Kepala Dusun Dawan, Putu Suastika, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kunjungan langsung tersebut.


Kunjungan dilanjutkan ke Desa Pengastulan, didampingi Perbekel Pengastulan, Ketut Widiada dan Kepala Dusun Sari, I Made Suarta. Dilakukan asesmen terhadap Ni Putu Novita Putri Andriani, anak yang mengalami gangguan kesehatan akibat adanya cairan pada bagian otak dan masih berstatus pelajar. Ibunya, Ni Luh Putri Ningsih, bekerja serabutan. Keluarga belum mendapatkan bantuan sosial karena hasil pendataan menunjukkan desil yang tinggi. Pendamping PKH langsung mengajukan sanggahan di lokasi untuk peninjauan data.


"Terima kasih kepada Pak Kadis yang sudah turun langsung ke warga kami. Ini sangat berarti bagi warga yang membutuhkan perhatian," ujar Perbekel Pengastulan Ketut Widiada.


Kegiatan terakhir di Desa Lokapaksa, menyasar warga fakir miskin yang tinggal di tengah area persawahan dan membutuhkan perhatian sosial. Dari hasil pengecekan, desil keluarga tercatat relatif tinggi sehingga diperlukan peninjauan lebih lanjut agar data sesuai dengan kondisi sebenarnya.


kedepan Dinsos P3A Kabupaten Buleleng akan terus berkoordinasi dengan Pendamping PKH dan pemerintah desa untuk mengawal proses sanggahan dan pemutakhiran data DTSEN, sehingga akses perlindungan sosial dapat tepat sasaran bagi keluarga yang memenuhi kriteria.


#DinsosHadir_GCT

#DinsosP3ABuleleng

#BestieBuleleng

#BulelengPaten